HTML SitemapExplore

Makam Datu Kalampayan — Local services in South Kalimantan

Name
Makam Datu Kalampayan
Description
Nearby attractions
Nearby restaurants
Nearby local services
Nearby hotels
Related posts
Keywords
Makam Datu Kalampayan tourism.Makam Datu Kalampayan hotels.Makam Datu Kalampayan bed and breakfast. flights to Makam Datu Kalampayan.Makam Datu Kalampayan attractions.Makam Datu Kalampayan restaurants.Makam Datu Kalampayan local services.Makam Datu Kalampayan travel.Makam Datu Kalampayan travel guide.Makam Datu Kalampayan travel blog.Makam Datu Kalampayan pictures.Makam Datu Kalampayan photos.Makam Datu Kalampayan travel tips.Makam Datu Kalampayan maps.Makam Datu Kalampayan things to do.
Makam Datu Kalampayan things to do, attractions, restaurants, events info and trip planning
Makam Datu Kalampayan
IndonesiaSouth KalimantanMakam Datu Kalampayan

Basic Info

Makam Datu Kalampayan

Melayu Ulu, Martapura Timur, Banjar Regency, South Kalimantan, Indonesia
4.6(223)
Open until 12:00 AM
Save
spot

Ratings & Description

Info

Cultural
attractions: , restaurants: , local businesses:
logoLearn more insights from Wanderboat AI.
Open hoursSee all hours
FriOpen 24 hoursOpen

Plan your stay

hotel
Pet-friendly Hotels in South Kalimantan
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Affordable Hotels in South Kalimantan
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Trending Stays Worth the Hype in South Kalimantan
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Reviews

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Wanderboat LogoWanderboat

Your everyday Al companion for getaway ideas

CompanyAbout Us
InformationAI Trip PlannerSitemap
SocialXInstagramTiktokLinkedin
LegalTerms of ServicePrivacy Policy

Get the app

© 2025 Wanderboat. All rights reserved.

