HTML SitemapExplore

Lembah Pelangi — Attraction in Cibungbulang

Name
Lembah Pelangi
Description
Nearby attractions
Nearby restaurants
Nearby local services
Nearby hotels
Related posts
Keywords
Lembah Pelangi tourism.Lembah Pelangi hotels.Lembah Pelangi bed and breakfast. flights to Lembah Pelangi.Lembah Pelangi attractions.Lembah Pelangi restaurants.Lembah Pelangi local services.Lembah Pelangi travel.Lembah Pelangi travel guide.Lembah Pelangi travel blog.Lembah Pelangi pictures.Lembah Pelangi photos.Lembah Pelangi travel tips.Lembah Pelangi maps.Lembah Pelangi things to do.
Lembah Pelangi things to do, attractions, restaurants, events info and trip planning
Lembah Pelangi
IndonesiaWest JavaCibungbulangLembah Pelangi

Basic Info

Lembah Pelangi

CMV9+X78, Jl. Jatake, Cimanggu 1, Kec. Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16630, Indonesia
4.0(319)
Open 24 hours
Save
spot

Ratings & Description

Info

Outdoor
Adventure
Scenic
Family friendly
Pet friendly
attractions: , restaurants: , local businesses:
logoLearn more insights from Wanderboat AI.

Plan your stay

hotel
Pet-friendly Hotels in Cibungbulang
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Affordable Hotels in Cibungbulang
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Trending Stays Worth the Hype in Cibungbulang
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Reviews

Live events

BGB BUILDER CONNECT TO BOGOR
BGB BUILDER CONNECT TO BOGOR
Sun, Jan 18 • 11:00 AM
Ropopang Bogor, Jl. Pajajaran Indah II No.3, Baranangsiang, Kec. Bogor Tim., Kota Bogor, Jawa Barat 16143, Indonesia
View details
Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Wanderboat LogoWanderboat

Your everyday Al companion for getaway ideas

CompanyAbout Us
InformationAI Trip PlannerSitemap
SocialXInstagramTiktokLinkedin
LegalTerms of ServicePrivacy Policy

Get the app

© 2025 Wanderboat. All rights reserved.

