HTML SitemapExplore

Mount Sundoro — Local services in Central Java

Name
Mount Sundoro
Description
Mount Sindoro, Mount Sindara or Mount Sundoro is an active stratovolcano in Central Java, Indonesia. Parasitic craters and cones are found in the northwest-southern flanks; the largest is called Kembang. A small lava dome occupies the volcano's summit. Historical eruptions have been mostly mild to moderate.
Nearby attractions
Nearby restaurants
Nearby local services
Nearby hotels
Related posts
Keywords
Mount Sundoro tourism.Mount Sundoro hotels.Mount Sundoro bed and breakfast. flights to Mount Sundoro.Mount Sundoro attractions.Mount Sundoro restaurants.Mount Sundoro local services.Mount Sundoro travel.Mount Sundoro travel guide.Mount Sundoro travel blog.Mount Sundoro pictures.Mount Sundoro photos.Mount Sundoro travel tips.Mount Sundoro maps.Mount Sundoro things to do.
Mount Sundoro things to do, attractions, restaurants, events info and trip planning
Mount Sundoro
IndonesiaCentral JavaMount Sundoro

Basic Info

Mount Sundoro

Area Gn., Damarkasiyan, Kertek, Wonosobo Regency, Central Java, Indonesia
4.6(870)
Save
spot

Ratings & Description

Info

Mount Sindoro, Mount Sindara or Mount Sundoro is an active stratovolcano in Central Java, Indonesia. Parasitic craters and cones are found in the northwest-southern flanks; the largest is called Kembang. A small lava dome occupies the volcano's summit. Historical eruptions have been mostly mild to moderate.

Outdoor
Adventure
Family friendly
attractions: , restaurants: , local businesses:
logoLearn more insights from Wanderboat AI.

Plan your stay

hotel
Pet-friendly Hotels in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Affordable Hotels in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Trending Stays Worth the Hype in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Reviews

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Wanderboat LogoWanderboat

Your everyday Al companion for getaway ideas

CompanyAbout Us
InformationAI Trip PlannerSitemap
SocialXInstagramTiktokLinkedin
LegalTerms of ServicePrivacy Policy

Get the app

© 2025 Wanderboat. All rights reserved.

Reviews of Mount Sundoro

4.6
(870)
avatar
5.0
6y

Gunung Sindoro, biasa disebut Sindara, atau juga Sundoro (Ketinggian puncak 3.150 mdpl) (bahasa Jawa, translit. Gunung Sindara) merupakan sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Gunung Sindoro terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing.Gunung sindara dapat terlihat jelas dari puncak sikunir dieng

Kawah yang disertai jurang dapat ditemukan di sisi barat laut ke selatan gunung, dan yang terbesar disebut Kembang. Sebuah kubah lava kecil menempati puncak gunung berapi. Sejarah letusan Gunung Sindara yang telah terjadi sebagian besar berjenis ringan sampai sedang (letusan freatik). Hutan di kawasan Gunung Sundoro mempunyai bertipe hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Gunung Sindoro adalah sumber inspirasi dari nama Kereta api Argo Sindoro, kereta api eksekutif argo yang melayani Semarang Tawang-Gambir.

Sejarah mengenai letusan yang terjadi di Gunung Sindoro tidak banyak diketahui, namun letusan baru mulai tercatat sejak Abad ke-19. Berikut ini adalah daftar letusan maupun peningatan aktivitas vulkanik Gunung Sindoro yang terjadi sejak Abad ke-19 Masehi :

