Tempat yg cocok buat dikunjungi, ga cuma tempat yg asik buat berwisata tapi juga tempat yg menyenangkan buat belajar sejarah jaman dulu. Suasananya sejuk dan nyaman banget, dikelilingi dengan banyaknya tanaman dan pohon" yg membuatnya tampak rindang dan asri.
Di Museum Panji ini para pengunjung dapat menyaksikan beragam benda" yg disetting menyerupai diorama yg menggambarkan sejarah Kota Malang. Lebih menariknya lagi, banyak koleksi seperti wayang, patung bahkan golek atau (boneka) yg terkenal di jaman dulu ada di Museum Panji. Di tempat ini juga ditunjukkan bagaimana Kota Malang lahir dengan menghadirkan display yg menggambarkan peletakkan pondasi pertama.
Yg unik dari museum ini adalah meskipun museum ini bercerita tentang sejarah Malang, segala sesuatu yg di display di museum ini ditampilkan dengan modern dengan adanya lampu penerangan yg membuat nyaman pengunjung serta adanya penataan ruangan yg jauh dari kesan membosankan. Di Museum Panji bisa menanamkan kembali kebudayaan lokal pada masyarakat. Cerita Panji mengajarkan budi pekerti dan mencintai lingkungan.
Ga hanya itu, di Museum Panji kita juga dapat berenang di kolam renang yg di sediakan disana. Ada beberapa tingkatan kolam renang di Museum Panji, mulai dari yg dalam untuk orang dewasa, hingga yg dangkal untuk anak".
Di Museum Panji ini juga difasilitasi dengan adanya Musholla, foodcourt, toilet, cctv, dan untuk area parkirnya...
Read moreMuseum yang didedikasikan untuk kisah Panji Asmorobangun dan Dewi Sekartaji. Jika beruntung, kita akan ditemukan dengan bapak Tour Guide yang sangat mengerti seluk-beluk cerita Panji, terutama yang ditampilkan di Topeng Malangan.
Sayangnya, museum ini terasa sangat setengah-setengah. Walaupun bagian galerinya menampilkan berbagai jenis wayang dan topeng yang digunakan dalam Tari Topeng Malangan, hanya ada penjelasan tentang jenis wayang tersebut (seperti wayang kulit, wayang rumput). Tidak ada penjelasan siapa karakter dari wayang-wayang yang ditaruh disana, atau seperti apa kisahnya. Hal ini membuat Museum Panji lebih bisa dinikmati oleh mereka yang mengerti betul seluk beluk dunia wayang ketimbang orang awam.
Topeng-topeng juga hanya dipajang begitu saja. Tidak ada penjelasan mana yang Dewi Kilisuci, mana yang Sekartaji. Kenapa Panji sering digambarkan dengan topeng hijau dan memiliki figur feminin seperti arjuna.
Bagian museum yang satu lagi mengandung replika peninggalan Majapahit, gambar candi2 yang ada di jawa, dan sebagainya. Sama, hal tersebut hanya diberi label tanpa penjelasan yang mampu menarik pengunjung.
Untuk makanan, hanya tersedia nasi goreng dan nasi pecel (kecuali pesan nasi kotak untuk rame2 dari jauh hari). Dan air mineral gelas yang berharga 2000 satu gelasnya. Kolam termasuk...
Read moreSeru dan fun! Selama perjalanan ke sini, kita akan disuguhi oleh pemandangan yang indah. Cocok banget untuk yang suka sepedahan. Apalagi yang baru coba hobi sepeda. Medannya tidak berat namun memanjakan mata syekalii.
Aksesnya pun tidak sulit. Selama perjalanan ke sini, tidak ada drama2 di sasarin GMaps atau hilang sinyal. Untuk yang membawa keluarga, tempat ini recommend banget. Suasananya tenang dan aesthetic! Tempat kesukaan bunda-bunda yang suka jalan2 tapi bisa sambil foto2 cantik. Ada kolam renang juga untuk anak dan dewasa.
Kapan lagi bisa dapat tempat dengan rasa mevvah, tapi nyaman di kantong 🤭
Untuk yang sedang mencari venue pernikahan dengan tema cultural atau semi outdoor, ini cocok banget sik!
Sayangnya di sini aku tidak coba makanannya. Namun untuk harga, bisa dibilang termasuk harga "standar tempat wisata" Yaa. Contohnya aja, tadi aku lihat harga untuk es kepala 10 ribu (3 desember 2021). Untuk tempat makannya juga nyaman banget, ada beberapa spot yang sengaja di taruh di dekat sungai. Enak deh! (Tapi maaf, tidak ingat untuk foto2 nih)
Untuk masukkan pengelolanya, salut banget untuk kebersihannya! Hanya tinggal kamar mandi nya ajanih sepertinya agak kurang perhatiannya. Karena ketika ke sana, rasa2nya agak horor yaa karena kurangnya...
Read more