Posts

Wisata JabodetabekWisata Jabodetabek
Curugnya ada 3 gaess!! Dan ngga nyangka selama ini ternyata ada curug dekat puncak galau ciampea hha. Jadi buat kamu² yang abis naik ke puncak galau atau batu roti atau lalana… pulangnya mampir sini dulu yaa buat nyegerin badan. Dari jalan raya kita masuk gang sedikit, yah 15-20 menit lah bila ditempuh berjalan kaki. Masyarakat sekitar sini mengenal curug ini dengan nama curug Jatake, karena berada di wilayah desa Jatake. 5 ribu rupiah!!! itu sesuatu yang ngga mudah dilupakan hha… dimana lagi coba? ada area wisata sekeren ini yang harga tiket masuknya cuma bayar Rp. 5.000,- dan parkir motornya juga cuma 3 ribu tanpa pungli² lagi di parkiran dan sepanjang jalannya. wow. Untuk menuju curug ini mudah sekali dijangkau dengan angkutan umum, angkot kecil warna biru dari IPB dramaga yang menuju leuwiliang melewati gangnya, patokan masuk gangnya yang ada plang bertuliskan Pesantren Cinta Rasulullah, bilang ke abangnya turun di ciaruteun jatake. Selain itu juga ada bus MGI jurusan sentul city ke leuwiliang, dan juga bus primajasa jurusan tanjung priok ke leuwiliang. Mengunjungi curug ini disarankan membawa makanan & minuman dari luar, karena di area curug tidak menyediakan warung, dengan tujuan masyarakat di sepanjang gang menuju curug bisa mendapatkan rezeki dengan berjualan makanan. Tangga-tangga tersusun rapih, saung² disediakan gratis, fasilitas mushola & toilet sudah tersedia. Selain itu juga kita bisa rappeling (menuruni air terjun menggunakan tali) didampingi oleh komunitas Pecinta Alam yang basecampnya ada didekat sana. Yuk berkunjung ke Jatake.
Aisyah Rizki DanielAisyah Rizki Daniel
Kesini hari Minggu mau nyoba canyoneering. Ternyata beda, karena air terjun nya dsini pendek ga sampe 20m jadi disebutnya rapelling. Akses masuknya sempit, ga recommend kl bawa roda empat. Ga ada tempat parkirnya. Waktu kesini akhirnya mobil kita numpang di halaman orang sebelah kandang ayam warga. Jalan setapak menuju Curug ini becek sampe pintu masuk, lanjut banyak tangga dan bangunan terbengkalai. Minim lampu penerangan juga, jadi terbayang kl malam gelapnya sepekat apa. Suasananya lebih mirip lokasi uji nyali, karena kesan anker dan bikin merinding waktu lewatin pohon besar dan bambu. Sesampainya di Curug Lembah Pelangi air nya butek, ada kolam nya di depan tebing air terjun tp airnya juga kotor bahkan warnanya hijau. Kamar mandi jg airnya sama, coklat lumpur. Banyak sampah, di sungai aliran Curug Jatake sebelah Curug ini jg banyak sampah. Wisata ini sebenernya punya potensi, kl ada retribusi dan biaya parkir harusnya ada perawatan utk lokasi. Gajebo di sekeliling kolam yg ada di antara sungai dan kolam buatan jg kesan ga terawat. Banyak paku berkarat. Pas rapelling juga tebing nya ga rata dan berundak undak. Disini ga disediakan sepatu khusus anti slip untuk rapelling. For me, this place was not worth my time. Ekspektasiku aja kali ya yg berlebihan. Disini guide nya ngarahin tamu jalan kaki becek"an, sedangkan mereka enak naik motor. Pas pulang juga ga ada manner nawarin tamu bwt nawarin tumpangan, secara arah pulang terus nanjak sampai ke mobil. Beda banget treatment ke tamu ketimbang saya wisata ke Curug lain.
Sandra YulianaSandra Yuliana
berawal dari bosan saat pandemi covid19 dan juga libur panjang awal tahun baru hijriyah 1442H. mengawali utk jalan² kemanapun yg penting judulnya jalan.. alhasil ketemu curug lembah pelangi.. awalnya seneng pengen kesana.. tapi sekitar 2km lg menuju curug, arah dr jalan raya ke arah curugnya mencurigakan.. mulai dr jalannya kecil yg hanya muat 1 mobil aja..hingga 300m menuju curug, jalan mengecil lg dan masuk ke perkampungan yg membuat putar otak utk cara bagaimana putar balik arahnya laju kendaraan kami.. hingga akhirnya tanya ke warga ketempat utk tanya lembah pelangi.. dan akhirnya sampai... maps ternyata sesuai cuyyyyy... ada musholla juga.. meskipun gak sesuai ekspektasi.. lumayan lah ... tp yg bikin gak enak krn air curugnya kotor.. mungkin krn gk terlalu atas gunug... dan akses ke curugnya bukan nanjak dulu.. tp turun dulu... hehheehe.. lumayan utk content foto² deh.. bagusss curugnyaaa... check it out ya guys hasil jepret foto² dr pak Suami..🤗🤗
See more posts
See more posts
hotel
Find your stay

Pet-friendly Hotels in Cibungbulang

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Curugnya ada 3 gaess!! Dan ngga nyangka selama ini ternyata ada curug dekat puncak galau ciampea hha. Jadi buat kamu² yang abis naik ke puncak galau atau batu roti atau lalana… pulangnya mampir sini dulu yaa buat nyegerin badan. Dari jalan raya kita masuk gang sedikit, yah 15-20 menit lah bila ditempuh berjalan kaki. Masyarakat sekitar sini mengenal curug ini dengan nama curug Jatake, karena berada di wilayah desa Jatake. 5 ribu rupiah!!! itu sesuatu yang ngga mudah dilupakan hha… dimana lagi coba? ada area wisata sekeren ini yang harga tiket masuknya cuma bayar Rp. 5.000,- dan parkir motornya juga cuma 3 ribu tanpa pungli² lagi di parkiran dan sepanjang jalannya. wow. Untuk menuju curug ini mudah sekali dijangkau dengan angkutan umum, angkot kecil warna biru dari IPB dramaga yang menuju leuwiliang melewati gangnya, patokan masuk gangnya yang ada plang bertuliskan Pesantren Cinta Rasulullah, bilang ke abangnya turun di ciaruteun jatake. Selain itu juga ada bus MGI jurusan sentul city ke leuwiliang, dan juga bus primajasa jurusan tanjung priok ke leuwiliang. Mengunjungi curug ini disarankan membawa makanan & minuman dari luar, karena di area curug tidak menyediakan warung, dengan tujuan masyarakat di sepanjang gang menuju curug bisa mendapatkan rezeki dengan berjualan makanan. Tangga-tangga tersusun rapih, saung² disediakan gratis, fasilitas mushola & toilet sudah tersedia. Selain itu juga kita bisa rappeling (menuruni air terjun menggunakan tali) didampingi oleh komunitas Pecinta Alam yang basecampnya ada didekat sana. Yuk berkunjung ke Jatake.
Wisata Jabodetabek

