Gunung Sumbing merupakan salah satu gunung tertinggi di Jawa Tengah, dengan ketinggian 3.371 mdpl. Gunung ini memiliki empat jalur pendakian, yaitu:
• Jalur pendakian via Garung • Jalur pendakian via Gajah Mungkur • Jalur pendakian via Batusari • Jalur pendakian via Cepit Parakan
Dari keempat jalur tersebut, jalur pendakian via Garung adalah jalur pendakian paling populer. Jalur ini memiliki medan yang cukup menantang, dengan panjang lintasan sekitar 10 km.
Berikut adalah cerita trek pendakian Gunung Sumbing via Garung:
Pagi hari
• Kami berangkat dari Bandung sekitar pukul 11.00 WIB. Perjalanan menuju Desa Garung, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, memakan waktu sekitar 10 jam. Setelah istirahat, esok nya kami langsung menuju basecamp pendakian yang berjarak sekitar 500 meter dari gerbang desa. • Setelah registrasi, kami mulai mendaki sekitar pukul 06.00 WIB. Trek awal pendakian berupa jalan setapak yang cukup lebar dan landai. Kami berjalan menyusuri perkebunan teh dan ladang penduduk.
Siang hari
• Setelah berjalan sekitar 2 jam, kami tiba di pos 1. Pos ini berada di ketinggian 1.750 mdpl. Kami beristirahat sejenak di pos ini untuk makan siang dan mengisi ulang air minum. • Setelah beristirahat, kami melanjutkan pendakian. Trek selanjutnya mulai menanjak dan berkelok-kelok. Kami melewati hutan pinus yang lebat. • Sekitar pukul 12.00 WIB, kami tiba di pos 2. Pos ini berada di ketinggian 2.000 mdpl. Kami kembali beristirahat sejenak di pos ini.
Sore hari
• Setelah beristirahat, kami melanjutkan pendakian. Trek selanjutnya semakin menanjak dan terjal. Kami melewati tebing-tebing yang curam. • Sekitar pukul 16.00 WIB, kami tiba di pos 3. Pos ini berada di ketinggian 2.500 mdpl. Kami bermalam di pos ini.
Malam hari
• Setelah mendirikan tenda, kami memasak makan malam. Setelah makan malam, kami bersantai dan mengobrol di sekitar tenda.
Pagi hari
• Pagi hari, kami bangun sekitar pukul 03.00 WIB. Kami sarapan dan bersiap-siap untuk melanjutkan pendakian. • Setelah sarapan, kami memulai pendakian sekitar pukul 04.00 WIB. Trek selanjutnya berupa tanah berbatu yang terjal. Kami harus berhati-hati saat mendaki. • Sekitar pukul 07.00 WIB, kami tiba di puncak Gunung Sumbing. Kami disambut dengan pemandangan yang menakjubkan. Kami berfoto-foto dan menikmati keindahan pemandangan dari puncak. • Setelah puas menikmati pemandangan dari puncak, kami mulai turun. Kami tiba di basecamp sekitar pukul 12.00 WIB.
Garung terletak di Desa Garung, Kecamatan Garung, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Basecamp ini berjarak sekitar 1 jam perjalanan dari Kota Magelang.
Ada beberapa cara untuk mencapai Basecamp Garung:
Dengan kendaraan pribadi
• Jika Anda membawa kendaraan pribadi, Anda dapat berkendara langsung menuju Desa Garung. Jarak tempuh dari Kota Bandung sktr 10 jam lwt jalur selatan.
Dengan kendaraan umum
• Jika Anda tidak membawa kendaraan pribadi, Anda dapat menggunakan kendaraan umum untuk menuju Desa Garung. • Dari Kota Magelang, Anda dapat naik bus jurusan Magelang-Wonosobo. Turunlah di Terminal Wonosobo. Dari Terminal Wonosobo, Anda dapat naik angkutan umum jurusan Wonosobo-Garung. Turunlah di Desa Garung. • Jarak tempuh dari Terminal Wonosobo ke Desa Garung adalah sekitar 30 menit.
Dengan jasa travel
• Anda juga dapat menggunakan jasa travel untuk menuju Desa Garung. Dari Kota Magelang, terdapat beberapa jasa travel yang melayani.
Kesimpulan
Pendakian Gunung Sumbing via Garung merupakan pendakian yang cukup menantang. Treknya cukup terjal dan berkelok-kelok. Namun, keindahan pemandangan dari puncaknya akan menjadi imbalan yang sepadan.
Berikut adalah beberapa tips untuk mendaki Gunung Sumbing via Garung:
• Persiapkan fisik dan mental yang prima. • Bawalah perlengkapan yang cukup, seperti tenda, sleeping bag, matras, perlengkapan memasak, dan obat-obatan. • Ikuti jalur pendakian yang sudah ada. • Berhati-hatilah saat melewati tebing-tebing yang curam. • Jika tidak berpengalaman, sebaiknya mendaki bersama pemandu.
