HTML SitemapExplore

The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" — Attraction in Central Java

Name
The tomb of "Ki Ageng Makukuhan"
Description
Nearby attractions
Nearby restaurants
Nearby local services
Nearby hotels
Related posts
Keywords
The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" tourism.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" hotels.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" bed and breakfast. flights to The tomb of "Ki Ageng Makukuhan".The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" attractions.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" restaurants.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" local services.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" travel.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" travel guide.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" travel blog.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" pictures.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" photos.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" travel tips.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" maps.The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" things to do.
The tomb of "Ki Ageng Makukuhan" things to do, attractions, restaurants, events info and trip planning
The tomb of "Ki Ageng Makukuhan"
IndonesiaCentral JavaThe tomb of "Ki Ageng Makukuhan"

Basic Info

The tomb of "Ki Ageng Makukuhan"

P5F5+QQ4, Jl. Makukuhan, RW.05, Tawangsari, Kedu, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah 56252, Indonesia
4.6(317)
Open until 12:00 AM
Save
spot

Ratings & Description

Info

Cultural
attractions: , restaurants: , local businesses:
logoLearn more insights from Wanderboat AI.
Open hoursSee all hours
MonOpen 24 hoursOpen

Plan your stay

hotel
Pet-friendly Hotels in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Affordable Hotels in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Trending Stays Worth the Hype in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Reviews

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Wanderboat LogoWanderboat

Your everyday Al companion for getaway ideas

CompanyAbout Us
InformationAI Trip PlannerSitemap
SocialXInstagramTiktokLinkedin
LegalTerms of ServicePrivacy Policy

Get the app

© 2025 Wanderboat. All rights reserved.

Posts

Khizanul FalahKhizanul Falah
Asal mula karesidenan kedu ini tidak dapat terlepas dari kisah pengembaraan Joko Teguh dalam menemukan panembahan Hardo Pikukuh untuk menimba ilmu. singkat cerita dalam perjalannnya Joko teguh bertemu dengan saudagar klaya bernama Ngembuh Kawuryan yang sedang berburu obat untuk kedua putrinya yang lumpuh. kemudian bertemu dengan Joko teguh yang dapat mengobati kedua putrinya tersebut dengan telur burung pipit yang merupakan bekal pemberian sang ibu. Karena Joko teguh bersedia membantu dan akhirnya kedua putri saudagar Ngembah sembuh, maka Joko Teguh di hadiahkan seekor kuda sembrani dan kedua putrinya dihadiahkan untuk dijadikan istri. setelah kedua putrinya dinikahkan dengan Joko Teguh, akhirnya joko teguh melanjutkan perjalanan ke tlatah Ngargosari tempat panembahan Hardo pikukuh dan seorang putrinya yang sedang mengalami kebutaan. Berangkatlah ia menggunakan kuda sembrani bersama kedua orang istrinya. Sesampainya di tempat Panembahan Hardo Pikukuh, sang putri kaget mendengar kedtangan kuda sembarni yang ditumpangi oleh Joko Teguh, maka syaraf matanya kembali reflex mulai berfungsi kembali. Pada akhirnya sang Joko Teguh dapat menyembuhkan sang putri Panembahan Hardo Pikukuh, kemudian keduanya dinikahkan. Singkat cerita kedua putri sang saudagar kaya ngembah kawuryan kembali ke rumah ngembah kawuryan karena tidak bersedia diangkat anak oleh Panembahan. Alkhirnya hiduplah Joko Teguh dengan Dewi sri lintang Katon. Keduanya diberikan tanah perdikan bernama "Kembang Madu" oleh panembahan Hardo Pikukuh yang awalnya tandus disulap menjadi tanah yang subuh karena kerja keras dan ikhtiar Joko Teguh. Adapun Nama Joko Teguh diberikan gelar sebagai Panembahan Makukuhan oleh panembahan Hardo Pikukuh. Panembahan Makukuhan sendiri banyak mengajarkan tentang ilmu pertanian dan ilmu agama di sekitar wilayah karesidenan kedu. nama kedu sedniri berasal dari singakatan "Kembang (ke) dan Madu (du). Pada saat wafat, panembahan makukuhan dimakamkan di sekitar area gunung sumbing karena masyarakat percaya bahwa daerah sekitar makam kan subur dan makmur. Karesidenan kedu sendiri terdiri dari wilayah Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, kebumen, serta Purworejo. Sumber: Berita Yudha, 28 Agustus 1979 hal 10 kol 4 . Koleksi Surat Kabar langka terjilid Perpusnas RI Salemba (SKJIL-Team)
Nz StudioNz Studio
makam Ki Ageng Makukuhan, yang berada di Jl. Makukuhan, dukuh Tawangsari Kedu, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah Komplek makam beliau kurang lebih 400 meter dari jalan raya dan harus di tempuh dengan berjalan kaki jika menggunakan bus besar. Sesampainya di pintu gerbang utama, para peziarah bisa istirahat sejenak sembari mengambil air wudhu. Tidak lupa untuk ketua rombongan diharuskan singgah terlebih dahulu ke pengurus makam. Selanjutnya setelah berjalan beberapa meter, peziarah akan melihat pelataran yang luas dan lapang. Dipelataran ini terdapat batu prasasti bertuliskan “Makam Ki Ageng makukuhan” yang dibuat oleh dinas Kab Temanggung. Dari arah sini, terlihat undakan anak tangga menuju makam. terlihat di kaanan dan kiri terdapat pepohonan yang besar dan rindang. Makam Ki Ageng Makukuhan dinaungi sebuah cungkup yang tidak terlalu besar, cungkup tersebuut berada di puncak tertinggi area makam. Sementara pada bagian dalam makam, di tutupi tirai berwarna putih dan kubah kayu berwarnan coklat. Disekitar nisan beliau terdapat beberapa makam yang merupakan keluarga dan kerabat dekat. Nah untuk mengetahui siapakah beliau dan apa saja karomah beliau, Kunjungi Channel Youtube kampung Aswaja
Siti KhotijahSiti Khotijah
Alkhamdulillah ,atas segala Anugrah yg telah Alloh berikan kepada seluruh pengurus Jmqh kab.dan kec.dan anggota yg telah mengikuti Acara Tirakatan khotmil Qur'an 20 khotaman Al Qur'an ,untuk mensukseskan Acara HARLAH yg ke 2 di Pon .Pes Karang santri ,semoga dg berkahnya Al Qur'an seluruh Masyarakat kab.Temanggung diberi keselamatan ,diberi kemudahan segala urusan ,baik urusan dunia maupun Akhiratnya di jauhkan dari Bala' Bencana dunia - akhirat di kabulkan semua Dilo'a ² nya .🤲🤲🤲✈️🕋
See more posts
See more posts
hotel
Find your stay

