Alhamdulillaah, akhirnya bisa ajak anak-anak ke Rumah Pintar Juanda Cendekia belajar pengetahuan baru dan profesi-profesi di dunia penerbangan. Berangkat pagi sekitar pukul 09.15 WIB dari desa Suko, Sidoarjo. Sempat terhenti karena ban belakang sepeda motor bocor, alhamdulillaah berhenti tepat di depan tukang tambal ban yang berjarak 2,5 km sebelum Rumah Pintar😅. Alhamdulillah kami lanjut berangkat tapi berhenti sebentar di pinggir jalan untuk foto dulu di perusahaan mesin berat yang sempat terlihat, Forklift DOOSAN Surabaya. Izin dulu kepada Pak Satpam yang baik hati dan tersenyum ramah untuk mempersilahkan Ayahnya mengajak bocil-bocil foto dulu di depan excavator dan buldozer yang rodanya setinggi kakak. Tapi mohon maaf, saya tidak bisa bantu perizinan untuk anak satu kelas buat foto di perusahaan tersebut 😅😆✌️. Lalu kami lanjut menuju Rumah Pintar Juanda Cendekia dan sampai di lokasi sekitar pukul 10.45, seharusnya jika tidak terjadi insiden ban bocor maka bisa sampai lokasi pukul 10.00 WIB. Tarif parkir sepeda motor Rp3rb, tiket masuk Rp15.000 sudah termasuk ke museum penerbangan. Saat kami datang, bus TNI AL sudah datang menunggu para pengunjung. Fasilitas bus ini untuk mengantarkan para pengunjung bersama-sama menuju museum, hanya melayani saat sabtu, ahad, dan libur hari besar, melayani beberapa kloter hanya mulai pukul 08.00 sampai pukul 12.15 (kloter terakhir menuju museum). Sekitar tiap 30 menit bus datang ke Rumah Pintar. Di Rumah Pintar banyak wahana permainan gratis dan berbayar. Semua wahana playground adalah gratis kecuali flying fox Rp15rb, rumah balon Rp10rb, ikan terapi Rp5rb. Tempat kuliner dan jualan mainan juga tersedia. Ada juga satwa-satwa yang cukup menyenangkan buat anak-anak, antara lain burung kakak tua, love bird, kura-kura, burung dara, kelinci, marmut, burung nuri, dll. Musholla juga berada dekat lokasi. Tersedia kamar mandi bersih berbayar Rp2rb. Lalu, tiba-tiba petugas loket mengumumkan bahwa bus akan berangkat, jadi kami buru-buru masuk ke bus setelah sebelumnya bocil-bocil menunggu sambil bermain. Sempat dag dig dug khawatir ditinggal bus, sebab Adit harus pergi ke kamar mandi dulu 😅😆. Busnya cukup nyaman walau terdengar suara glodakan karena pintu bus tidak terkunci dengan baik 😅✌️, jadi anak-anak tetap diawasi ya saat di dalam bus. Oh iya tiket tadi diserahkan ke sopir bus yang bertugas. Hanya sebentar kok perjalanan naik busnya, dengan suasana jalanan yang cukup rindang. Sesampai lokasi museum penerbangan, kami disambut cuaca yang cukup hot 🥵, saran bawa air minum yg banyak dari rumah agar lebih irit. Kami tidak segera masuk museum tapi coba foto sebentar di pesawat terbang yang diparkir di depan museum, anak-anak boleh naik pesawat latih TNI AL dan helikopter TNI AL yang ada di situ. Tapi jangan lama-lama, bagi pengunjung yg baru pertama kali datang di tempat tersebut wajib mendengar arahan dari pemandu terlebih dulu untuk tahu wahana apa saja yang bisa dinikmati, kalau sudah pernah ke situ, bisa bebas kok. Tapi perlu dicatat, saya sarankan maksimal 12.15 sudah ready di lobby museum untuk diantar bus balik ke Rumah Pintar. Saat mau ke pesawat Boeing 737-400, tidak perlu beli tiket lagi, langsung masuk saja ketika sudah dipersilakan. Seru juga ketika kami melihat koleksi perlengkapan penerbangan, miniatur pesawat dan helikopter, serta bioskop mini yang ada di museum. Bioskop mini memutarkan film-film tentang sejarah Bandara Juanda, berbagai jenis pesawat dan helikopter, formasi penerbangan, dan kegiatan atraksi militer TNI. Lalu kami naik menuju ke ruangan Air Traffic Controller/ATC (bekas) yang berada di menara lantai 5, lewat tangga, tidak tersedia lift dan kamar mandi saat di menara tersebut 😅 . Ruangan museum dan ATC cukup dingin karena ada AC. Sesampai di lantai 5, bisa lega melihat pesawat yang tampak dari kejauhan, baik yang sedang take off maupun landing, sebenarnya di lantai dasar juga bisa sih, tapi lebih asik lihat di ruangan ATC ini. Setelah itu, kami segera turun karena kami sudah cukup lama di museum dan bus penjemputan...
