Hutan Bambu Penglipuran Bangli, Tempat Wisata Instagramable di Bali
Jalan-jalan ke Bali sempatkan untuk mampir ke Hutan Bambu Penglipuran Bangli. Lokasi hutan yang penuh dengan deretan tanaman bambu ini memang berada di wilayah Desa Adat Penglipuran. Desa yang terkenal akan kekentalan budaya adat Bali ini memang sebagian wilayahnya berupa rimbunan hutan bambu.
Hutan bambu yang berada di Desa Penglipuran ini memiliki luas lahan sekitar 75 hektar. Selain sebagai tanaman yang berguna untuk kegiatan masyarakat Desa Penglipuran sehari-hari, pohon-pohon bambu ini ternyata juga penopang dalam kegiatan pariwisata.
Tanaman bambu di desa ini memang sudah dikembangkan dan dipelihara oleh masyarakat desa sejak turun temurun. Pantaslah jika hutan bambu di areal ini sangat rimbun sehingga memberikan rasa rindang dan sejuk.
Sejak awal Pemerintah Kabupaten Bangli mengembangkan Desa Adat Penglipuran sebagai desa wisata, Hutan Bambu Penglipuran Bangli juga mendapat tempat spesial. Terbukti dengan dibangunnya jalan yang memecah hutan sebagai akses jalan menuju desa tetangga. Jalan yang sudah diaspal mulus juga menjadikan kenyamanan bagi wisatawan yang datang.
Pengunjung yang datang kebanyakan ingin mengambil foto terbaik mereka ketika di sana. Jalan yang memecah kerimbunan hutan laksana jalan panjang yang sangat indah bak lukisan.
Karena memang diperuntukkan untuk kegiatan pariwisata, jalan yang dipenuhi oleh daun bambu kering ini sering dibersihkan sehingga tidak mengganggu wisatawan yang datang berkunjung. Berada di bawah tanaman bambu ini terasa segar disertai angin yang berhembus sepoi-sepoi.
Jalan yang berada di tengah hutan bambu ini merupakan jalan penghubung Desa Penglipuran dengan desa tetangga, maka adakalanya motor atau mobil juga berlalu lalang. Namun tak begitu banyak kendaraan yang melewati jalan ini sehingga tidak begitu mengganggu konsentrasi pengunjung untuk mendapatkan keindahan alami Hutan Bambu Penglipuran.
Pohon-pohon bambu ini memiliki nilai sakral bagi masyarakat Penglipuran karena merupakan peninggalan turun temurun dari nenek moyang. Tak boleh seorangpun secara sembarangan menebang pohon bambu di sini. Bahkan ada hari-hari tertentu saja, masyarakat boleh menebang pohon. Itupun harus tebang pilih dan tidak boleh sembarangan.
Masyarakat Bali sangat memegang teguh landasan Tri Hitakarana. Landasan ini mengajarkan untuk menjaga keharmonisan hubungan manusia dengan sesama, dengan lingkungan alam serta dengan Sang Maha Pencipta. Oleh karenanya peraturan mengenai perlindungan terhadap pohon bambu di sini sangat ketat. Selain menjaga kelestarian alam juga merupakan bentuk bakti dan hormat kepada ajaran yang mereka pegang teguh.
Lokasi Hutan Bambu Penglipuran Bangli
Desa Adat Penglipuran berada di wilayah Kelurahan Kubu, Kecamatan Bangli, Kabupaten Bangli. Sedangkan lokasi Hutan Bambu Penglipuran berada tepat di bagian paling atas dari wilayah Desa Adat Penglipuran. Tepat di depan pura, tengoklah sedikit ke arah selatan dan timur maka ada penunjuk lokasi bertuliskan “Bamboo Forest 50 m”.
Rute Menuju Hutan Bambu Penglipuran Bangli
Jika Anda berangkat dari Denpasar dapat ditempuh dalam jarak 50 kilometer atau sekitar 1 jam perjalanan. Harga tiket masuknya beragam mulai dari Rp 15.000/orang dewasa wisatawan domestik, Rp 10.000/anak-anak wisatawan domestik, Rp 30.000/orang dewasa wisatawan asing, Rp 25.000/anak-anak wisatawan asing serta parkir kendaraan...
Read moreVisiting the Bamboo Forest at Penglipuran Village was an unforgettable experience. The moment you step into the forest, you're surrounded by towering bamboo trees that sway gently with the breeze, creating a peaceful, almost magical atmosphere. The ambience is incredibly serene—cool, quiet, and soothing to the senses. It's the kind of place that invites you to slow down, breathe deeply, and just take in the natural beauty all around you.
What I loved most was the sense of calm and harmony. The way the sunlight filters through the tall bamboo shoots creates a soft, dappled light that adds to the forest's dreamlike feel. It's perfect for a leisurely walk, quiet reflection, or even a photo session—every corner is picturesque.
I genuinely didn’t want to leave, and I already can’t wait to go back. If you're visiting Bali and want to experience a place that feels truly special and untouched, the Bamboo Forest at Penglipuran is a must-see. Highly...
Read moreThe place is beautiful and the food is delicious, so no complaints about that. I just give 1 star to pay attention to the pricing policy. I was having lunch with local Indonesian friend and when we asked for a bill we were charged around 130k instead of 90k. We asked, why the price is higher than the price on the menu? The waitress responded, that the price is different for foreigners. So it seems she charged my local friend more only because my friend was together with me and did not even apologise. After some discussion my friend got 10k refund but 6k were still missing. Also how can we know that the waitress is not stealing money from the restaurant? It's not a big amount, but I think she should inform that the prices are different for foreigners, and she shouldn't charge local people more. She knew that my friend is local, so it cannot...
Read more