Mangrove area in the north of Tangerang district. Impression of neglect. Many areas and crossings are not maintained and can cause accidents Somewhat crowded on holidays Used by local residents for family trips Blends with the settlements of local residents who open culinary businesses but the impression is not well organized With an entrance fee of 15,000 per person, it seems expensive because the arena has an unkempt impression. Many spots for photos and quite good, this is one of the positive points, in addition to knowledge about plants and also supporting information. It's just that there needs to be immediate improvement and maintenance in the infrastructure...
Read moreSebaiknya jika ingin datang kesini di waktu pagi sekitar jam 6-9 pagi. sore hari jam 15-17.30. Sebab klo siang panasnya luar biasa, apalagi klo bawa anak² kasihan mereka nanti. Untuk joging/jalan santai ini enak sih tempatnya. Toiletnya jg banyak ada dimana², walau sebagian kotor yah spt kurang terawat. Ada jg yg bagian pintunya copot. Ada jg yg tidak ada pintunya. Untuk yg bawa anak² dibawah usia 5 tahun, jaga selalu anak²nya yah, jgn dibiarkan jalan sendirian, sebaiknya dipegangin tangannya, khawatir terjatuh. Krn pagar pembatasnya agak lebar² celahnya. Oya masalah menu makanannya kurang variatif.. Harga sih cenderung standar yaah bagus kok harganya ga ngegetok gitu. Ibu² area pemukiman di dekat...
Read moreTempat nya indah, hanya sayang tidak ada food court di dalam. Food court nya hanya buka pas ada event aja katanya. Sekedar saran saja, mungkin cafe yang sudah tidak beroperasi bisa dijadikan musium tentang aquatik atau kelautan, jadi sasarannya adalah para pelajar yang bisa dijadikan agenda rutin oleh seluruh sekolah disekitar Tangerang sebagai wisata edukasi. Bisa di tambahkan permainan juga seperti flying fox, kolam renang dan kolam tempat budidaya ikan yang bisa di akses oleh pengunjung. Jadi beneran dijadikan wisata edukasi.
Berdayakan juga...
Read more