Mencoba menengok salah satu destinasi wisata alam yang berada di Kabupaten Bojonegoro. Tepatnya, di Desa Bendo, Kecamatan Kapas.
Setelah kurang lebih 6 bulan masa pamdemi covid-19. Kini Waduk Grobogan kembali membuka wacana destinasi wisata alam new normal/tatanan kehidupan baru. Tentu dengan menerapkan protokol pencegahan covid-19, baik mencuci tangan dengan air. Serta menggunakan masker ketika berkunjung.
Perjalanan menuju waduk Grobogan ini jika dari pusat kota Bojonegoro, menempuh waktu kurang lebih sekitar 20 menit. Atau berjarak 11 kilometer.
Sebuah destinasi wisata yang indah, dikelilingi pepohonan rimbun serta waduk yang luas. Ditambah beberapa spot foto ala instagramable, dan beberapa destinasi seperti perahu air. Serta tatanan jamuan/pujasera (pusat jajanan selera rakyat) kuliner ala waduk grobogan.
Yang tak kalah menarik, ketika senja hari tiba. Waduk grobogan yang luas dengan hamparan air dan pepohonan ini tampak begitu apik panoramanya, terlebih untuk berswafoto atau sekedar melepas penat.
Sementara itu, Yoga (25) warga asal Wonogiri, berujar, baru pertama kali mengunjungi destinasi wisata alam waduk grobogan, Desa Bendo. Baginya destinasi wisata alam hamparan waduknya begitu apik terutama ketika senja datang.
"Baru pertama kali mengunjungi destinasi wisata waduk grobogan. Apalagi jika senja tiba, panoramanya begitu apik. Baik untuk sekedar melepas penat atau berswafoto," tuturnya.
Sementara itu, Yuvita (25), warga asal Kelurahan Klangon, Bojonegoro, berimbuh, kerap kali mengunjungi destinasi wisata waduk grobogan. Meskipun harus menempuh jarak belasan kilometer dari pusat Kota, baginya sebuah perjuangan yang indah untuk memperoleh sajian alam dan bentangan waduk. Terlebih ketika senja tiba.
"Kerap kali berkunjung, meskipun harus berjuang menempuh jarak belasan kilometer. Karena memang lokasinya begitu apik, apalagi...
   Read moreAkhir tahun 2018 liburan di Waduk Grobokan bersama keluarga. Harga tiket masuknya sangat murah. Hanya Rp2000,-. Wahana yang tersedia berupa:
SAYANGNYA.... Sampah dimana-mana. Orang-orang gak sadar lingkungan dan buang sampah semaunya. Mungkin dikiranya tiket senilai dua ribu perak itu adalah tiket untuk nyampah sepuasnya di lokasi.
Saya sangat mendukung wisata lokal Bojonegoro, untuk itu saya memohon kepada pihak manajemen/pengelola untuk membuat kebijakan dan menertibkan hal...
   Read moretempat wisata yang cukup sejuk dan jauh dari perkotaan. cocok untuk menghabiskan liburan akhir pekan bersama keluarga. banyak warung-warung warga yang berjualan beraneka ragam makanan dan minuman. jadi tidak perlu membawa makanan dari rumah. di sini juga ada mushola dan toilet. banyak spot selfie yang bagus serta beberapa wahana seperti rumah terapung, bebek air dan lain-lain. tiket wahananya pun cukup terjangkau. waktu yang tepat untuk kesini menurut saya adalah di siang hari menjelang sore. ya sekitar jam 3-5 sore. Saran saya untuk pengelola, buat lah penunjuk arah berupa banner/baleho di setiap tikungan menuju lokasi wisata ini. saya & teman-teman pertama kali kesini sempat kebingungan karena tempat nya yg memasuki jalan-jalan desa. orang yang tidak mempunyai niat berkunjung pun akan merada tertarik jika ada banner/baleho penunjuk arah itu....
   Read more