One of the historical sites in this city. Daeng Celak was a nice Bugis man that contributed to the rising and shining of Malay kingdom back then. The site should be cared and kept by the related government agency in order to preserve the physical appearance and the essential knowledge for at least the local people...
Read moreDaeng Celak adalah Yang Dipertuan Muda Riau II yang memerintah pada tahun 1728-1745, menggantikan Daeng Marewa ( Yang Dipertuan Muda Riau I). Daeng Celak merupakan salah satu Upu Bugis yang berkawin dengan Bangsawan Melayu bernama Tengku Mandak. Setelah Yang Dipertuan Muda Riau III (Daeng Kamboja) maka jabatan Yang Dipertuan Muda selanjutnya dipegang oleh anak-cucu Daeng Celak yang sudah berketurunan Melayu Bugis, yang di mulai oleh anaknya yang bernama Raja Haji Fisabilillah (Yang Dipertuan...
Read moreSultan Selangor, Sultan Sharafuddin Idris Shah Al-Haj menziarahi pusara leluhur baginda di Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia iaitu Opu Daeng Celak (Ayahanda kepada Sultan Selangor yang pertama, Raja Lumu).
Opu Daeng Celak merupakan salah seorang daripada 5 putera kepada Opu Daeng Rilaka dari Kedatuan Luwu, Sulawesi yang memainkan peranan penting dalam beberapa Negeri Melayu di Semenanjung, Sumatera dan...
Read more