Posts

jalan jalan utuh meratusjalan jalan utuh meratus
Syaikh Muhammad Arsyad adalah yang ayahnya bernama Abdullah,dan ibunya bernama Aminah. Beliau dilahirkan pada malam kamis 15 Shafar 1122 H/19 Maret 1710 M pada pukul 3 shubuh dikampung Lok Gabang. Syaikh Muhammad Arsyad ketika kecilnya bernama Ja'far, adalah anak tertua dari lima bersaudara. Adapun anak Abdullah dengan Siti Aminah adalah: 1. Haji Muhammad Arsyad 2. Haji Zainal Abidin 3. Abidin 4. Diang Panangah 5. Normin Ayah beliau yang bernama Abdullah bin Abu Bakar Al - Hindi bukan asli orang Banjar, tapi beliau datang dari India dan menetap tinggal di Lok Gabang sampai akhir hayat beliau.dan juga ayah beliau ini mempunyai keahlian dalam seni ukir kayu dan beliau termasuk orang yang dikasihi sultan pada masa itu. Dalam usia balita, Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari ini sudah terlihat keistimewaan dan kecerdasannya sehingga sultan pada waktu itu sangat perhatian terhadap beliau dan ingin membawa keistana untuk tinggal bersama sultan dan belajar kepada guru-guru agama di istana. Dalam usia lebih kurang 7 tahun,Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari dibawa ke istana sultan dan berpisah kepada kedua orang tuanya semata-mata karena belajar.begitu tinggi himmah beliau untuk belajar ilmu agama sehingga rela melepaskan kesenangan bersama kedua orang tuanya.hal itu tentu tidak terlepas dari do'a kedua orang tuanya yang sejak beliau dikandungan didalam rahim ibu beliau kedua orang tuanya selalu mendo'akn beliau agar menjadi anak yang a'lim lagi zuhud. Selama beberapa tahun menuntut ilmu di istana, beliau belum juga merasa puasa akan ilmu yang dituntut beliau,sehingga beliau masih ingin nuntut ilmu ke mekkah dan madinah.maka beliau minta izin kepada sultan agar beliau bisa nuntut ilmu lebih banyak lagi.maka dengan izin sultan dan keikhlasan istri sultan yang sedang hamil rela melepaskan beliau pergi ketanah Suci Mekkah untuk mengaji kepada ulama-ulama di Mekkah dan di Madinah. Lebih kurang 30 tahun di Mekkah dan 25 x mengerjakan ibadah haji serta 35 fan pelajaran ilmu yang beliau kuasai dan berbagi ijazah dan sanad ilmu yang diterima langsung dari guru-guru beliau, banyak guru-guru dan ulama-ulama besar pada saat itu menjadi guru beliau. Diantara guru-guru beliau yang masyhur adalah,, 1-Syaikh Athoillah bin Ahmad Mekkah. 2. Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al - Kurdi Madinah (pengarang kitab Hawayil Madaniyyah) 3. Syaikh Muhammad bin AbduL Karim As-Samman Al - Madani, dalam ilmu tashawwuf yang akhirnya beliau mendapatkan ijazah dengan kedudukan sebagai Khalifah. 4. Syaikh Ahmad bin Abdul Mun'in Ad-Damanhuri 5. Syaikh Sayyid Abul Faydh Muhammad Murtadha' Az-Zabidi 6. Syaikh Hasan bin Ahmad 'Akisy Al-Yamani 7. Syaikh Salim bin Abdullah Al-Bashri 8. Syaikh Siddiq bin Umar Khan 9. Syaikh Abdullah bin Hijazi bin Asy-Syarqawi 10. Syaikh Abdurrahman bin Abdul Azis Al-Magribi 11.Sayyid Abdurrahman bin Sulaiman Al-Ahdal 12. Syaikh Abdurrahman bin Abdul Mubin Al-Fatani 13. Syaikh Abdul Ghani bin Muhammad Hilal 14. Syaikh Syekh 'Abid As-Sindi 15. Syaikh Abdul Wahab Ath-Thanthawi 16. Syaikh Maulana Sayyid Abdullah Mirghani 17. Syaikh Muhammad bin Ahmad Al-Jawahir 18. Syaikh Muhammad Zein bin Faqih Jalaluddin Aceh Sedangkan guru khusus dibidang tashawwuf adalah Sayyid Muhammad bin AbduL Karim asSamman aLmadani(Syaikh Samman).dan jadilah Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari menjadi khalifahnya Syaikh Samman Al - Madani untuk wilayah banjar khususnya di Kalimantan bahkan se Indonesia.
Farida NorlitaFarida Norlita
Alhamdulillah saya bersama anak saya bisa sampai menuju makam Wali Allah. tapi saya sangat kecewa dengan beberapa oknum yang ada di sekitar wisata religi ini. betapa sayangnya warga tersebut masih saja mengemis bahkan sudah terjadi sejak belasan tahun yg lalu. selain mengemis, ada juga beberapa ibu-ibu yg berjualan kembang memaksa saya untuk membeli diluar keinginan saya dengan menambahkan kue cincin roti dan lainnya sehingga di totalkan 60 ribu. ibu-ibu tersebut ada 4 orang yg berjaga didepan pintu masuk dengan berdalih ini bulan puasa ding bagus bersedekah dengan membeli jualan orang dan beberkat baca doa didalam dengan membawa wadai2 ini. sungguh disayangkan sekali mental ibu2 seperti ini. dengan berat hati saya bayar seadanya 50 ribu saja. kembang tidak seberapa, kue cincin rasa nya pahit luar biasa sangat diluar ekspektasi saya dibayar dengan harga 50rb. pengalaman yg mengecewakan. selain itu, saat didepan pintu masuk mesjid ada 2 orang (bapak2 dan mas2) meminta sumbangan untuk kebersihan dan sekolah. memang dalihnya sumbangan seikhlasnya😊 tp apakah pantas bapak2 tersebut meminta ke setiap peziarah dengan memaksa kami harus menyumbang walaupun seikhlasnya sebelum masuk ke dalam masjid seakan itu sebagai syarat peziarah sebelum masuk ke dalam pintu mesjid. didalam masjid pun juga ada 1 orang mas2 yg meminta2 sumbangan entah untuk apa tujuan sumbangan tersebut. kepada pemerintah kabupaten banjar, sangat disayangkan sekali wisata religi seperti ini diisi oleh oknum2 yang bermentalitas meminta2 dengan dalih agama. jauh berbanding terbalik seperti wisata religi sekumpul yang sangat bersih, terjaga keamanan nya dan tidak ada oknum pengemis didalamnya. semoga kejadian saya ini tidak menimpa kepada peziarah lainnya. hanya Allah lah yg maha tahu semoga oknum tersebut dapat hidayah agar tidak mengemis maupun berjualan dengan memaksa berdalih agama. minta rela semuanya yg membaca komentar saya ini saya hanya ingin menyampaikan pendapat saya agar wisata religi ini menjadi jauh lebih baik tanpa ada oknum2 tersebut 😇
Siti RahmahAmdSiti RahmahAmd
Tempat ziarah yang sangat terkenal untuk orang Kalimantan, akses jalan menuju kesana sudah baik sekali. Cuma emang agak macet kalau udah dekat tempatnya karena jalannya emang sempit. Tempatnya sebenarnya sangat religius ya, tapi disayangkan aja masih banyak oknum-oknum yang meminta (hingga sedikit memaksa) untuk diberi sedekah. Tips dari saya sih, kalau emang mau bersedekah lebih baik di wadah-wadah yang sudah disediakan, karena kalau ngasih satu orang nanti tiba-tiba banyak yang mengerubungi memaksa untuk diberi juga jadi agak kurang nyaman. Terus juga kalau misalnya makan snack dan ada sampahnya, mending dibawa pulang aja karena disini tempat sampahnya sedikit sekali dan seringnya sudah penuh sampai luber, jadi ga enak dipandang.
See more posts
See more posts
hotel
Find your stay