Semoga cerita ini dapat membantu Anda yang berencana untuk mendaki Gunung...
Read moreSecond highest peak in Central Java! It was AMAZING. An unassuming hike with great views. This mountain seems to be visited mostly by local Indonesians (vs. its more famous neighbour Merbabu). It had its own character and being so high up you're above the clouds and it's magical.
HIKE: We did a 'one-way' hike up from Mangli and down to Garung on the other side. The ascent can be intense but it's definitely doable, probably moderate difficulty for the ascent. We camped at Pos 3 overnight and even from here you'd be able to get incredible views of the valley below and the sunrise when it comes. The last 300m stretch up to the summit from Pos 4 may be a bit steep, but it's worth it. We realised most locals would leave their tents and most equipment at the campsite and do the summit with just a small bag, probably a smart move. We, however, did it with our heavy bags as we wanted to traverse the ridge to get to the other side. Going along the ridge/crater was definitely a challenge, highly technical. We were probably the only ones that attempted it that day. Going down to Garung was a lot less pleasant as the path was very 'slippery' and dusty. Bring trekking poles for this path if you want to save your knees....
Read moreSedikit bercerita. Lebaran kemaren, atau lebih tepatnya Juli 2017 main ke gunung sumbing. Simaksi 10k (sekali naik, bukan harian)
Sekilas ttg BC Banaran. Asli orang BC.nya ramah, dateng dapet teh hangat, mau pulang jg teh hangat. Coba sekalian kasih angpau. Ajib tjoy👍🏻
Kmaren naik ber 7 [3cewe (2 gendut, termasuk sy), 4 cowo.] Dr BC kita ngojek ke pos 0, 20rb. Emang lumayan jauh, jalan ya kerasa 😭🙈(±1,5 jam "katanya") Start dr pos 0 jm 12 siang, tracknya lngsung dihajar anak tangga. Di tengah pos 0 ke pos 1 ada warung yg disitu es tehnya 7rb, gorengan 2rb, n ada toilet jg bisa buat poop. Oiya ada mbako jg. Yg suka "tingwe". Masih dengan track anak tangga, abis berhenti lama kita lanjut ke pos 1. Di pos 1 ini dlu ktanya ada sumber air, cuma skarang ud mati. Pos 1 ke pos 2 jg tangga terus. Pos 2 ke 3 jg tangga. Hmm. Jamnya ndak ngitung, maaf. Yg jelas nyampe pos 3 itu mau maghrib. Akhirnya kita istirahat dlu nge-mie cantik 🙈😅. Dingin, dn bnyak jg yg camp di sini. Tp kita abis maghrib. Lanjut ke pos 4. Masih sama dg track anak tangga, dan jalan yg emang siput banget. (Hawa bus dan "mendem" antimo masih kerasa) Pas mau nyampe pos 4 kita disuguhi batu besar, yg td sore baru ku posting di ig (cek @wahyuphe ) batu yg kita harus manjat dikit, tp sudah ad rantai n webbingnya. Naik situ, deket n nyampe pos 4 ±jm 8 malem. Pagi di pos watu ondho (pos 4) luar biasa 2M tampak menggoda. Sayangnya gk dpet sunrise krna masih ngantuk n tidur lagi. Hehehe. Oiya di pos 4 ad sumber mata air. Ad plakatnya jg. Start muncak jm 9 pagi. Gk seberapa nanjak n ud bukan anak tangga lg. Cuma kita mlipir di punggungan. Jm 1 nyampe di segara banjaran. Trus naik ke kawah, n naik melipir tebing ke puncak rajawali. Sayangnya aku ndak naik. Krna smua airnya ud pada hbis (ad yg gk bawa ir pas itu😭, kecolongan akunya, kalo tw dr awal ud ku marahi. Hm. Hawa emak-emak) tinggal air di botol kecilku aja. Jd aku gk naik biar ad sisa air pas turun (asli ini terpaksa, tp ya gpp. Besok ksana lg 🤘🏻) Jm 2 temen2 turun dr puncak n nyampe kawah. Istirahat bentar n turun lg ke pos 4. Sekitar jm 4 beberapa ud nyampe di pos 4, aslinya ud mw turun. Tp ada temen yg blm nyampe 2 orang. (Yg 1 kakinya sakit ini cewe , jd satunya back up di belakang.). Akhirnya nyampe, masak n memutuskan camp lagi. Gamau maksa, kasihan yg kakinya sakit. 🙈 Nambah sehari deh. Paginya jm 8 otw turun, masih dengan kasus kaki temen yg sakit, jd pelan2 dianya. Aku yg kebelet 💩 jd ngebut ke pos yg warung itu. Jm 11 ud nyampe. Tunggu temen n jm stgah 2.an dy bru nyampe pos warung ini. Jm 2 kita turun. Gk smpe stengah jm ud di pos 0...
Read more