Read moreAkhir pekan ini kami sekeluarga mencoba mengunjungi lokasi wisata yang tidak terlalu jauh dari rumah. Atas dasar penasaran kamipun memilih berkunjung ke Rumah Pintar Juanda dan untuk selanjutnya bisa melanjutkan ke Naval Aviation Museum atau museum penerbangan. Sampailah kami di destinasi pertama yaitu Rumah Pintar Juanda. Lokasi ini merupakan area wisata yang menawarkan edukasi sekaligus sarana bermain. Lokasinya terletak tidak jauh dari pintu gerbang menuju Bandara Juanda. Di dalam area wisata ini terdapat area bermain anak, baik yang gratis ataupun berbayar. Mulai dari perosotan, jungkat-jungkit, ayunan, rumah balon, flying fox, area berfoto dengan satwa seperti kelinci, burung nuri, serta kura-kura. Tempatnya asri karena banyak pepohonan, terdapat beberapa pos peristirahatan untuk pengunjung. Terdapat jajanan di sekitar lokasi wisata dengan harga yang murah meriah dan enak. Untuk masuk ke wisata rumah pintar ini dikenakan biaya Rp. 5000 per orang. Namun jika Anda berminat melanjutkan perjalanan ke museum penerbangan, Anda perlu membeli tiket lagi dengan tarif yang sama, yaitu Rp.5000. Setelah dari Rumah Pintar kami ingin melanjutkan ke museum penerbangan, namun karena animo pengunjung cukup besar, kami sampai berdesakan untuk bisa naik shuttle bus menuju museum penerbangan.
Wisata rumah pintar ini memang cocok sebagai lokasi berlibur sekaligus belajar dan sarana observasi alam sekitar untuk anak-anak khususnya. Namun ada beberapa hal yang perlu jadi catatan bersama, baik pengurus wisata ataupun pengunjung, seperti kurang disiplinnya pengunjung dalam membuang sampah pada tempatnya. Sampah sering terlihat di beberapa sudut lokasi wisata, dan tidak terlihat petugas yang membersihkan. Petugas di lokasi wisata sepertinya kurang dan perlu penambahan, khususnya saat hari libur dan weekend dan banyak pengunjung.
Nah itulah ulasan yang bisa kami tuliskan, semoga...
Read moreRumah Pintar Juanda merupakan wisata yang worth-it untuk menghabiskan berlibur di akhir pekan bersama keluarga. Terletak di jalan Juanda, tepat di pinggir jalan. Parkir cukup 3k/motor (mobil juga disediakan area parkir) dan tiket masuk 5k/orang. Di dalam terdapat area bermain anak, mulai dari prosotan, jungkat-jungkit, ayunan, rumah balon, dan disediakan juga hewan2 dimana kita bisa memberi makan kelinci, burung nuri, serta kura2 dengan membeli makanan hewan seharga 5k/bungkus. Terdapat juga gazebo untuk istirahat dan duduk2 santai dan banyak warung makanan dengan harga yang masih ramah di kantong.
Sekarang ada juga flying fox dengan tiket seharga 10k dan juga ada juga terapi ikan.
Kita juga bisa memilih tiket terusan seharga 15k/orang dengan mengunjungi musium Penerbangan. Dari Rumah Pintar kita akan naik bus TNI AL menuju musium AU. Cukup 5 menit perjalanan, di dalam bus akan dijelaskan apa saja yang boleh kita lakukan di musium nanti, dan kapan kita bisa kembali dari musium ke Rumah Pintar. Bus akan pulang-pergi menjemput penumpang di Rumah Pintar. Di musium, kita bisa melihat2 miniatur pesawat2 perang dan terdapat juga bioskop. Terakhir, kita bisa masuk awak pesawat Boing yang sudah tidak terpakai lagi, dengan membayar 5k/org. Dan satu tiket bisa ditukarkan dg minuman dingin, ini khusus tiket anak2 ya. Kita akan masuk ke area bandara lama. Disana, selain bisa masuk awak pesawat, kita juga bisa melihat pesawat2 take off di lapangan bandara. Untuk kembali ke Rumah Pintar, kita bisa menunggu bus datang mengantarkan penumpang lain. Jadi, bebas mau selama apa di musium nantinya. Asal, jangan nunggu musium tutup...
Read more