1806? : Letusan di puncak gunung. Masih diragukan kebenarannya.1818 : Terjadi letusan abu yang menyebar hingga Pantai Pekalongan. Bulan tidak diketahui.1882 : Terjadi letusan abu di Gunung Kembang. Abunya jatuh hingga di Kebumen. Antara 1-7 April kemungkinan terjadi leleran lava di lereng barat laut.1883? : Peningkatan aktivitas vulkanik. Kemungkinkan terjadi letusan pada bulan Agustus.1887 : 13-14 November. Terdengar suara ledakan.1902 : 1-25 Mei. Kegiatannya terbatas pada bualan lumpur dan lontaran batu pijar yang jatuh kembali di lubang letusan.1903 : 16-21 Oktober. Letusan di rekahan kali Prupuk di atas Gunung Kembang, di antara ketinggian 2850-2980 meter (letusan samping). Hujan abu sampai di Kejajar dan Garung.1906 : 22 September-20 Desember. Letusan di rekahan S1 dan terbentuknya K5 di selatan dataran pasir Z1. Pada 25 September, terjadi hujan abu di Kledung. Tanaman banyak yang rusak, rumah penduduk terbakar.1908 : 10 Februari. Peningkatan aktivitas vulkanik. Terdengar suara gemuruh.1910 : Januari. Peningkatan aktivitas vulkanik. Di Temanggung kadang-kadang terdengar suara gemuruh.1970 : Setelah beristirahat selama kurang lebih 60 tahun, terdapat lagi kenaikan aktivitas vulkanik tanpa menghasilkan suatu letusan. Adapun urutannya adalah sebagai berikut :21 Oktober kira-kira pukul 05.30 dan pada 28 Oktober kira-kira pukul 06.30, terasa bumi bergetar di Kampung Sigedang di lereng barat laut, kurang lebih 4,5 km jauhnya dari puncak.29 Oktober. Mulai tampak asap putih tipis mengepul dari lubang letusan lama.1 November. Kira-kira pukul 06.00, tampak asap putih tipis lurus mengepul ke atas.2 November. Pada pagi hari kira-kira pukul 06.00 Tampak asapnya menebal. Antara pukul 09.00 hingga 14.00 terdengar suara blazer.Di malam hari tampak asap berwarna merah di atas Gunung Sindoro, kemudian di siang hari asap putihnya menipis kembali.

Hamidi dan Hadian (Juni 1973), telah melakukan pendakian puncak, demikian pula Reksowirogo, tetapi tidak tampak bekas peningkatan aktivitas vulkanik tersebut.

2011 : November 2011 - 30 Maret 2012. Terjadi semburan asap solfatara di beberapa tempat pada dinding dan dasar kawah utama. Aktivitas kegempaan juga mengalami peningkatan sejak bulan November 2011.

Dari sejarah dan endapan hasil letusannya, diperkirakan letusan tipe strombolian mendominasi karakter letusan Gunung Sindoro.

PVMBG (Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi) meningkatkan status Gunung Sindoro dari Aktif Normal (Level I) menjadi Waspada (Level II), terhitung mulai 5 Desember 2011 pukul 20.00 WIB. Peningkatan aktivitas Gunung Sindoro teramati dengan meningkatnya aktivitas kegempaan dan visual, terutama Gempa Vulkanik Dalam dan Vulkanik Dangkal. Gempa Vulkanik Dalam dan Gempa Vulkanik Dangkal mulai meningkat bulan November 2011, dan cenderung mengalami peningkatan hingga...

   Read more
avatar
5.0
6y

Gunung Sindoro, biasa disebut Sindara, atau juga Sundoro (Ketinggian puncak 3.150 mdpl) (bahasa Jawa: ꦒꦸꦤꦸꦁ​ꦱꦶꦤ꧀ꦢꦫ, translit. Gunung Sindara) merupakan sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Gunung Sindoro terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing.Gunung sindara dapat terlihat jelas dari puncak sikunir dieng

Kawah yang disertai jurang dapat ditemukan di sisi barat laut ke selatan gunung, dan yang terbesar disebut Kembang. Sebuah kubah lava kecil menempati puncak gunung berapi. Sejarah letusan Gunung Sindara yang telah terjadi sebagian besar berjenis ringan sampai sedang (letusan freatik).