Pet-friendly Hotels in South Kalimantan

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Syaikh Muhammad Arsyad adalah yang ayahnya bernama Abdullah,dan ibunya bernama Aminah. Beliau dilahirkan pada malam kamis 15 Shafar 1122 H/19 Maret 1710 M pada pukul 3 shubuh dikampung Lok Gabang. Syaikh Muhammad Arsyad ketika kecilnya bernama Ja'far, adalah anak tertua dari lima bersaudara. Adapun anak Abdullah dengan Siti Aminah adalah: 1. Haji Muhammad Arsyad 2. Haji Zainal Abidin 3. Abidin 4. Diang Panangah 5. Normin Ayah beliau yang bernama Abdullah bin Abu Bakar Al - Hindi bukan asli orang Banjar, tapi beliau datang dari India dan menetap tinggal di Lok Gabang sampai akhir hayat beliau.dan juga ayah beliau ini mempunyai keahlian dalam seni ukir kayu dan beliau termasuk orang yang dikasihi sultan pada masa itu. Dalam usia balita, Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari ini sudah terlihat keistimewaan dan kecerdasannya sehingga sultan pada waktu itu sangat perhatian terhadap beliau dan ingin membawa keistana untuk tinggal bersama sultan dan belajar kepada guru-guru agama di istana. Dalam usia lebih kurang 7 tahun,Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari dibawa ke istana sultan dan berpisah kepada kedua orang tuanya semata-mata karena belajar.begitu tinggi himmah beliau untuk belajar ilmu agama sehingga rela melepaskan kesenangan bersama kedua orang tuanya.hal itu tentu tidak terlepas dari do'a kedua orang tuanya yang sejak beliau dikandungan didalam rahim ibu beliau kedua orang tuanya selalu mendo'akn beliau agar menjadi anak yang a'lim lagi zuhud. Selama beberapa tahun menuntut ilmu di istana, beliau belum juga merasa puasa akan ilmu yang dituntut beliau,sehingga beliau masih ingin nuntut ilmu ke mekkah dan madinah.maka beliau minta izin kepada sultan agar beliau bisa nuntut ilmu lebih banyak lagi.maka dengan izin sultan dan keikhlasan istri sultan yang sedang hamil rela melepaskan beliau pergi ketanah Suci Mekkah untuk mengaji kepada ulama-ulama di Mekkah dan di Madinah. Lebih kurang 30 tahun di Mekkah dan 25 x mengerjakan ibadah haji serta 35 fan pelajaran ilmu yang beliau kuasai dan berbagi ijazah dan sanad ilmu yang diterima langsung dari guru-guru beliau, banyak guru-guru dan ulama-ulama besar pada saat itu menjadi guru beliau. Diantara guru-guru beliau yang masyhur adalah,, 1-Syaikh Athoillah bin Ahmad Mekkah. 2. Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al - Kurdi Madinah (pengarang kitab Hawayil Madaniyyah) 3. Syaikh Muhammad bin AbduL Karim As-Samman Al - Madani, dalam ilmu tashawwuf yang akhirnya beliau mendapatkan ijazah dengan kedudukan sebagai Khalifah. 4. Syaikh Ahmad bin Abdul Mun'in Ad-Damanhuri 5. Syaikh Sayyid Abul Faydh Muhammad Murtadha' Az-Zabidi 6. Syaikh Hasan bin Ahmad 'Akisy Al-Yamani 7. Syaikh Salim bin Abdullah Al-Bashri 8. Syaikh Siddiq bin Umar Khan 9. Syaikh Abdullah bin Hijazi bin Asy-Syarqawi 10. Syaikh Abdurrahman bin Abdul Azis Al-Magribi 11.Sayyid Abdurrahman bin Sulaiman Al-Ahdal 12. Syaikh Abdurrahman bin Abdul Mubin Al-Fatani 13. Syaikh Abdul Ghani bin Muhammad Hilal 14. Syaikh Syekh 'Abid As-Sindi 15. Syaikh Abdul Wahab Ath-Thanthawi 16. Syaikh Maulana Sayyid Abdullah Mirghani 17. Syaikh Muhammad bin Ahmad Al-Jawahir 18. Syaikh Muhammad Zein bin Faqih Jalaluddin Aceh Sedangkan guru khusus dibidang tashawwuf adalah Sayyid Muhammad bin AbduL Karim asSamman aLmadani(Syaikh Samman).dan jadilah Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari menjadi khalifahnya Syaikh Samman Al - Madani untuk wilayah banjar khususnya di Kalimantan bahkan se Indonesia.
jalan jalan utuh meratus