Pet-friendly Hotels in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Asal mula karesidenan kedu ini tidak dapat terlepas dari kisah pengembaraan Joko Teguh dalam menemukan panembahan Hardo Pikukuh untuk menimba ilmu. singkat cerita dalam perjalannnya Joko teguh bertemu dengan saudagar klaya bernama Ngembuh Kawuryan yang sedang berburu obat untuk kedua putrinya yang lumpuh. kemudian bertemu dengan Joko teguh yang dapat mengobati kedua putrinya tersebut dengan telur burung pipit yang merupakan bekal pemberian sang ibu. Karena Joko teguh bersedia membantu dan akhirnya kedua putri saudagar Ngembah sembuh, maka Joko Teguh di hadiahkan seekor kuda sembrani dan kedua putrinya dihadiahkan untuk dijadikan istri. setelah kedua putrinya dinikahkan dengan Joko Teguh, akhirnya joko teguh melanjutkan perjalanan ke tlatah Ngargosari tempat panembahan Hardo pikukuh dan seorang putrinya yang sedang mengalami kebutaan. Berangkatlah ia menggunakan kuda sembrani bersama kedua orang istrinya. Sesampainya di tempat Panembahan Hardo Pikukuh, sang putri kaget mendengar kedtangan kuda sembarni yang ditumpangi oleh Joko Teguh, maka syaraf matanya kembali reflex mulai berfungsi kembali. Pada akhirnya sang Joko Teguh dapat menyembuhkan sang putri Panembahan Hardo Pikukuh, kemudian keduanya dinikahkan. Singkat cerita kedua putri sang saudagar kaya ngembah kawuryan kembali ke rumah ngembah kawuryan karena tidak bersedia diangkat anak oleh Panembahan. Alkhirnya hiduplah Joko Teguh dengan Dewi sri lintang Katon. Keduanya diberikan tanah perdikan bernama "Kembang Madu" oleh panembahan Hardo Pikukuh yang awalnya tandus disulap menjadi tanah yang subuh karena kerja keras dan ikhtiar Joko Teguh. Adapun Nama Joko Teguh diberikan gelar sebagai Panembahan Makukuhan oleh panembahan Hardo Pikukuh. Panembahan Makukuhan sendiri banyak mengajarkan tentang ilmu pertanian dan ilmu agama di sekitar wilayah karesidenan kedu. nama kedu sedniri berasal dari singakatan "Kembang (ke) dan Madu (du). Pada saat wafat, panembahan makukuhan dimakamkan di sekitar area gunung sumbing karena masyarakat percaya bahwa daerah sekitar makam kan subur dan makmur. Karesidenan kedu sendiri terdiri dari wilayah Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, kebumen, serta Purworejo. Sumber: Berita Yudha, 28 Agustus 1979 hal 10 kol 4 . Koleksi Surat Kabar langka terjilid Perpusnas RI Salemba (SKJIL-Team)
Khizanul Falah

