Tadi malam (12/06/2021) melakukan pendakian menuju puncak paralayang gunung pegat, naik via jalur lengkeh. Jalur pendakian via lengkeh ini lumayan berbahaya, jalan hanya setapak kecil, banyak rumput, tidak ada tangga pijakan, serta beberapa spot yang memiliki kemiringan cukup curam, selain itu juga terdapat jurang yang tertutup rumput di kanan-kiri jalan (harap berhati-hati). Terdapat jalur pendakian lain untuk mencapai bukit paralayang, saya kurang tau pasti lokasinya dimana, soalnya hanya dibelakang rumah warga tempatnya, tidak seperti objek wisata, jika kalian ingin naik lewat jalur ini bisa tanya warga sekitar, jalur pendakian timur paralayang. Jalur ini untuk saat ini adalah rute tercepat untuk mencapai paralayang, jalur ini lebih terbuka daripada jalur lengkeh, terdapat pijakan tangga juga, akan tetapi jalur ini lebih menanjak secara terus menerus jika dibandingkan lengkeh yang ada beberapa spot yang landai. Kalian bisa memilih 2 jalur tersebut sesuai keinginan. Sesampainya diatas puncak paralayang, terdapat bangunan dengan ukuran sedang yang bisa digunakan untuk berteduh, ketika malam hari juga terdapat lampu yang sangat terang di bangunan tersebut. Secara keseluruhan, wisata ini terdapat kelebihan dan kekurangan. Kelebihannya adalah wisata ini tidak dipungut biaya, serta dekat dengan akses jalan, pemandangannya juga sangat bagus. Tetapi terdapat kekurangan, seperti akses jalan yang sangat kurang terawat, kurangnya rambu penunjuk arah, dll. mengingat objek wisata ini diresmikan oleh menpora pada tahun 2017 (sudah 3 tahun lebih) saya sangat berharap akses ke sini lebih mudah dan...
   Read moreTempat pendakian gunung Pegat yang menurut saya harus hati-hati bagi yg pernah mengalami cedera patah tulang karena medannya menanjak dan licin, saya yg pernah cedera hamstring dan ACL harus ekstra hati-hati ketika naik maupun turun. Butuh waktu kurang lebih 30 menit dengan beberapa kali istirahat karena memang usia dan cedera kalau turunnya karena malam (lampu ditempatkan di beberapa titik, padam) butuh waktu 15 menit tanpa istirahat. Pemandangan diatas cukup indah dan menawan, anginnya juga cukup banyak jadi dingin. Sebaiknya track diperbaiki lagi agar lebih aman, berbahaya (sedikit) untuk orang tua, penderita cedera dan wanita yang baru naik...
   Read moreTempatnya bisa untuk camping, view-nya oke, bisa melihat gunung Kelud, gunung Kawi, gunung Semeru, gunung Arjuno, pegunungan selatan, gunung budheg, gunung Wilis, dan juga gunung klotok. Di puncak pegat juga ada Mt. Pegat Caffe Shop / Wagu (Warung Gunung), dipuncak pegat juga ada monyet tapi tenang saja mereka tidak akan menggangu. Tempat ini biasa untuk latihan trail run dari berbagai komunitas lari. Ketinggiannya mencapai 343 MDPL, meski begitu jalurnya cukup menanjak, tapi jangan khawatir karena jalur disini dikelola dengan baik meski menanjak tetap ada pembatas dari bambu...
   Read more