jalan jalan utuh meratus

hotel
Find your stay

Affordable Hotels in South Kalimantan

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Alhamdulillah saya bersama anak saya bisa sampai menuju makam Wali Allah. tapi saya sangat kecewa dengan beberapa oknum yang ada di sekitar wisata religi ini. betapa sayangnya warga tersebut masih saja mengemis bahkan sudah terjadi sejak belasan tahun yg lalu. selain mengemis, ada juga beberapa ibu-ibu yg berjualan kembang memaksa saya untuk membeli diluar keinginan saya dengan menambahkan kue cincin roti dan lainnya sehingga di totalkan 60 ribu. ibu-ibu tersebut ada 4 orang yg berjaga didepan pintu masuk dengan berdalih ini bulan puasa ding bagus bersedekah dengan membeli jualan orang dan beberkat baca doa didalam dengan membawa wadai2 ini. sungguh disayangkan sekali mental ibu2 seperti ini. dengan berat hati saya bayar seadanya 50 ribu saja. kembang tidak seberapa, kue cincin rasa nya pahit luar biasa sangat diluar ekspektasi saya dibayar dengan harga 50rb. pengalaman yg mengecewakan. selain itu, saat didepan pintu masuk mesjid ada 2 orang (bapak2 dan mas2) meminta sumbangan untuk kebersihan dan sekolah. memang dalihnya sumbangan seikhlasnya😊 tp apakah pantas bapak2 tersebut meminta ke setiap peziarah dengan memaksa kami harus menyumbang walaupun seikhlasnya sebelum masuk ke dalam masjid seakan itu sebagai syarat peziarah sebelum masuk ke dalam pintu mesjid. didalam masjid pun juga ada 1 orang mas2 yg meminta2 sumbangan entah untuk apa tujuan sumbangan tersebut. kepada pemerintah kabupaten banjar, sangat disayangkan sekali wisata religi seperti ini diisi oleh oknum2 yang bermentalitas meminta2 dengan dalih agama. jauh berbanding terbalik seperti wisata religi sekumpul yang sangat bersih, terjaga keamanan nya dan tidak ada oknum pengemis didalamnya. semoga kejadian saya ini tidak menimpa kepada peziarah lainnya. hanya Allah lah yg maha tahu semoga oknum tersebut dapat hidayah agar tidak mengemis maupun berjualan dengan memaksa berdalih agama. minta rela semuanya yg membaca komentar saya ini saya hanya ingin menyampaikan pendapat saya agar wisata religi ini menjadi jauh lebih baik tanpa ada oknum2 tersebut 😇
Farida Norlita

Farida Norlita

hotel
Find your stay

The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

hotel
Find your stay

Trending Stays Worth the Hype in South Kalimantan

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Tempat ziarah yang sangat terkenal untuk orang Kalimantan, akses jalan menuju kesana sudah baik sekali. Cuma emang agak macet kalau udah dekat tempatnya karena jalannya emang sempit. Tempatnya sebenarnya sangat religius ya, tapi disayangkan aja masih banyak oknum-oknum yang meminta (hingga sedikit memaksa) untuk diberi sedekah. Tips dari saya sih, kalau emang mau bersedekah lebih baik di wadah-wadah yang sudah disediakan, karena kalau ngasih satu orang nanti tiba-tiba banyak yang mengerubungi memaksa untuk diberi juga jadi agak kurang nyaman. Terus juga kalau misalnya makan snack dan ada sampahnya, mending dibawa pulang aja karena disini tempat sampahnya sedikit sekali dan seringnya sudah penuh sampai luber, jadi ga enak dipandang.
Siti RahmahAmd

