HTML SitemapExplore

Waduk Cacaban — Local services in Central Java

Name
Waduk Cacaban
Description
Nearby attractions
Nearby restaurants
Nearby local services
Nearby hotels
Related posts
Keywords
Waduk Cacaban tourism.Waduk Cacaban hotels.Waduk Cacaban bed and breakfast. flights to Waduk Cacaban.Waduk Cacaban attractions.Waduk Cacaban restaurants.Waduk Cacaban local services.Waduk Cacaban travel.Waduk Cacaban travel guide.Waduk Cacaban travel blog.Waduk Cacaban pictures.Waduk Cacaban photos.Waduk Cacaban travel tips.Waduk Cacaban maps.Waduk Cacaban things to do.
Waduk Cacaban things to do, attractions, restaurants, events info and trip planning
Waduk Cacaban
IndonesiaCentral JavaWaduk Cacaban

Basic Info

Waduk Cacaban

Tegal Regency, Central Java, Indonesia
4.4(362)
Save
spot

Ratings & Description

Info

Outdoor
Relaxation
Scenic
Family friendly
Pet friendly
attractions: , restaurants: , local businesses:
logoLearn more insights from Wanderboat AI.

Plan your stay

hotel
Pet-friendly Hotels in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Affordable Hotels in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Trending Stays Worth the Hype in Central Java
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Reviews

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Wanderboat LogoWanderboat

Your everyday Al companion for getaway ideas

CompanyAbout Us
InformationAI Trip PlannerSitemap
SocialXInstagramTiktokLinkedin
LegalTerms of ServicePrivacy Policy

Get the app

© 2025 Wanderboat. All rights reserved.

Posts

Raymond ValiantRaymond Valiant
Cacaban Dam was constructed on the tributary of the Curugagung and Layak River in the Tegal Regency. The dam was made of a homogenous soil embankment and has a height of 38 meters from the riverbed. The corner stone of this dam was planted by the first Indonesian President, Soekarno, in 1952. The dam was completed in 1958 with a reservoir design capacity of 90 million cubic meters. Currently this capacity is reduced to approximately 50% of the original due to the sedimentation during the 70 years more of operation period. This reservoir serves irrigation for the downstream area. Due to its age, the dam has undergone two major rehabilitations, in the year 1996–1998 and 2021–2022. Currently the dam is operated by a specific dam management unit under the Ministry of Public Works and Housings.
Your browser does not support the video tag.
Mohammad AbrorMohammad Abror
Salah satu alternarif hiburan bagi warga tegal dan sekitarnya untuk melepas penat sambil menikmati pemandangan alam yang indah. Waduknya indah dan bisa disusuri dengan perahu, ada banyak tempat makan juga di sekitarnya. Akses jalan cenderung agak susah karena masuk pedalaman dan perbukitan. Good 👍👍
Winardy ListiyoWinardy Listiyo
Sedikit memberikan masukan semoga dibaca pengelola waduk cacaban tercinta. Untuk apa tujuan wisata cacaban diperbarui/rehab ? Selain waduk cacaban difungsikan untuk pengairan daerah2 dibawahnya pasti tujuannya tidak lain untuk menarik minat wisatawan kan ? Tp menurut sy, wisatawan umum khususnya cuma rame dihari libur sabtu/minggu atau tanggal merah. Coba bapak/ibu pengelola bisa melihat peluang dari wisatawan pemancing yg bukan hanya sabtu/minggu dan tanggal merah saja bisa rame "kalau" pengelola wisata lebih memperhatikan/mengatur nelayan setempat agar populasi ikan di waduk cacaban lebih stabil. Padahal sudah bagus, sering diadakan tebar benih ikan tp sy sebagai pemancing sering menjumpai jaring menangkap ikan yg ukuranya masih terlalu kecil belum layak konsumsi. Jadi intinya, aturan nelayan dan jaringnya lebih diperhatikan lagi populasi ikan bisa terjaga jadi gak sia2 ada tebar benih ikan, pastinya akan menarik wisatawan umum dan khususnya pemancing yg setiap hari terutama hari libur dari daerah atau luar daerah akan rame, perputaran ekonomi setempat pun sy yakin meningkat. Bisa diambil contoh di waduk cirata/jatigede, waduk malahayu Ini sekedar masukan ya pak buk, semoga dibaca
See more posts
See more posts
hotel
Find your stay

Pet-friendly Hotels in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Cacaban Dam was constructed on the tributary of the Curugagung and Layak River in the Tegal Regency. The dam was made of a homogenous soil embankment and has a height of 38 meters from the riverbed. The corner stone of this dam was planted by the first Indonesian President, Soekarno, in 1952. The dam was completed in 1958 with a reservoir design capacity of 90 million cubic meters. Currently this capacity is reduced to approximately 50% of the original due to the sedimentation during the 70 years more of operation period. This reservoir serves irrigation for the downstream area. Due to its age, the dam has undergone two major rehabilitations, in the year 1996–1998 and 2021–2022. Currently the dam is operated by a specific dam management unit under the Ministry of Public Works and Housings.
Raymond Valiant

