Termasuk pilihan wisata kuliner yang ada di Banyuwangi. Berlokasi di desa Alasmalang, kecamatan Singojuruh, lokasi pasar Wit-Witan ini berada di sebuah tanah kosong yang dipenuhi dengan pohon yang menjulang tinggi yang berada sekitar 100meter ke arah Barat dari patung Kebo-Keboan.
Buka setiap hari Minggu mulai pukul 06.00 - 10.00 WIB, tapi biasanya sekitar pukul 09.00 banyak menu makanan yang sudah habis. Di pasar Wit-Witan tersedia menu makanan tradisional seperti Nasi Cawuk; Cenil; Lupis; Soto Ayam; Kucur, hingga menu makanan Modern seperti Nugget Pisang; Terang Bulan Mini; es Jelly yang dijual oleh mungkin sekitar 50 pemilik stand. Para penjual yang didominasi oleh perempuan menggunakan pakaian Kebaya khas Banyuwangi yang berwarna Hitam.
Selain menyediakan menu makanan dan minuman, di pasar Wit-Witan juga ada penjual mainan tradisional seperti Dakon; Bekel dan beberapa mainan dan aksesoris yang terbuat dari Bambu. Lalu, juga ada penjual pakaian lokal dan lukisan.
Di pasar Wit-Witan menyediakan Live Music Angklung dan 4 orang yang berdandan Kebo-Keboan (ikon desa Alasmalang, Singojuruh).
Di pasar Wit-Witan tidak ada tarif khusus untuk parkir kendaraan. Dan untuk lokasi parkir kendaraan berada di pinggir jalan dan halaman rumah warga yang memang disediakan untuk...
Read morePasar wit-witan terletak di Desa Alasmalang, Kecamatan Singojuruh. Dari pusat kota Banyuwangi berjarak 19 km, dengan waktu tempuh 30 menitan (tergantung kecepatan).
Dari Banyuwangi arahkan kendaraan Anda ke Kabat, Rogojampi, lantas Singojuruh. Sampai di pertigaan Alasmalang, ditandai adanya patung kebo-keboan di tengah jalan, belokkan kendaraan Anda ke kanan. Sebaliknya jika Anda berangkat dari arah Kecamatan Genteng, Anda belok kiri. Tiga ratus meter dari patung kebo-keboan tadi, pasar wit-witan berada.
Berada di keteduhan sederet pohon besar, Anda akan disuguhi nikmatnya beragam panganan di pasar wit-witan. Bermacam pilihan makanan utama seperti pecel, lontong jangan, ayam pedas, hingga bubur ayam pun tersedia.
Hendak menikmati lupis, gethuk, getas, hingga juadah goreng pun ada. Minumnya bisa pilih kopi, es tebu, hingga jamu kunir asam.
Doyan martabak, cilok jenang, atau malah pepes-pepesan? Ah, semua ada. Tinggal beli saja.
Jika ingin belanja barang kerajinan, lukisan, kaos, atau batik, tak perlu khawatir. Ada stand-stand yang menyediakannya.
Bea parkirnya murah saja, hanya Rp2.000,00. Lalu kapan dan jam berapa mulainya? Hari Minggu, jam 6.30 sampai selesai. Nah, tunggu apalagi? Jika hari Minggu tiba, datanglah dan...
Read moreLokasi di desa Alasmalang kecamatan Singojuruh. Buka hanya pada hari Minggu. Ingat yaa...... cuma hari Minggu. Buka sekitar jam 07.00 wib s/d jam 10.00 wib. Tidak ada biaya tiket masuk alias Gratisss.
Pasar Wit-Witan berkonsep wisata kuliner dengan suasana di bawah rindangnya pepohonan. Banyak terdapat kedai makanan, minuman dan juga beberapa kerajinan.
Makanan yang ditawarkan antara lain jajanan pasar ( tiwul, cenil, lopis, gatot, klepon), makanan tradisional (kesrut, bothok tawon, aneka pepes, pecel, rawon, sate jamur, sate keong sawah dll) dan aneka minuman seperti dawet, teh dan kopi.
Yang menurut saya menarik justru kerajinan kayunya. Ada berbagai macam ukuran mangkok, nampan, sendok nasi, sendok es, skup gula, talenan dan piring. Semuanya serba kayu. Unik. Menurut si penjual, bahan bakunya kayu jati. Harga mulai 5000 per biji bervariasi tergantung jenis dan ukuran.
Saran saya bila membawa kendaraan roda 4 parkir dibagian utara atau selatan sebelum lokasi. Sedangkan parkir roda 2 ada tempat tersendiri.
Anyway,...
Read more