Nestled in the heart of the lush rainforest of Sumatra, Mount Masurai offers a breathtaking view of the surrounding landscape. This majestic mountain is a paradise for nature lovers and adventure enthusiasts, as it offers a plethora of exciting activities to explore the great outdoors. From trekking through dense forests to summiting the peak, this place offers a truly unique experience that will leave you with memories to last a lifetime.
One of the highlights of Mount Masurai is the challenging trek to its summit, which offers a rewarding view of the stunning sunrise over the mist-covered peaks. The trek is not for the faint-hearted, as it requires a good level of fitness and stamina. However, the journey to the top is well worth it, as you'll be rewarded with panoramic views of the surrounding forests and hills. The climb can be quite steep and challenging, but the experience of standing at the top of the mountain, with the cool breeze in your face, is truly unforgettable.
For those who prefer a more leisurely experience, Mount Masurai offers several scenic hiking trails through the dense rainforest, each offering a unique perspective of the mountain. The trails are well-marked and easy to navigate, and the surrounding forest is home to a diverse range of flora and fauna. You might even be lucky enough to spot some of the local wildlife, such as gibbons, macaques, and hornbills.
Overall, Mount Masurai is a must-visit destination for nature lovers and adventure seekers alike. Whether you're looking to climb to the summit or simply enjoy a leisurely hike through the forest, this place offers something for everyone. With its stunning natural beauty and unique outdoor experiences, Mount Masurai is definitely...
ย ย ย Read moreGunung Masurai adalah gunung di Pulau Sumatra, Indonesia. Gunung tak aktif ini secara administatif terletak dalam tiga wilayah Kecamatan di Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, yaitu Kecamatan Lembah Masurai, Kecamatan Jangkat dan Kecamatan Sungai Tenang. Pendakian Gunung Masurai dimulai dari dusun Sungai Lalang dengan menyusuri jalan pedesaan serta melewati perkebunan dan ladang warga. Setelah berjalan sekitar 2 jam barulah kita tiba di Pintu Rimba.
Itu artinya kita mulai memasuki hutan. Lalu sesudah berjalan sekitar 1 jam kita akan mendapati area kosong yang disebut Shelter-1, di mana disini terdapat sumber air.
Semakin menapaki hutan yang rapat, kita harus menanjaki jalur yang kian curam yang dipenuhi pepohonan berlumut kadang juga pohon tumbang. Setelah berjalan sekitar 5 jam, maka tibalah kita di persimpangan yang menunjukkan arah ke Danau Mabuk dan Danau Kumbang.
Berjalan ke arah Danau Kumbang, segera kita akan mendapati area terbuka yang merupakan Puncak-1 di ketinggian 2.725 mdpl. Kita bisa mendirikan tenda di sini.
Dari Puncak-1 terlihat Danau Kumbang di kejauhan di bawah sana. Tampaklah sebuah danau yang begitu tenang berwarna hijau. Pelangi di atasnya akan menyempurnakan keindahan. Saat cuaca cerah, maka danau akan terlihat jelas, tetapi ada kalanya danau tak terlihat karena tertutup kabut tebal.
Paska mendirikan tenda, kita dapat turun ke danau karena bagaimanapun danau ini merupakan sumber air bagi pendaki. Cukup 15 menit berjalan menuju danau, namun kita harus melampaui jalur yang terjal, curam juga licin yang dinamakan Tanjakan Syaiton.
Untuk menuruninya, kita haruslah berpegangan pada akar-akar pepohonan. Disebut tanjakan karena pada saat akan kembali dari danau ke Puncak-1, maka kita harus menanjakinya.
Danau Kumbang begitu indah. Airnya jernih. Suasananya amat tenang. Hutan yang mengelilinginya terpantul jelas di air danau yang tampak menghijau. Danau ini berada di kaldera yang dipenuhi hutan yang rapat dan lebat.
Kadang kita bisa menikmati gemercik juga riak air danau yang tertiup angin lembah. Di sekitar danau tersedia area yang cukup luas untuk kita mendirikan tenda.
Dari Puncak-1 menuju Puncak Top Masurai, kita harus kembali ke pertigaan yang salah satunya menuju Danau Kumbang. Kita memilih jalur yang menuju Puncak Top. Berjarak tempuh sekitar 1 jam dari Puncak-1, maka kita akan tiba di Shelter-2.
Kemudian perjalanan kian terjal dan melelahkan. Dengan tenggat waktu sekitar 2 jam dari Shelter-2, akhirnya berhasillah kita sampai di Puncak Top Masurai di ketinggian 2.953 mdpl.
Puncaknya hanyalah area terbuka yang dikelilingi pepohonan. Apabila ingin menikmati pemandangan yang indah, maka kita harus berjalan menuju teras puncak. Di sini kita juga dapat mendapati pepohonan...
ย ย ย Read moreGunung Masurai merupakan kawasan hutan konservasi dalam TNKS (Taman Nasional Kerinci Seblat) yang menjadi Objek Wisata alam, terletak di Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.
Beberapa waktu lalu kami melakukan pendakian Gn. Masurai, memerlukan waktu tempuh sekitar 7-8 Jam dari Kota Lubulinggau, Sumatera Selatan.
Dalam mencapai Top 1 (Shelter 3) Gn. Masurai memerlukan waktu pendakian kurang lebih 6-7 Jam dari Pintu Rimba, sebagai tempat yang disarankan bagi pendaki untuk mendirikan tenda, sedangkan untuk mencapai Top 2/Puncak diperlukan waktu tempuh kurang lebih 2-3 jam dari Top 1. Gn. Masurai memiliki beberapa Ranu/Danau yang eksotis, seperti Danau Kumbang dan Danau Mabuk, pada umumnya pendaki dapat berkemah di danau Kumbang, dan perlu menuruni Top 1 melewati Tanjakan/Turunan Syaithon.
Dari Puncak/Top 2 (2980 mdpl) pendaki dimanjakan dengan landscape alam yang menyejukkan, antara lain Danau Kumbang, Gunung Nilo, dan (puncak) Gunung Kerinci.
Pengelola TNKS tidak menyarankan pendaki untuk berkemah selain di Shelter 3/Top 1 dan di danau Kumbang, sebab TNKS Gn. Masurai masih menjadi habitat bagi hewan liar seperti Macan Kumbang...
ย ย ย Read more