Raymond Valiant

hotel
Find your stay

Affordable Hotels in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Salah satu alternarif hiburan bagi warga tegal dan sekitarnya untuk melepas penat sambil menikmati pemandangan alam yang indah. Waduknya indah dan bisa disusuri dengan perahu, ada banyak tempat makan juga di sekitarnya. Akses jalan cenderung agak susah karena masuk pedalaman dan perbukitan. Good 👍👍
Mohammad Abror

Mohammad Abror

hotel
Find your stay

The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

hotel
Find your stay

Trending Stays Worth the Hype in Central Java

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Sedikit memberikan masukan semoga dibaca pengelola waduk cacaban tercinta. Untuk apa tujuan wisata cacaban diperbarui/rehab ? Selain waduk cacaban difungsikan untuk pengairan daerah2 dibawahnya pasti tujuannya tidak lain untuk menarik minat wisatawan kan ? Tp menurut sy, wisatawan umum khususnya cuma rame dihari libur sabtu/minggu atau tanggal merah. Coba bapak/ibu pengelola bisa melihat peluang dari wisatawan pemancing yg bukan hanya sabtu/minggu dan tanggal merah saja bisa rame "kalau" pengelola wisata lebih memperhatikan/mengatur nelayan setempat agar populasi ikan di waduk cacaban lebih stabil. Padahal sudah bagus, sering diadakan tebar benih ikan tp sy sebagai pemancing sering menjumpai jaring menangkap ikan yg ukuranya masih terlalu kecil belum layak konsumsi. Jadi intinya, aturan nelayan dan jaringnya lebih diperhatikan lagi populasi ikan bisa terjaga jadi gak sia2 ada tebar benih ikan, pastinya akan menarik wisatawan umum dan khususnya pemancing yg setiap hari terutama hari libur dari daerah atau luar daerah akan rame, perputaran ekonomi setempat pun sy yakin meningkat. Bisa diambil contoh di waduk cirata/jatigede, waduk malahayu Ini sekedar masukan ya pak buk, semoga dibaca
Winardy Listiyo

Winardy Listiyo

See more posts
See more posts

Reviews of Waduk Cacaban

4.4
(362)
avatar
4.0
2y

Cacaban Dam was constructed on the tributary of the Curugagung and Layak River in the Tegal Regency. The dam was made of a homogenous soil embankment and has a height of 38 meters from the riverbed. The corner stone of this dam was planted by the first Indonesian President, Soekarno, in 1952. The dam was completed in 1958 with a reservoir design capacity of 90 million cubic meters. Currently this capacity is reduced to approximately 50% of the original due to the sedimentation during the 70 years more of operation period. This reservoir serves irrigation for the downstream area. Due to its age, the dam has undergone two major rehabilitations, in the year 1996–1998 and 2021–2022. Currently the dam is operated by a specific dam management unit under the Ministry of Public Works...

   Read more
avatar
2.0
2y

Sedikit memberikan masukan semoga dibaca pengelola waduk cacaban tercinta. Untuk apa tujuan wisata cacaban diperbarui/rehab ? Selain waduk cacaban difungsikan untuk pengairan daerah2 dibawahnya pasti tujuannya tidak lain untuk menarik minat wisatawan kan ? Tp menurut sy, wisatawan umum khususnya cuma rame dihari libur sabtu/minggu atau tanggal merah. Coba bapak/ibu pengelola bisa melihat peluang dari wisatawan pemancing yg bukan hanya sabtu/minggu dan tanggal merah saja bisa rame "kalau" pengelola wisata lebih memperhatikan/mengatur nelayan setempat agar populasi ikan di waduk cacaban lebih stabil. Padahal sudah bagus, sering diadakan tebar benih ikan tp sy sebagai pemancing sering menjumpai jaring menangkap ikan yg ukuranya masih terlalu kecil belum layak konsumsi. Jadi intinya, aturan nelayan dan jaringnya lebih diperhatikan lagi populasi ikan bisa terjaga jadi gak sia2 ada tebar benih ikan, pastinya akan menarik wisatawan umum dan khususnya pemancing yg setiap hari terutama hari libur dari daerah atau luar daerah akan rame, perputaran ekonomi setempat pun sy yakin meningkat. Bisa diambil contoh di waduk cirata/jatigede, waduk malahayu Ini sekedar masukan ya pak buk,...

   Read more
avatar
5.0
1y

Wow, at first I didn't know that the reservoir was this big, the view is beautiful and satisfying, especially in a place that can only be reached by boat there. Unfortunately there are not enough places to hang out and eat while looking at the reservoir. And maybe it's better to try renting a small boat that you can row yourself to make it more romantic with ur...

   Read more
Page 1 of 7
Previous
Next