Rate : mendekati bintang lima Kategori : cagar budaya, alam, pemandangan, pemandian, wisata keluarga, wisata (ramah) anak; Kebersihan : tiga dari lima Toilet : tersedia Fitur : dua buah tugu (1 otentik, 1 replika) dua²nya bisa diakses dan foto-aesthetic, kolam pemandian anak-anak (proses pembangunan & pembersihan), bebek kayuh; cagar budaya : sendang, mata air, tugu; food corner sudah tersedia namun belum dioperasikan. Suasana : tenang, sejuk, segar
Saat berbincang dengan "Nopal" mata air sebelah tugu PB x di bawah pohon beringin dijaga oleh biawak 😁 aku percaya aja dengan "toddler" ini.
Pagi & sore ramai pengunjung katanya, namun setelah pandemi sudah mulai surut pengunjung.
Kolam pemandian mulai direnovasi dengan mengganti ubin baru, dan dibersihkan lumut dan keraknya.
Dwi kala itu bersepedaan dengan putrinya karena sedang libur kerja mengatakan bahwa, "Tugu Waseso ini otentik berdiri kokoh belum dipugar sama sekali. Tempat ini potensian menjadi wahana, cagar budaya, dan tempat wisata, namun surut setahun pasca...
Read moreSalah satu tempat bersejarah di desa soropaten, klaten. Di dalam tempat ini terdapat 2 menara (tugu), yaitu Tugu Waseso dan Menara baskoro. Tempatnya teduh dan asri, cocok untuk tempat singgah jika anda bersepeda di area jatinom-karanganom. Bapak-bapak penjaganya juga baik, jangan sungkan untuk bertanya kepada beliau. Untuk saat ini tempat tersebut memang sepi. Diharapkan makin banyak yang singgah kesini. Sekilas sejarah, tugu waseso ini merupakan tempat pertemuan Pak sukarno (presiden pertama) dengan mbah karso rejo (seorang kiai di desa soropaten) antara tahun 1934-1935. Pertemuan tersebut bertujuan untuk memohon doa restu untuk perjuangan kemerdekaan selama masa penjajahan belanda. Di dalam situs tugu waseso ini terdapat sendang (kolam air), 2 menara, beberapa gasebo, serta langgar dan 1 makam. Sekian, ulasan dari saya. Monggo rencang rencang sedoyo bisa sowan kesini....
Read moreWisata heritage dan religi Tugu Waseso, disini terdapat 2 bangunan yang menyerupai menara, yang lokasinya berada di perkampungan penduduk, di Tugu waseso tempat bertemunya Ir Soekarno dan seorang sesepuh desa bernama mbah Karso, sedangkan di bagunan yang menyerupai pagoda yaitu replika dari menoro baskoro yang merupakan salah satu napak tilas dari kasultanan Surakarta, Pakubuwono X.
HTM nya free dan tempatnya terbilang bersih namun seperti kurang perawatan, kesan sakral sangat kental di lokasi ini karena sebelum kita masuk area wisatanya ada kompleks makam kuno yang menyambut sebelum masuk...
Read more