Wisata Jabodetabek

hotel
Find your stay

Affordable Hotels in Cibungbulang

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Kesini hari Minggu mau nyoba canyoneering. Ternyata beda, karena air terjun nya dsini pendek ga sampe 20m jadi disebutnya rapelling. Akses masuknya sempit, ga recommend kl bawa roda empat. Ga ada tempat parkirnya. Waktu kesini akhirnya mobil kita numpang di halaman orang sebelah kandang ayam warga. Jalan setapak menuju Curug ini becek sampe pintu masuk, lanjut banyak tangga dan bangunan terbengkalai. Minim lampu penerangan juga, jadi terbayang kl malam gelapnya sepekat apa. Suasananya lebih mirip lokasi uji nyali, karena kesan anker dan bikin merinding waktu lewatin pohon besar dan bambu. Sesampainya di Curug Lembah Pelangi air nya butek, ada kolam nya di depan tebing air terjun tp airnya juga kotor bahkan warnanya hijau. Kamar mandi jg airnya sama, coklat lumpur. Banyak sampah, di sungai aliran Curug Jatake sebelah Curug ini jg banyak sampah. Wisata ini sebenernya punya potensi, kl ada retribusi dan biaya parkir harusnya ada perawatan utk lokasi. Gajebo di sekeliling kolam yg ada di antara sungai dan kolam buatan jg kesan ga terawat. Banyak paku berkarat. Pas rapelling juga tebing nya ga rata dan berundak undak. Disini ga disediakan sepatu khusus anti slip untuk rapelling. For me, this place was not worth my time. Ekspektasiku aja kali ya yg berlebihan. Disini guide nya ngarahin tamu jalan kaki becek"an, sedangkan mereka enak naik motor. Pas pulang juga ga ada manner nawarin tamu bwt nawarin tumpangan, secara arah pulang terus nanjak sampai ke mobil. Beda banget treatment ke tamu ketimbang saya wisata ke Curug lain.
Aisyah Rizki Daniel

Aisyah Rizki Daniel

hotel
Find your stay

The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

hotel
Find your stay

Trending Stays Worth the Hype in Cibungbulang

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

berawal dari bosan saat pandemi covid19 dan juga libur panjang awal tahun baru hijriyah 1442H. mengawali utk jalan² kemanapun yg penting judulnya jalan.. alhasil ketemu curug lembah pelangi.. awalnya seneng pengen kesana.. tapi sekitar 2km lg menuju curug, arah dr jalan raya ke arah curugnya mencurigakan.. mulai dr jalannya kecil yg hanya muat 1 mobil aja..hingga 300m menuju curug, jalan mengecil lg dan masuk ke perkampungan yg membuat putar otak utk cara bagaimana putar balik arahnya laju kendaraan kami.. hingga akhirnya tanya ke warga ketempat utk tanya lembah pelangi.. dan akhirnya sampai... maps ternyata sesuai cuyyyyy... ada musholla juga.. meskipun gak sesuai ekspektasi.. lumayan lah ... tp yg bikin gak enak krn air curugnya kotor.. mungkin krn gk terlalu atas gunug... dan akses ke curugnya bukan nanjak dulu.. tp turun dulu... hehheehe.. lumayan utk content foto² deh.. bagusss curugnyaaa... check it out ya guys hasil jepret foto² dr pak Suami..🤗🤗
Sandra Yuliana

Sandra Yuliana

See more posts
See more posts

Reviews of Lembah Pelangi

4.0
(319)
avatar
5.0
7y

Curugnya ada 3 gaess!! Dan ngga nyangka selama ini ternyata ada curug dekat puncak galau ciampea hha. Jadi buat kamu² yang abis naik ke puncak galau atau batu roti atau lalana… pulangnya mampir sini dulu yaa buat nyegerin badan.