Siti RahmahAmd

See more posts
See more posts

Reviews of Makam Datu Kalampayan

4.6
(223)
avatar
5.0
6y

Syaikh Muhammad Arsyad adalah yang ayahnya bernama Abdullah,dan ibunya bernama Aminah. Beliau dilahirkan pada malam kamis 15 Shafar 1122 H/19 Maret 1710 M pada pukul 3 shubuh dikampung Lok Gabang. Syaikh Muhammad Arsyad ketika kecilnya bernama Ja'far, adalah anak tertua dari lima bersaudara. Adapun anak Abdullah dengan Siti Aminah adalah:

Haji Muhammad Arsyad Haji Zainal Abidin Abidin Diang Panangah Normin

Ayah beliau yang bernama Abdullah bin Abu Bakar Al - Hindi bukan asli orang Banjar, tapi beliau datang dari India dan menetap tinggal di Lok Gabang sampai akhir hayat beliau.dan juga ayah beliau ini mempunyai keahlian dalam seni ukir kayu dan beliau termasuk orang yang dikasihi sultan pada masa itu.

Dalam usia balita, Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari ini sudah terlihat keistimewaan dan kecerdasannya sehingga sultan pada waktu itu sangat perhatian terhadap beliau dan ingin membawa keistana untuk tinggal bersama sultan dan belajar kepada guru-guru agama di istana.

Dalam usia lebih kurang 7 tahun,Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari dibawa ke istana sultan dan berpisah kepada kedua orang tuanya semata-mata karena belajar.begitu tinggi himmah beliau untuk belajar ilmu agama sehingga rela melepaskan kesenangan bersama kedua orang tuanya.hal itu tentu tidak terlepas dari do'a kedua orang tuanya yang sejak beliau dikandungan didalam rahim ibu beliau kedua orang tuanya selalu mendo'akn beliau agar menjadi anak yang a'lim lagi zuhud.

Selama beberapa tahun menuntut ilmu di istana, beliau belum juga merasa puasa akan ilmu yang dituntut beliau,sehingga beliau masih ingin nuntut ilmu ke mekkah dan madinah.maka beliau minta izin kepada sultan agar beliau bisa nuntut ilmu lebih banyak lagi.maka dengan izin sultan dan keikhlasan istri sultan yang sedang hamil rela melepaskan beliau pergi ketanah Suci Mekkah untuk mengaji kepada ulama-ulama di Mekkah dan di Madinah.

Lebih kurang 30 tahun di Mekkah dan 25 x mengerjakan ibadah haji serta 35 fan pelajaran ilmu yang beliau kuasai dan berbagi ijazah dan sanad ilmu yang diterima langsung dari guru-guru beliau, banyak guru-guru dan ulama-ulama besar pada saat itu menjadi guru beliau.

Diantara guru-guru beliau yang masyhur adalah,,

1-Syaikh Athoillah bin Ahmad Mekkah. Syaikh Muhammad bin Sulaiman Al - Kurdi Madinah (pengarang kitab Hawayil Madaniyyah) Syaikh Muhammad bin AbduL Karim As-Samman Al - Madani, dalam ilmu tashawwuf yang akhirnya beliau mendapatkan ijazah dengan kedudukan sebagai Khalifah. Syaikh Ahmad bin Abdul Mun'in Ad-Damanhuri Syaikh Sayyid Abul Faydh Muhammad Murtadha' Az-Zabidi Syaikh Hasan bin Ahmad 'Akisy Al-Yamani Syaikh Salim bin Abdullah Al-Bashri Syaikh Siddiq bin Umar Khan Syaikh Abdullah bin Hijazi bin Asy-Syarqawi Syaikh Abdurrahman bin Abdul Azis Al-Magribi 11.Sayyid Abdurrahman bin Sulaiman Al-Ahdal Syaikh Abdurrahman bin Abdul Mubin Al-Fatani Syaikh Abdul Ghani bin Muhammad Hilal Syaikh Syekh 'Abid As-Sindi Syaikh Abdul Wahab Ath-Thanthawi Syaikh Maulana Sayyid Abdullah Mirghani Syaikh Muhammad bin Ahmad Al-Jawahir Syaikh Muhammad Zein bin Faqih Jalaluddin Aceh

Sedangkan guru khusus dibidang tashawwuf adalah Sayyid Muhammad bin AbduL Karim asSamman aLmadani(Syaikh Samman).dan jadilah Syaikh Muhammad Arsyad bin Abdullah Al - Banjari menjadi khalifahnya Syaikh Samman Al - Madani untuk wilayah banjar khususnya di Kalimantan bahkan...

