Bendungan Karet (Rubber Dam), merupakan Bendungan yang pertama kalinya dibangun diIndonesia. Kalau di lihat sepintas bendungan ini memang sangat fantastis dan sangat mengagumkan, bentuknya menyerupai ular raksasa yang sedang menyeberangi sungai dengan warna hitamnya. Namun meski cuma menggembung dan mengempis kegunaan bendungan ini amat membantu sekali pada penghidupan masyarakat setempat.
Bendungan ini terletak di desa Menturus, Kecamatan Kudu serta desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Bendungan ini betul-betul terbuat dari Bahan karet, yang bisa digembungkan serta bisa dikempiskan seperti balon. Tebalnya 5,5 mm dan 12 mm. Kuat tidak mudah tergores benda tajam. Bendungan karet ini berukuran panjangnya 9 m – 10 m, sedangkan ukuran lebamya 150 m. Cara pengoperasian bendungan karet ini dengan menggembungkan pada saat musim kemarau sedangkan pada saat musim banjir dilakukan pengempesan, untuk menggembungkannya bisa dengan air ataupun dengan udara.
Bendungan ini berfungsi untuk mengairi sawah disekitar aliran bendungan seluas 4.549 hektar, sehingga meningkatkan hasil pertanian serta di peruntukan sebagai pencegahan kemungkinan degradasi pada dasar sungai...
Read moreBendungan karet atau warga sering menyebutnya Dam Karet ini terletak di Desa Jatimlerek, Kecamatan Plandaan, Kabupaten Jombang dipasang sejak Nopember 1991. Dibuat oleh Sumitomo Electric Industries LTD yang berasal dari Negara Jepang, sedangkan yang memasang ialah PT. Barata Indonesia Cabang Surabaya Konstruksi. Bendungan ini benar-benar terbuat dari Bahan Karet, yang bisa di gembungkan serta bisa dikempiskan seperti ban sepeda. Ketebalan karet mencapai 5,5 mm, dengan kekuatanya mencapai 430 Kgf/cm. Terbuat dari bahan Chloroprene Rubber S-PLY Nylon Fabrig jadi sangat kuat dan tidak mudah tergores oleh benda tajam. Bendungan karet ini berukuran panjang 9 meter sampai 10 meter, sedangkan ukuran lebarnya 150 meter. Terdapat enam palang pintu bendungan yang terdapat di sepanjang bendungan karet tersebut. Namun dengan ukuran yang berbeda disetiap palang pintunya. Pintu No.1 dan 2 bentangnya 6,5 meter, no.3 11,75 meter, no.4 16,5 meter, no.5 27,5 meter, sedangkan no.6 mencapai 68,75 meter. Setiap pintu di isi dengan tekanan udara yang...
Read moreBendungan ini konon dibangun jaman Belanda, era tahun 1990an baru dipugar seperti sekarang, mulai pintu masuk, pos jaga, jalan paving dan lokasi sekitar nya termasuk akses masuk lokasi bendungan ini sudah sangat memadai, tidak ada tarif yang di kenakan hanya saja ada kotak amal yang bisa di isi untuk membantu bea perawatan dan kebersihan, akses menuju lokasi nya saat ini masih dalam tahap renovasi tapi bisa di jangkau dengan kendaraan roda 2 atau roda 4, pemandangan alam sekitar nya sangat asri dan bersih, bebas polusi, penjaga pos sangat ramah dan komunikatif, portal selalu tertutup dengan tujuan untuk menjaga kelestarian lokasi, pun menuju ke arah bendungan akses nya sangat mudah tinggal melalui portal nya saja hehe, sering di gunakan untuk acara gathering karena lokasi nya sangat luas. keamanan sudah dilengkapi CCTV sepanjang lokasi bendungan. ideal di datangi bersama keluarga buat santai sejenak baik pagi atau sore hari menjelang matahari terbenam karena di lokasi bendungan tempat berteduh hanya di pohon sekitar kanan kiri...
Read more