This island is called Pulau Cangkir because the shape of the island looks like a Cangkir. Even though this is an island but to go to this island just cross the short bridge in the shallow water and to me, this place is supposed no longer be an island but like a part of the mainland.
I come to this island by bike and start from Balaraja Timur a district within Tangerang Regency in the province of Banten, Java, about 27km away.
People come to this island to do the pilgrimage to visit the tomb of Sheikh Waliyuddin. He was the first prince of Sultan Hasanuddin the second ruler of the Banten Sultanate. By local residents, the tomb is considered sacred. hundred or thousand people come with their own motivations. Believe that after that visit their wish will be passed.
The island is not really clean, the seawater is dirty and no such beautiful thing could be seen on this island. There's an admission (unofficially) to visit this island paid by thousands of visitors and there are a lot of food stalls and they pay rent. Supposed this island could be well managed with that money to make become a nice...
Read moreIndonesia --- Pulau Cangkir adalah tempat yang indah, ini adalah pertama kalinya bagi saya untuk mengunjungi dan ziarah ke makam Pangeran Penjaga Laut, saya baru saja mengetahui bahwa ada makam Pangeran di sana dan untuk menghormati beliau maka saya pergi berziarah. Banyak orang datang berziarah kubur dan beberapa ingin mengunjungi laut. Pantai ini langsung menghadap ke laut terbuka, ditakut kan ada nya palung laut yang dalam di pesisir pulau, ternyata sangat jauh, melebihi setengah antara Pulau Cangkir dan Pulau Laki baru ada palung laut. Ada begitu banyak karang dan bahkan bebatuan. Ketika saya berenang kaki saya sering terluka karena menginjak batu dan karang yang tajam. Selain itu, Pulau Laki adalah dekat tempat terjadi nya kecelakaan pesawat Sriwijaya. Menurut masyarakat setempat, asal semenanjung ini sebenarnya adalah bentuk sebuah pulau yang terpisah dari pulau Jawa, tetapi pemerintah daerah menambah dataran yang menghubungkan, sehingga terhubung dengan Pulau Jawa, dan karena telah terhubung, pulau ini menjadi lebih kecil. Apakah hanya karena perasaan orang-orang di sana, atau apakah karena terkikis oleh air laut di pantai. Penduduk setempat mengatakan di masa lalu, jika Anda ingin berkeliling Pulau Cangkir, jika Anda pergi pada jam 6 pagi, maka Anda akan mendapatkan dari akhir sana ke titik awal pada jam 6 sore, jadi Anda akan membutuhkan 12 jam ke sekitar pulau. Hmmm seperti daerah Singapura ya. Di Pulau Cangkir, banyak makanan desa dijual, rasanya lezat, nasi lezat, udang Bakwan dijual dan sebagainya.
English--- Cangkir Island is a beautiful place, it is the first time for me to visit and have a pilgrimage to the tomb of Prince the Sea Guard, I just found out that there is a Prince's tomb and in honor of him I went on pilgrimage. Many people come on burial pilgrimages and some want to visit the sea. This beach is directly facing the high seas, it is feared that there will be a deep sea trough on the coast of the island, it turns out that it is very far, more than half between Cangkir Island and Laki Island there is only a sea trough. There are so many corals and even rocks. When I swim my feet often get injured from stepping on sharp rocks and corals. In addition, Laki Island around is where the Sriwijaya plane crash occurred. According to the local people, the origin of this peninsula is actually the form of an island separate from the island of Java, but the local government added a connecting plain, so that it is connected with Java Island, and because it has been connected, the island has become smaller. Is it only because of the feelings of the people there, or is it because of being eroded by the sea water on the beach. The locals say in the past, if you wanted to go around Cangkir Island, if you went at 6am, then you would get from the end there to the starting point at 6pm, so you would need 12 hours to go around the island. Hmmm like the Singapore area huh. At Cup Island, a lot of village food is sold, the taste is delicious, the rice is delicious, the Bakwan prawn is...
Read morePulau yg tak bercangkir..angin sejuk deburan ombak silih berganti.kenikmatan mata memandang luasnya lautan (tadabur alam-red). Namun ada saja noda untuk alam, sampah masih banyak dimana mana. Sayang seribu sayang alam yang indah dikotori sampah oleh perbuatan yang tidak bertanggung jawab.. pemerintah daerah terus menggenjot infrastruktur pembangunan jalan. Namun ada saja yang memanfaatkan oknum masyarakat sipil hanya untuk kepentingan pribadi dan bosnya bukan untuk kepentingan masyarakat. Harusnya donasi dari pengendara jalan baik mobil maupun motor yg diberatkan 10K diperuntukkan untuk pembersihan area sungai. Ada lokasi berziarah bagi umat Islam untuk menambah taqwa kepada Allah dan sebagai menambah wawasan religius bahwa ada seorang hamba Allah yg pernah berjasa untuk negara dan agam. Lagi lagi bicara oknum yang memanfaatkan lokasi tersebut untuk meraup laba yang banyak, wisata religius digunakan ladang bisnis untuk kepentingan perut pribadi dan bosnyah bukan untuk kepentingan kenyamanan dan kekhidmatan bagi para berziarah..saran saya yuk mari pemerintah daerah dan masyarakat segera berkumpul duduk bareng untuk memikirkan kedepannya lokasi tersebut. Jangan sampai ada pihak asing dan aseng yg malah lebih peduli kepada lingkungan tsb yg akhirnya dimanfaatkan untuk pengembangan proyek mereka nanti dan pada akhirnya masyarakat hanya menjadi penonton. Sebelum itu terjadi mari pemerintah dan masyarakat duduk bareng membangun bersama lokasi tersebut agar terawat agar tertata dan agar bersih..kalo bukan kita siapa lagi mumpung pemimpin daerah kita adalah masyarakat pribumi Indonesia...salam cinta Indonesia untuk...
Read more