Dari jalan raya kita masuk gang sedikit, yah 15-20 menit lah bila ditempuh berjalan kaki. Masyarakat sekitar sini mengenal curug ini dengan nama curug Jatake, karena berada di wilayah desa Jatake.

5 ribu rupiah!!! itu sesuatu yang ngga mudah dilupakan hha… dimana lagi coba? ada area wisata sekeren ini yang harga tiket masuknya cuma bayar Rp. 5.000,- dan parkir motornya juga cuma 3 ribu tanpa pungli² lagi di parkiran dan sepanjang jalannya. wow.

Untuk menuju curug ini mudah sekali dijangkau dengan angkutan umum, angkot kecil warna biru dari IPB dramaga yang menuju leuwiliang melewati gangnya, patokan masuk gangnya yang ada plang bertuliskan Pesantren Cinta Rasulullah, bilang ke abangnya turun di ciaruteun jatake. Selain itu juga ada bus MGI jurusan sentul city ke leuwiliang, dan juga bus primajasa jurusan tanjung priok ke leuwiliang.

Mengunjungi curug ini disarankan membawa makanan & minuman dari luar, karena di area curug tidak menyediakan warung, dengan tujuan masyarakat di sepanjang gang menuju curug bisa mendapatkan rezeki dengan berjualan makanan.

Tangga-tangga tersusun rapih, saung² disediakan gratis, fasilitas mushola & toilet sudah tersedia. Selain itu juga kita bisa rappeling (menuruni air terjun menggunakan tali) didampingi oleh komunitas Pecinta Alam yang basecampnya ada didekat sana.

Yuk...

   Read more
avatar
1.0
49w

Kesini hari Minggu mau nyoba canyoneering. Ternyata beda, karena air terjun nya dsini pendek ga sampe 20m jadi disebutnya rapelling. Akses masuknya sempit, ga recommend kl bawa roda empat. Ga ada tempat parkirnya. Waktu kesini akhirnya mobil kita numpang di halaman orang sebelah kandang ayam warga. Jalan setapak menuju Curug ini becek sampe pintu masuk, lanjut banyak tangga dan bangunan terbengkalai. Minim lampu penerangan juga, jadi terbayang kl malam gelapnya sepekat apa. Suasananya lebih mirip lokasi uji nyali, karena kesan anker dan bikin merinding waktu lewatin pohon besar dan bambu.

Sesampainya di Curug Lembah Pelangi air nya butek, ada kolam nya di depan tebing air terjun tp airnya juga kotor bahkan warnanya hijau. Kamar mandi jg airnya sama, coklat lumpur. Banyak sampah, di sungai aliran Curug Jatake sebelah Curug ini jg banyak sampah.

Wisata ini sebenernya punya potensi, kl ada retribusi dan biaya parkir harusnya ada perawatan utk lokasi. Gajebo di sekeliling kolam yg ada di antara sungai dan kolam buatan jg kesan ga terawat. Banyak paku berkarat.

Pas rapelling juga tebing nya ga rata dan berundak undak. Disini ga disediakan sepatu khusus anti slip untuk rapelling.

For me, this place was not worth my time. Ekspektasiku aja kali ya yg berlebihan. Disini guide nya ngarahin tamu jalan kaki becek"an, sedangkan mereka enak naik motor. Pas pulang juga ga ada manner nawarin tamu bwt nawarin tumpangan, secara arah pulang terus nanjak sampai ke mobil. Beda banget treatment ke tamu ketimbang saya wisata...

   Read more
avatar
3.0
5y

I came here with my friends to try rappelling on the waterfall. There are two waterfalls here and we could do the rappelling on the shorter one. It's quite okay, the members are friendly. In terms of the big waterfall, unfortunately there's quite a lot of trash, and it's not a beautiful sight. They said it's because the water came from the villages, that's why...

   Read more
Page 1 of 7
Previous
Next