Seulawah the name for a mountain located at the coordinates 5°26'45.9"N 95°39'20.2"E on the mainland of Sumatra, the Acehnese call it Mount Seulawah Agam. Arab explorers around the 13th century called Jabbal Lamuri (Mount Lamuri) referring to the name of a kingdom at the foot of the Seulawah hill. The Dutch East Indies colonial government called it Selawadjanten or Goldberg (gold mountain).
Cartographers in the past have never missed drawing Mount Seulawah as a geographic marker that is very useful to help explorers in marine navigation to find the capital city of the kingdom of Bandar Aceh Darussalam, a trading port for Arab, European and American traders during the kingdom of Aceh Darussalam.
Photograph shot from the bay of Aceh, between the mainland of Sumatra and the Weh...
Read moreTerdiam dlm pelukan sunyi bukit barisan yg berselubung selimut misteri.dari kejauhan tampak puncaknya tinggi kekar menembus awan,ditambah pula warna-warni panorama yg menakjubkan serasa kita ingin terbang menggapainya...orang² sering menyebutnya gunong seulawah agam atau terserah anda mau sebut apa namanya tak perlu diperdebatkan...berada disini sebaiknya kita juga harus hati² karena gunung ini walau tampak seperti tertidur pulas tapi sekali² dia mendengkur juga.penyebabnya karena gunung ini termasuk dlm kategori gunung berapi yg masih aktif.disini ada juga habitat gajah liar dan beragam flora@fauna langka yg wajib dijaga kelestariannya salah satunya adalah harimau sumatra.namun bagi mereka yg punya hobbi petualangan mereka hampir tidak ada perasaan takut.karena mereka tau terkadang rasa takut itu akan terbayarkan dgn rasa takjub yg tak bisa dilukiskan dgn kata² dan klimaksnya adrenalin mereka akan terpuaskan...let"s go guys my trip...
Read moreUntuk yang biasa hiking dari desa terakhir sampai puncak hanya memakan waktu 4 jam perjalanan , namun kami harus menempuh waktu 7 jam, di tambah dengar tersesat karena jalur yang ada sudah tidak ada lagi, beruntung ada peninggalan tali yang diikatkan pada ranting semak semak.
Jalur sangat susah karena belantara hutan disekeliling kami, Air hanya ada di bawah pada gerbang pertama. Kami beristirahat di Pintu angin. Kita dapat menyaksikan hutan yang masih perawan dengan hutan lumutnya. Ada juga Batu Gajah penanda hampir sampai di Puncak.
Pada puncak seulawah masih banyak pendaki yang tidak membersihkan sampah plastik, ini membuat kami harus kerja tambahan untuk membersihkan terpal dan tali pelastik yang ditinggal di batang-batang pohon.
Sangat menantang petualangan di Seulawah Agam, Walau hanya 1.900 Mdpl namun trek sangat sulit...
Read more