Hutan di kawasan Gunung Sundoro mempunyai bertipe hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Sejarah Letusan Gunung Sindara dan Gunung Sumbing pada tahun 2016

Sejarah mengenai letusan yang terjadi di Gunung Sindoro tidak banyak diketahui, namun letusan baru mulai tercatat sejak Abad ke-19. Berikut ini adalah daftar letusan maupun peningatan aktivitas vulkanik Gunung Sindoro yang terjadi sejak Abad ke-19 Masehi :

1806? : Letusan di puncak gunung. Masih diragukan kebenarannya. 1818 : Terjadi letusan abu yang menyebar hingga Pantai Pekalongan. Bulan tidak diketahui. 1882 : Terjadi letusan abu di Gunung Kembang. Abunya jatuh hingga di Kebumen. Antara 1-7 April kemungkinan terjadi leleran lava di lereng barat laut. 1883? : Peningkatan aktivitas vulkanik. Kemungkinkan terjadi letusan pada bulan Agustus. 1887 : 13-14 November. Terdengar suara ledakan. 1902 : 1-25 Mei. Kegiatannya terbatas pada bualan lumpur dan lontaran batu pijar yang jatuh kembali di lubang letusan. 1903 : 16-21 Oktober. Letusan di rekahan kali Prupuk di atas Gunung Kembang, di antara ketinggian 2850-2980 meter (letusan samping). Hujan abu sampai di Kejajar dan Garung. 1906 : 22 September-20 Desember. Letusan di rekahan S1 dan terbentuknya K5 di selatan dataran pasir Z1. Pada 25 September, terjadi hujan abu di Kledung. Tanaman banyak yang rusak, rumah penduduk terbakar. 1908 : 10 Februari. Peningkatan aktivitas vulkanik. Terdengar suara gemuruh. 1910 : Januari. Peningkatan aktivitas vulkanik. Di Temanggung kadang-kadang terdengar suara gemuruh. 1970 : Setelah beristirahat selama kurang lebih 60 tahun, terdapat lagi kenaikan aktivitas vulkanik tanpa menghasilkan suatu letusan. Adapun urutannya adalah sebagai berikut :

21 Oktober kira-kira pukul 05.30 dan pada 28 Oktober kira-kira pukul 06.30, terasa bumi bergetar di Kampung Sigedang di lereng barat laut, kurang lebih 4,5 km jauhnya dari puncak. 29 Oktober. Mulai tampak asap putih tipis mengepul dari lubang letusan lama. 1 November. Kira-kira pukul 06.00, tampak asap putih tipis lurus mengepul ke atas. 2 November. Pada pagi hari kira-kira pukul 06.00 Tampak asapnya menebal. Antara pukul 09.00 hingga 14.00 terdengar suara blazer.

Di malam hari tampak asap berwarna merah di atas Gunung Sindoro, kemudian di siang hari asap putihnya menipis kembali.

Hamidi dan Hadian (Juni 1973), telah melakukan pendakian puncak, demikian pula Reksowirogo, tetapi tidak tampak bekas peningkatan aktivitas vulkanik tersebut.

2011 : November 2011 - 30 Maret 2012. Terjadi semburan asap solfatara di beberapa tempat pada dinding dan dasar kawah utama. Aktivitas kegempaan juga mengalami peningkatan sejak bulan...

   Read more
avatar
5.0
7y

Gunung Sindoro, biasa disebut Sindara, atau juga Sundoro (Ketinggian puncak 3.150 mdpl) merupakan sebuah gunung volkano aktif yang terletak di Jawa Tengah, Indonesia, dengan Temanggung sebagai kota terdekat. Gunung Sindoro terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing.Gunung sindara dapat terlihat jelas dari puncak sikunir dieng

Kawah yang disertai jurang dapat ditemukan di sisi barat laut ke selatan gunung, dan yang terbesar disebut Kembang. Sebuah kubah lava kecil menempati puncak gunung berapi. Sejarah letusan Gunung Sindara yang telah terjadi sebagian besar berjenis ringan sampai sedang (letusan freatik).