Khizanul Falah

hotel
Find your stay

Affordable Hotels in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
makam Ki Ageng Makukuhan, yang berada di Jl. Makukuhan, dukuh Tawangsari Kedu, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah Komplek makam beliau kurang lebih 400 meter dari jalan raya dan harus di tempuh dengan berjalan kaki jika menggunakan bus besar. Sesampainya di pintu gerbang utama, para peziarah bisa istirahat sejenak sembari mengambil air wudhu. Tidak lupa untuk ketua rombongan diharuskan singgah terlebih dahulu ke pengurus makam. Selanjutnya setelah berjalan beberapa meter, peziarah akan melihat pelataran yang luas dan lapang. Dipelataran ini terdapat batu prasasti bertuliskan “Makam Ki Ageng makukuhan” yang dibuat oleh dinas Kab Temanggung. Dari arah sini, terlihat undakan anak tangga menuju makam. terlihat di kaanan dan kiri terdapat pepohonan yang besar dan rindang. Makam Ki Ageng Makukuhan dinaungi sebuah cungkup yang tidak terlalu besar, cungkup tersebuut berada di puncak tertinggi area makam. Sementara pada bagian dalam makam, di tutupi tirai berwarna putih dan kubah kayu berwarnan coklat. Disekitar nisan beliau terdapat beberapa makam yang merupakan keluarga dan kerabat dekat. Nah untuk mengetahui siapakah beliau dan apa saja karomah beliau, Kunjungi Channel Youtube kampung Aswaja
Nz Studio

Nz Studio

hotel
Find your stay

The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

hotel
Find your stay

Trending Stays Worth the Hype in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Alkhamdulillah ,atas segala Anugrah yg telah Alloh berikan kepada seluruh pengurus Jmqh kab.dan kec.dan anggota yg telah mengikuti Acara Tirakatan khotmil Qur'an 20 khotaman Al Qur'an ,untuk mensukseskan Acara HARLAH yg ke 2 di Pon .Pes Karang santri ,semoga dg berkahnya Al Qur'an seluruh Masyarakat kab.Temanggung diberi keselamatan ,diberi kemudahan segala urusan ,baik urusan dunia maupun Akhiratnya di jauhkan dari Bala' Bencana dunia - akhirat di kabulkan semua Dilo'a ² nya .🤲🤲🤲✈️🕋
Siti Khotijah

Siti Khotijah

See more posts
See more posts

Reviews of The tomb of "Ki Ageng Makukuhan"

