HTML SitemapExplore

Lapopu Waterfall — Attraction in East Nusa Tenggara

Name
Lapopu Waterfall
Description
Nearby attractions
Nearby restaurants
Nearby local services
Nearby hotels
Related posts
Keywords
Lapopu Waterfall tourism.Lapopu Waterfall hotels.Lapopu Waterfall bed and breakfast. flights to Lapopu Waterfall.Lapopu Waterfall attractions.Lapopu Waterfall restaurants.Lapopu Waterfall local services.Lapopu Waterfall travel.Lapopu Waterfall travel guide.Lapopu Waterfall travel blog.Lapopu Waterfall pictures.Lapopu Waterfall photos.Lapopu Waterfall travel tips.Lapopu Waterfall maps.Lapopu Waterfall things to do.
Lapopu Waterfall things to do, attractions, restaurants, events info and trip planning
Lapopu Waterfall
IndonesiaEast Nusa TenggaraLapopu Waterfall

Basic Info

Lapopu Waterfall

8FCV+F3Q, Manurara, Katikutana Selatan, Central Sumba Regency, East Nusa Tenggara, Indonesia
4.5(259)
Closed
Save
spot

Ratings & Description

Info

Outdoor
Adventure
Scenic
Family friendly
Off the beaten path
attractions: , restaurants: , local businesses:
logoLearn more insights from Wanderboat AI.
Phone
+62 822-2147-7093
Open hoursSee all hours
Mon8 AM - 4 PMClosed

Plan your stay

hotel
Pet-friendly Hotels in East Nusa Tenggara
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Affordable Hotels in East Nusa Tenggara
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Trending Stays Worth the Hype in East Nusa Tenggara
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Reviews

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Wanderboat LogoWanderboat

Your everyday Al companion for getaway ideas

CompanyAbout Us
InformationAI Trip PlannerSitemap
SocialXInstagramTiktokLinkedin
LegalTerms of ServicePrivacy Policy

Get the app

© 2025 Wanderboat. All rights reserved.

Reviews of Lapopu Waterfall

4.5
(259)
avatar
5.0
38w

Very close to the parking area (5 minute walk). Fun, rickety bamboo bridges to get to the photo spot.

The road access is a mess. Was once tarmacked but now mostly knackered. We had to stop and walk about 3kms from the parking. However, you may be able to get a gojek. There was none available going there for us, but coming back was. 150k for 3 of us (3 trips for the guy).

For those complaining about different prices for tourists, I used to be like that... but then I realised that the locals need the money! So many bule act arrongantly and as if they are so entitled! Where is your humility and understanding? Many of these people are struggling just to get their children to school, repair their houses and motorbikes (just look at the state of some of the bikes - knackered, no lights; look at the young children walking to and from school, some even without shoes...), etc. and here you are complaining about (e.g.) parking fees. I read one negative review because 2 people were being charged 450k idr for a guide and parking for 2 motorbikes. This is for 2 waterfalls! That's about £20. In the UK, that would likely be one person for one site and then not enough for parking, too. And it's nice to have a guide! They're friendly and will carry your stuff without complaint! My suggestion to those who don't like the pricing is to stop complaining and see the positive side of what you are doing! At the time of writing, locals pay 10k to enter the park. Tourists 110k. The guide costs 150k for 2 waterfalls, or 50k for one. The pricing is very transparent (written on a board).

I'd suggest doing the Matayangu waterfall first! Lapopu, as I say, is very close by - 5 minute walk - and yes, the guide isn't necessary, in all honesty, fot that one, but then they only charge 50k..£2.50! And yet some people complain paying that to help a local family? Come...

   Read more
avatar
5.0
7y

Untuk sampai kesini tidak perlu tracking yang lama dan berat seperti ke air terjun matanyagu tapi indahnya tidak kalah juga dan patut dikunjungi.

Ada dalam kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, tepatnya di Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, air terjun ini merupakan jenis air terjun bertingkat (berundak-undak) yang jatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 90 meter. Untuk akomodasi, belum terdapat penginapan di kawasan Air Terjun Lapopu namun penginapan terdekat berada di Ibukota Sumba Barat Waikabubak atau Sumba Barat Daya di Tambolaka. Akses jalan menuju Lapopu dapat dimulai dari Waikabubak/ Tambolaka dengan menyewa kendaraan dikarenakan belum terdapatnya kendaraan umum untuk mencapai lokasi air terjun ini. Berjarak kurang lebih 30 km dari Waikabubak, lokasinya masih sangat alami dengan akses jalanan yang belum diaspal hingga beberapa meter memasuki kawasan air terjun ini. Bahkan rambu-rambu atau petunjuk jalan menuju kawasan ini pun nyaris tidak ada sama sekali, oleh karena itu disarankan untuk mengajak warga lokal Sumba yang mengerti jalan menuju ke air terjun ini.