Hutan di kawasan Gunung Sundoro mempunyai bertipe hutan Dipterokarp Bukit, hutan Dipterokarp Atas, hutan Montane, dan Hutan Ericaceous atau hutan gunung.

Sejarah mengenai letusan yang terjadi di Gunung Sindoro tidak banyak diketahui, namun letusan baru mulai tercatat sejak Abad ke-19. Berikut ini adalah daftar letusan maupun peningatan aktivitas vulkanik Gunung Sindoro yang terjadi sejak Abad ke-19 Masehi :

1806? : Letusan di puncak gunung. Masih diragukan kebenarannya. 1818 : Terjadi letusan abu yang menyebar hingga Pantai Pekalongan. Bulan tidak diketahui. 1882 : Terjadi letusan abu di Gunung Kembang. Abunya jatuh hingga di Kebumen. Antara 1-7 April kemungkinan terjadi leleran lava di lereng barat laut. 1883? : Peningkatan aktivitas vulkanik. Kemungkinkan terjadi letusan pada bulan Agustus. 1887 : 13-14 November. Terdengar suara ledakan. 1902 : 1-25 Mei. Kegiatannya terbatas pada bualan lumpur dan lontaran batu pijar yang jatuh kembali di lubang letusan. 1903 : 16-21 Oktober. Letusan di rekahan kali Prupuk di atas Gunung Kembang, di antara ketinggian 2850-2980 meter (letusan samping). Hujan abu sampai di Kejajar dan Garung. 1906 : 22 September-20 Desember. Letusan di rekahan S1 dan terbentuknya K5 di selatan dataran pasir Z1. Pada 25 September, terjadi hujan abu di Kledung. Tanaman banyak yang rusak, rumah penduduk terbakar. 1908 : 10 Februari. Peningkatan aktivitas vulkanik. Terdengar suara gemuruh. 1910 : Januari. Peningkatan aktivitas vulkanik. Di Temanggung kadang-kadang terdengar suara gemuruh. 1970 : Setelah beristirahat selama kurang lebih 60 tahun, terdapat lagi kenaikan aktivitas vulkanik tanpa menghasilkan suatu letusan. Adapun urutannya adalah sebagai berikut :

21 Oktober kira-kira pukul 05.30 dan pada 28 Oktober kira-kira pukul 06.30, terasa bumi bergetar di Kampung Sigedang di lereng barat laut, kurang lebih 4,5 km jauhnya dari puncak. 29 Oktober. Mulai tampak asap putih tipis mengepul dari lubang letusan lama. 1 November. Kira-kira pukul 06.00, tampak asap putih tipis lurus mengepul ke atas. 2 November. Pada pagi hari kira-kira pukul 06.00 Tampak asapnya menebal. Antara pukul 09.00 hingga 14.00 terdengar suara blazer.

Di malam hari tampak asap berwarna merah di atas Gunung Sindoro, kemudian di siang hari asap putihnya menipis kembali.

Hamidi dan Hadian (Juni 1973), telah melakukan pendakian puncak, demikian pula Reksowirogo, tetapi tidak tampak bekas peningkatan aktivitas vulkanik tersebut.

2011 : November 2011 - 30 Maret 2012. Terjadi semburan asap solfatara di beberapa tempat pada dinding dan dasar kawah utama. Aktivitas kegempaan juga mengalami peningkatan sejak bulan...

