Jalan menuju situs batu tapak, hanya bisa dilalui oleh sepeda ataupun berjalan kaki. Itupun ada sekitar 50 meter yang kalau naik sepeda, harus dituntun karena licin dan jalannya masih tanah berbatu. Tapak kakinya sendiri sudah hampir hilang. Banyak aktivitas warga setempat yang mandi dan mencuci pakaian di lokasi tsb. Tapi warganya ramah2 kok... Buat goweser yang sedang ke Tanjakan Demit, nggak rugilah mampir sebentar...
Read moreAksesnya masih seadanya. Jalan kecil, licin.. minim informasi seperti plang dan petunjuk jalan. Kalau ngga dibantu sama warga bisa nyasar.
Mudah2an kedepan lebih baik lagi supaya lebih dapat perhatian pihak terkait dan membawa manfaat bagi...
Read moreCoba kalau ditata lebih baik lagi,disekitar situsnya dipagari agar tidak dijadikan pijakan jalan orang yg dari atau mau...
Read more