Setibanya di pintu masuk air terjun, pengunjung dapat melakukan registrasi ke petugas penjaga taman nasional dengan membayar tiket masuk sebesar 5.000 rupiah saja. Meskipun belum terlalu memadai, terdapat fasilitas seperti toilet dan ruang untuk berganti pakaian di kantor pos penjaga taman nasional. Untuk menuju lokasi air terjun pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter di sepanjang pinggiran sungai Lapopu, dengan medan bebatuan yang cenderung menurun. Di tengah perjalanan trekking nantinya pengunjung juga akan melewati sebuah jembatan kayu sederhana yang nampak sedikit rapuh dan hanya boleh dilewati oleh maksimal dua orang sekali penyeberangan.

Tak lama setelah itu, pengunjung sudah dapat menyaksikan betapa indahnya pesona Air Terjun Lapopu dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna hijau kebiruan atau biru tosca itu. Pengunjung juga dapat merasakan segarnya aliran air terjun dengan berenang di kolam alami yang terbentuk dari air terjun tersebut. Selain sebagai tempat wisata favorit, ternyata Air Terjun Lapopu ini juga dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat setempat dan berpotensial sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro listrik.

Air Terjun Lapopu merupakan destinasi wajib bagi pengunjung yang hendak melakukan perjalanan darat menjelajahi eksotisme Pulau Sumba dari barat ke timur. Waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah pada musim kemarau yakni sekitar Bulan Mei hingga Oktober dengan debit air yang tidak terlalu besar sehingga pas...

   Read more
avatar
1.0
34w

what an absurd entrance fees to this waterfall? 50 for parking. 300 for two tickets, and 100 for one guide. Finally, you pay 450,000 rupiah. To give you an idea, entering Indonesia's most important national park and seeing the Bromo volcano costs 250.000 It's the fault of Western tourists who pay these prices and think they're doing good to the locals. If you want to give back to locals, avoid chain supermarkets like Alfamaret and Imdomaret and shop at neighborhood stores. Grab a coffee on the street from the lady who runs her little coffee stand, not at a chain coffee shop. Buy fruit at the local market; that's how you support locals. Don't get me wrong, but some 75.000 rupiah per person, including parking, would be fair. I'm not against benefiting local tourism, but prices should be in line with the attraction. I decided not to pay...

   Read more
Page 1 of 7
Previous
Next

Posts

Michael AdhiyatamaMichael Adhiyatama
Untuk sampai kesini tidak perlu tracking yang lama dan berat seperti ke air terjun matanyagu tapi indahnya tidak kalah juga dan patut dikunjungi. Ada dalam kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, tepatnya di Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, air terjun ini merupakan jenis air terjun bertingkat (berundak-undak) yang jatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 90 meter. Untuk akomodasi, belum terdapat penginapan di kawasan Air Terjun Lapopu namun penginapan terdekat berada di Ibukota Sumba Barat Waikabubak atau Sumba Barat Daya di Tambolaka. Akses jalan menuju Lapopu dapat dimulai dari Waikabubak/ Tambolaka dengan menyewa kendaraan dikarenakan belum terdapatnya kendaraan umum untuk mencapai lokasi air terjun ini. Berjarak kurang lebih 30 km dari Waikabubak, lokasinya masih sangat alami dengan akses jalanan yang belum diaspal hingga beberapa meter memasuki kawasan air terjun ini. Bahkan rambu-rambu atau petunjuk jalan menuju kawasan ini pun nyaris tidak ada sama sekali, oleh karena itu disarankan untuk mengajak warga lokal Sumba yang mengerti jalan menuju ke air terjun ini. Setibanya di pintu masuk air terjun, pengunjung dapat melakukan registrasi ke petugas penjaga taman nasional dengan membayar tiket masuk sebesar 5.000 rupiah saja. Meskipun belum terlalu memadai, terdapat fasilitas seperti toilet dan ruang untuk berganti pakaian di kantor pos penjaga taman nasional. Untuk menuju lokasi air terjun pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter di sepanjang pinggiran sungai Lapopu, dengan medan bebatuan yang cenderung menurun. Di tengah perjalanan trekking nantinya pengunjung juga akan melewati sebuah jembatan kayu sederhana yang nampak sedikit rapuh dan hanya boleh dilewati oleh maksimal dua orang sekali penyeberangan. Tak lama setelah itu, pengunjung sudah dapat menyaksikan betapa indahnya pesona Air Terjun Lapopu dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna hijau kebiruan atau biru tosca itu. Pengunjung juga dapat merasakan segarnya aliran air terjun dengan berenang di kolam alami yang terbentuk dari air terjun tersebut. Selain sebagai tempat wisata favorit, ternyata Air Terjun Lapopu ini juga dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat setempat dan berpotensial sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro listrik. Air Terjun Lapopu merupakan destinasi wajib bagi pengunjung yang hendak melakukan perjalanan darat menjelajahi eksotisme Pulau Sumba dari barat ke timur. Waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah pada musim kemarau yakni sekitar Bulan Mei hingga Oktober dengan debit air yang tidak terlalu besar sehingga pas untuk dinikmati.
Your browser does not support the video tag.
RuthRuth
Only a short and easy walk to the waterfall over a bamboo bridge at the end. So beautiful and well worth it. Could even swim up and under the water
elleelle
Truly one of the most beautiful scenes I’ve ever set my eyes on! It was really breathtaking and magical to look at. It was a real privilege to appreciate whilst swimming too. (Just like swimming in any waterfall, one just needs to careful not to kick too hard as there rocks here and there). The local rangers were all really kind. Despite being Christmas Day they were happy to accompany us and even waited patiently as we took time to soak up the scene and swam around. The drive to this waterfall required a 4WD to the park entrance followed by a 10min walk. The walk is mild, not too challenging at all, just need to cross some bamboo bridges that are felt quite sturdy and safe. I hope the park will continue to remain protected and for these spaces to continue to be enjoyed responsibly by locals and tourists alike! Come visit if you can! <3
See more posts
See more posts
hotel
Find your stay