   Read more
Page 1 of 7
Previous
Next

Posts

Deepika VDeepika V
Sindoro is the second highest peak in wanasobo and third highest in central jawa. The peak is at 3136 mtrs above sea level and the view from anywhere on the trial is magnificent with the view of gunung sumbing. Especially in the early mornings as you go up, you see a bed of clouds which are damn amazing, I was lucky to see the milky way galaxy too from the camping sight. The tail to the peak is challenging with steppy rocks, so be well prepared before you start the trip and this is not for beginners so prepare yourself well before visiting here. You can take ojek from the resting area till the pos 2 which saves most of your energy and it's damn thrilling costing only 45k. And from the base camp sight which is mostly after pos 3 till pos 4 is a tough trail and then from pos 4 which is at around 2600 plus mtrs till the puncak is more difficult. But still the view from every corner of the trail is worth every difficulty taken. ❤️
Your browser does not support the video tag.
faisar_ azisfaisar_ azis
24-4-2024 Bertarung dengan badai di Sunrise Camp dari jam 5-7 pagi. Mencapai puncak di Latar Ombo Gunung Sindoro 3153 mdpl jam 10 siang. Alhamdulillah
Yhuli PriyatinYhuli Priyatin
I'm hiking Sindoro Mountain, Temanggung, with my friends in December 2017. The peak of Sindoro was in December because we wanted to celebrate the end of 2017. The Sindoro Wind was quite strong so we had difficulty building tents. The most ridiculous experience was when we were sleeping in a tent. There is a pig sniffing at our tent. Then there was someone who shouted that his tent was damaged by a pig. Ha ha. I was very scared at that time but stayed in the tent for fear of pigs. But the sindoro mountain is very beautiful. The view from Sindoro Mountain is Sumbing Mountain and the ocean of clouds is very beautiful. We are like on a cloud. Ufortunately I did not get to the highest peak of Mount Sindoro. Because at that time I was menstruating. According to local customs if a woman is menstruating it is not allowed to reach the highest peak because there will be danger. I obey their orders to be safe on Mount Sindoro.
See more posts
See more posts
hotel
Find your stay

Pet-friendly Hotels in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Sindoro is the second highest peak in wanasobo and third highest in central jawa. The peak is at 3136 mtrs above sea level and the view from anywhere on the trial is magnificent with the view of gunung sumbing. Especially in the early mornings as you go up, you see a bed of clouds which are damn amazing, I was lucky to see the milky way galaxy too from the camping sight. The tail to the peak is challenging with steppy rocks, so be well prepared before you start the trip and this is not for beginners so prepare yourself well before visiting here. You can take ojek from the resting area till the pos 2 which saves most of your energy and it's damn thrilling costing only 45k. And from the base camp sight which is mostly after pos 3 till pos 4 is a tough trail and then from pos 4 which is at around 2600 plus mtrs till the puncak is more difficult. But still the view from every corner of the trail is worth every difficulty taken. ❤️
Deepika V

Deepika V

hotel
Find your stay

Affordable Hotels in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
24-4-2024 Bertarung dengan badai di Sunrise Camp dari jam 5-7 pagi. Mencapai puncak di Latar Ombo Gunung Sindoro 3153 mdpl jam 10 siang. Alhamdulillah
faisar_ azis

faisar_ azis

hotel
Find your stay

The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

hotel
Find your stay

Trending Stays Worth the Hype in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

I'm hiking Sindoro Mountain, Temanggung, with my friends in December 2017. The peak of Sindoro was in December because we wanted to celebrate the end of 2017. The Sindoro Wind was quite strong so we had difficulty building tents. The most ridiculous experience was when we were sleeping in a tent. There is a pig sniffing at our tent. Then there was someone who shouted that his tent was damaged by a pig. Ha ha. I was very scared at that time but stayed in the tent for fear of pigs. But the sindoro mountain is very beautiful. The view from Sindoro Mountain is Sumbing Mountain and the ocean of clouds is very beautiful. We are like on a cloud. Ufortunately I did not get to the highest peak of Mount Sindoro. Because at that time I was menstruating. According to local customs if a woman is menstruating it is not allowed to reach the highest peak because there will be danger. I obey their orders to be safe on Mount Sindoro.
Yhuli Priyatin

Yhuli Priyatin

See more posts
See more posts