   Read more
avatar
3.0
1y

Alhamdulillah saya bersama anak saya bisa sampai menuju makam Wali Allah. tapi saya sangat kecewa dengan beberapa oknum yang ada di sekitar wisata religi ini. betapa sayangnya warga tersebut masih saja mengemis bahkan sudah terjadi sejak belasan tahun yg lalu. selain mengemis, ada juga beberapa ibu-ibu yg berjualan kembang memaksa saya untuk membeli diluar keinginan saya dengan menambahkan kue cincin roti dan lainnya sehingga di totalkan 60 ribu. ibu-ibu tersebut ada 4 orang yg berjaga didepan pintu masuk dengan berdalih ini bulan puasa ding bagus bersedekah dengan membeli jualan orang dan beberkat baca doa didalam dengan membawa wadai2 ini. sungguh disayangkan sekali mental ibu2 seperti ini. dengan berat hati saya bayar seadanya 50 ribu saja. kembang tidak seberapa, kue cincin rasa nya pahit luar biasa sangat diluar ekspektasi saya dibayar dengan harga 50rb. pengalaman yg mengecewakan. selain itu, saat didepan pintu masuk mesjid ada 2 orang (bapak2 dan mas2) meminta sumbangan untuk kebersihan dan sekolah. memang dalihnya sumbangan seikhlasnya😊 tp apakah pantas bapak2 tersebut meminta ke setiap peziarah dengan memaksa kami harus menyumbang walaupun seikhlasnya sebelum masuk ke dalam masjid seakan itu sebagai syarat peziarah sebelum masuk ke dalam pintu mesjid. didalam masjid pun juga ada 1 orang mas2 yg meminta2 sumbangan entah untuk apa tujuan sumbangan tersebut. kepada pemerintah kabupaten banjar, sangat disayangkan sekali wisata religi seperti ini diisi oleh oknum2 yang bermentalitas meminta2 dengan dalih agama. jauh berbanding terbalik seperti wisata religi sekumpul yang sangat bersih, terjaga keamanan nya dan tidak ada oknum pengemis didalamnya. semoga kejadian saya ini tidak menimpa kepada peziarah lainnya. hanya Allah lah yg maha tahu semoga oknum tersebut dapat hidayah agar tidak mengemis maupun berjualan dengan memaksa berdalih agama. minta rela semuanya yg membaca komentar saya ini saya hanya ingin menyampaikan pendapat saya agar wisata religi ini menjadi jauh lebih baik tanpa ada...

   Read more
avatar
5.0
6y

Sosok Syekh Muhammad Arsyad Albanjari memang dikenal sebagai seorang ulama yang alim dan saleh di masanya. Beliau dilahirkan di Desa Lok Gabang, Kabupaten Banjar pada 17 Maret 1710 dan meninggal dunia di Dalam Pagar, Kabupaten Banjar pada 13 Oktober 1812. Makamnya berada di Desa Kalampayan Tengah, Kecamatan Astambul, Martapura, Kabupaten Banjar.

Karena bermakam di Desa Kalampayan Tengah, oleh orang-orang Banjar, ulama kharismatik ini kemudian sering digelari Datuk Kalampayan. Semasa hidupnya, ulama bermazhab Imam Syafi'i ini mengabdi sebagai mufti atau tokoh agama di Kerajaan Banjar. Beliau banyak mengarang kitab fikih Islam, di antaranya adalah Kitab Sabilal Muhtadin dan Kitab Tuhfatur Raghibin. Kedua kitab ini sangat dikenal di kalangan umat Islam Kalimantan Selatan karena dijadikan nama dua masjid terkenal di Banjarmasin, yaitu Masjid Raya Sabilal Muhtadin dan Masjid Jami Tuhfatur Raghibin atau Masjid Kanas.

Kitab Sabilal Muhtadin juga dijadikan rujukan pembelajaran ilmu fikih di kawasan Asia Tenggara. Karena kekaromahannya sebagai wali Allah, sejak kematiannya ratusan tahun silam hingga sekarang makamnya tak pernah sepi...

   Read more
Page 1 of 7
Previous
Next