Pet-friendly Hotels in East Nusa Tenggara

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Untuk sampai kesini tidak perlu tracking yang lama dan berat seperti ke air terjun matanyagu tapi indahnya tidak kalah juga dan patut dikunjungi. Ada dalam kawasan Taman Nasional Manupeu Tanah Daru, tepatnya di Desa Lapopu, Kecamatan Wanokaka, Kabupaten Sumba Barat, air terjun ini merupakan jenis air terjun bertingkat (berundak-undak) yang jatuh dari tebing dengan ketinggian sekitar 90 meter. Untuk akomodasi, belum terdapat penginapan di kawasan Air Terjun Lapopu namun penginapan terdekat berada di Ibukota Sumba Barat Waikabubak atau Sumba Barat Daya di Tambolaka. Akses jalan menuju Lapopu dapat dimulai dari Waikabubak/ Tambolaka dengan menyewa kendaraan dikarenakan belum terdapatnya kendaraan umum untuk mencapai lokasi air terjun ini. Berjarak kurang lebih 30 km dari Waikabubak, lokasinya masih sangat alami dengan akses jalanan yang belum diaspal hingga beberapa meter memasuki kawasan air terjun ini. Bahkan rambu-rambu atau petunjuk jalan menuju kawasan ini pun nyaris tidak ada sama sekali, oleh karena itu disarankan untuk mengajak warga lokal Sumba yang mengerti jalan menuju ke air terjun ini. Setibanya di pintu masuk air terjun, pengunjung dapat melakukan registrasi ke petugas penjaga taman nasional dengan membayar tiket masuk sebesar 5.000 rupiah saja. Meskipun belum terlalu memadai, terdapat fasilitas seperti toilet dan ruang untuk berganti pakaian di kantor pos penjaga taman nasional. Untuk menuju lokasi air terjun pengunjung harus berjalan kaki sekitar 500 meter di sepanjang pinggiran sungai Lapopu, dengan medan bebatuan yang cenderung menurun. Di tengah perjalanan trekking nantinya pengunjung juga akan melewati sebuah jembatan kayu sederhana yang nampak sedikit rapuh dan hanya boleh dilewati oleh maksimal dua orang sekali penyeberangan. Tak lama setelah itu, pengunjung sudah dapat menyaksikan betapa indahnya pesona Air Terjun Lapopu dengan airnya yang sangat jernih dan berwarna hijau kebiruan atau biru tosca itu. Pengunjung juga dapat merasakan segarnya aliran air terjun dengan berenang di kolam alami yang terbentuk dari air terjun tersebut. Selain sebagai tempat wisata favorit, ternyata Air Terjun Lapopu ini juga dimanfaatkan sebagai sumber air bagi masyarakat setempat dan berpotensial sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro listrik. Air Terjun Lapopu merupakan destinasi wajib bagi pengunjung yang hendak melakukan perjalanan darat menjelajahi eksotisme Pulau Sumba dari barat ke timur. Waktu terbaik untuk mengunjungi air terjun ini adalah pada musim kemarau yakni sekitar Bulan Mei hingga Oktober dengan debit air yang tidak terlalu besar sehingga pas untuk dinikmati.
Michael Adhiyatama

Michael Adhiyatama

hotel
Find your stay

Affordable Hotels in East Nusa Tenggara

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Only a short and easy walk to the waterfall over a bamboo bridge at the end. So beautiful and well worth it. Could even swim up and under the water
Ruth

Ruth

hotel
Find your stay

The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

hotel
Find your stay

Trending Stays Worth the Hype in East Nusa Tenggara

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Truly one of the most beautiful scenes I’ve ever set my eyes on! It was really breathtaking and magical to look at. It was a real privilege to appreciate whilst swimming too. (Just like swimming in any waterfall, one just needs to careful not to kick too hard as there rocks here and there). The local rangers were all really kind. Despite being Christmas Day they were happy to accompany us and even waited patiently as we took time to soak up the scene and swam around. The drive to this waterfall required a 4WD to the park entrance followed by a 10min walk. The walk is mild, not too challenging at all, just need to cross some bamboo bridges that are felt quite sturdy and safe. I hope the park will continue to remain protected and for these spaces to continue to be enjoyed responsibly by locals and tourists alike! Come visit if you can! <3
elle

elle

See more posts
See more posts