4.6
(317)
avatar
5.0
5y

Asal mula karesidenan kedu ini tidak dapat terlepas dari kisah pengembaraan Joko Teguh dalam menemukan panembahan Hardo Pikukuh untuk menimba ilmu. singkat cerita dalam perjalannnya Joko teguh bertemu dengan saudagar klaya bernama Ngembuh Kawuryan yang sedang berburu obat untuk kedua putrinya yang lumpuh. kemudian bertemu dengan Joko teguh yang dapat mengobati kedua putrinya tersebut dengan telur burung pipit yang merupakan bekal pemberian sang ibu. Karena Joko teguh bersedia membantu dan akhirnya kedua putri saudagar Ngembah sembuh, maka Joko Teguh di hadiahkan seekor kuda sembrani dan kedua putrinya dihadiahkan untuk dijadikan istri. setelah kedua putrinya dinikahkan dengan Joko Teguh, akhirnya joko teguh melanjutkan perjalanan ke tlatah Ngargosari tempat panembahan Hardo pikukuh dan seorang putrinya yang sedang mengalami kebutaan. Berangkatlah ia menggunakan kuda sembrani bersama kedua orang istrinya. Sesampainya di tempat Panembahan Hardo Pikukuh, sang putri kaget mendengar kedtangan kuda sembarni yang ditumpangi oleh Joko Teguh, maka syaraf matanya kembali reflex mulai berfungsi kembali. Pada akhirnya sang Joko Teguh dapat menyembuhkan sang putri Panembahan Hardo Pikukuh, kemudian keduanya dinikahkan. Singkat cerita kedua putri sang saudagar kaya ngembah kawuryan kembali ke rumah ngembah kawuryan karena tidak bersedia diangkat anak oleh Panembahan. Alkhirnya hiduplah Joko Teguh dengan Dewi sri lintang Katon. Keduanya diberikan tanah perdikan bernama "Kembang Madu" oleh panembahan Hardo Pikukuh yang awalnya tandus disulap menjadi tanah yang subuh karena kerja keras dan ikhtiar Joko Teguh. Adapun Nama Joko Teguh diberikan gelar sebagai Panembahan Makukuhan oleh panembahan Hardo Pikukuh. Panembahan Makukuhan sendiri banyak mengajarkan tentang ilmu pertanian dan ilmu agama di sekitar wilayah karesidenan kedu. nama kedu sedniri berasal dari singakatan "Kembang (ke) dan Madu (du). Pada saat wafat, panembahan makukuhan dimakamkan di sekitar area gunung sumbing karena masyarakat percaya bahwa daerah sekitar makam kan subur dan makmur. Karesidenan kedu sendiri terdiri dari wilayah Kabupaten Magelang, Temanggung, Wonosobo, kebumen, serta Purworejo. Sumber: Berita Yudha, 28 Agustus 1979 hal 10 kol 4 . Koleksi Surat Kabar langka terjilid Perpusnas RI Salemba...

   Read more
avatar
5.0
4y

makam Ki Ageng Makukuhan, yang berada di Jl. Makukuhan, dukuh Tawangsari Kedu, Kec. Kedu, Kabupaten Temanggung, Jawa Tengah Komplek makam beliau kurang lebih 400 meter dari jalan raya dan harus di tempuh dengan berjalan kaki jika menggunakan bus besar. Sesampainya di pintu gerbang utama, para peziarah bisa istirahat sejenak sembari mengambil air wudhu. Tidak lupa untuk ketua rombongan diharuskan singgah terlebih dahulu ke pengurus makam. Selanjutnya setelah berjalan beberapa meter, peziarah akan melihat pelataran yang luas dan lapang. Dipelataran ini terdapat batu prasasti bertuliskan “Makam Ki Ageng makukuhan” yang dibuat oleh dinas Kab Temanggung. Dari arah sini, terlihat undakan anak tangga menuju makam. terlihat di kaanan dan kiri terdapat pepohonan yang besar dan rindang. Makam Ki Ageng Makukuhan dinaungi sebuah cungkup yang tidak terlalu besar, cungkup tersebuut berada di puncak tertinggi area makam. Sementara pada bagian dalam makam, di tutupi tirai berwarna putih dan kubah kayu berwarnan coklat. Disekitar nisan beliau terdapat beberapa makam yang merupakan keluarga dan kerabat dekat. Nah untuk mengetahui siapakah beliau dan apa saja karomah beliau, Kunjungi Channel Youtube...

   Read more
avatar
4.0
6y

makam KH Abdullah Taqwim atau Ki Ageng Makukuhan, mempunyai ikatan sejarah dengan babat alas kelurahan wujil Kecamatan Bergas Kab semarang yakni beliau dipercaya sebagai Dai yang membantu menyebarkan Islam di daerah Wujil tersebut. sehingga setiap tahunnya diadakan kegiatan rutin ziarah ke maqam beliau oleh warga Krajan Wujil sebagai salah satu rangkaian kegiatan merti desa atau merti bumi di Krajan wujil sebagai bentuk syukur dan terima kasih kepada beliau yg membawa ajaran islam yang damai bagi warga wujil hingga...

   Read more
Page 1 of 7
Previous
Next