HTML SitemapExplore

Pagoda Ekayana — Local services in Tomohon

Name
Pagoda Ekayana
Description
Nearby attractions
Vihara Buddhayana
Jl. Sunge No.57, Kakaskasen Tiga, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia
Taman Kelong
Jl. Mahawu, Kakaskasen Dua, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia
Nearby restaurants
Alang Alang Cafe & Resto
Kakaskasen Tiga, Tomohon Utara, Tomohon City, North Sulawesi, Indonesia
House of Kitty
Kakaskasen Dua, Tomohon Utara, Tomohon City, North Sulawesi, Indonesia
Okoy Flower Garden
8RVR+223, Jl. Okoy, Lingkungan II, Kakaskasen, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia
JHOANIE Restaurant
Jl. Lkr. Tim., Kakaskasen Tiga, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara 95415, Indonesia
RM Green Garden Tomohon
Jl. Smp No.2, Kakaskasen Satu, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia
Warong Bakar Bakar
Jl. Lkr. Tim. No.Kelurahan, Kakaskasen Satu, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara 95415, Indonesia
Kanzo Resto & Cafe
Jl. Raya Tomohon, Kakaskasen, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia
Nearby local services
Nearby hotels
Chrisma Bed and Breakfast
Jl. Kawengian Lasut, Kakaskasen Dua, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara 95416, Indonesia
Jhoanie Hotel
Jl. Lkr. Tim., Kakaskasen Tiga, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara 95417, Indonesia
RedDoorz @ Imanuel Homestay Tomohon
8RRR+C93, Kakaskasen, Tomohon Utara, Tomohon City, North Sulawesi, Indonesia
Related posts
Keywords
Pagoda Ekayana tourism.Pagoda Ekayana hotels.Pagoda Ekayana bed and breakfast. flights to Pagoda Ekayana.Pagoda Ekayana attractions.Pagoda Ekayana restaurants.Pagoda Ekayana local services.Pagoda Ekayana travel.Pagoda Ekayana travel guide.Pagoda Ekayana travel blog.Pagoda Ekayana pictures.Pagoda Ekayana photos.Pagoda Ekayana travel tips.Pagoda Ekayana maps.Pagoda Ekayana things to do.
Pagoda Ekayana things to do, attractions, restaurants, events info and trip planning
Pagoda Ekayana
IndonesiaNorth SulawesiTomohonPagoda Ekayana

Basic Info

Pagoda Ekayana

8RWQ+V6C, Jl. Sungen, Kakaskasen Dua, Kec. Tomohon Utara, Kota Tomohon, Sulawesi Utara, Indonesia
4.6(95)
Save
spot

Ratings & Description

Info

Cultural
Scenic
Family friendly
Accessibility
attractions: Vihara Buddhayana, Taman Kelong, restaurants: Alang Alang Cafe & Resto, House of Kitty, Okoy Flower Garden, JHOANIE Restaurant, RM Green Garden Tomohon, Warong Bakar Bakar, Kanzo Resto & Cafe, local businesses:
logoLearn more insights from Wanderboat AI.

Plan your stay

hotel
Pet-friendly Hotels in Tomohon
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Affordable Hotels in Tomohon
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Trending Stays Worth the Hype in Tomohon
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Reviews

Nearby attractions of Pagoda Ekayana

Vihara Buddhayana

Taman Kelong

Vihara Buddhayana

Vihara Buddhayana

4.7

(104)

Open 24 hours
Click for details
Taman Kelong

Taman Kelong

4.4

(380)

Closed
Click for details

Nearby restaurants of Pagoda Ekayana

Alang Alang Cafe & Resto

House of Kitty

Okoy Flower Garden

JHOANIE Restaurant

RM Green Garden Tomohon

Warong Bakar Bakar

Kanzo Resto & Cafe

Alang Alang Cafe & Resto

Alang Alang Cafe & Resto

4.4

(432)

$$

Closed
Click for details
House of Kitty

House of Kitty

4.4

(298)

Closed
Click for details
Okoy Flower Garden

Okoy Flower Garden

4.4

(249)

$$

Closed
Click for details
JHOANIE Restaurant

JHOANIE Restaurant

4.6

(129)

Closed
Click for details
Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Wanderboat LogoWanderboat

Your everyday Al companion for getaway ideas

CompanyAbout Us
InformationAI Trip PlannerSitemap
SocialXInstagramTiktokLinkedin
LegalTerms of ServicePrivacy Policy

Get the app

© 2025 Wanderboat. All rights reserved.

Posts

subhan sabusubhan sabu
Untuk berkunjung ke Pagoda, anda tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di Indonesia juga ada, selain di Semarang, Pagoda juga ada di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Namanya Pagoda Ekayana yang berada di lingkungan Vihara Buddhayana. Vihara Buddhayana terletak di Kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon yang merupakan tempat ibadah umat Buddha. Lokasinya yang asri dengan pemandangan Gunung Lokon, membuat Vihara ini menjadi satu destinasi wisata di Kota Tomohon. Sebenarnya tempat ini tidak dijadikan sebagai objek wisata, cuma lambat laun semua pada tahu, dan dari dinas pariwisata sudah menyebutnya sebagai objek wisata di Tomohon. Pembangunan Vihara Budhayana sendiri sudah dimulai sejak tahun 1982, hanya saja proses pembangunannya berjalan lambat dan dibangun satu-satu, tidak sekaligus. Bangunan yang pertama kali berdiri adalah Buddha Hall, bangunan utama dari Vihara Buddhayana, yang merupakan tempat peribadatan setiap minggu. Di dalamnya berisi Arca Buddha Gautama. Begitu memasuki kompleks vihara dengan luas hampir 2 hektar itu, dari pintu gerbang kita disambut dengan jejeran 18 patung Arahat atau Se Pa Lo Han. Mereka adalah para murid sang Buddha yang telah mencapai tingkat kesucian tertinggi. 18 Arahat ini adalah para bhikkhu yang semuanya berasal dari India. Mereka dianggap sudah mencapai tingkat kesucian yang tertinggi. Masing-masing para Bhikkhu ini punya keistimewaan, kebijaksanaan dan kesaktiannya masing-masing. Ke 18 patung arahat itu adalah Pindola, Nantimitolo, Pantha the Elder, Angida, Asita, Rahula, Nagasena, Gobaka, Pantha the Younger, Fajraputra, Nakula, Bodhidarma, Vanavasa, Kanaka The Bharadavaja, Katika, The Vatsa, Nandimitra, dan Pindola the Bharadvaja. Selain itu juga didekat ke 18 patung itu, ada Ruang bakti pada leluhur, Stupa model lumbung padi dan tugu lilin. Stupa sebagai simbol pikiran tertinggi dari pencapaian seorang Buddha, simbol kekosongan, sudah mencapai kepada ketiadaan. Lilin itu simbol penerangan, Dharma itu seperti lilin yang sedang menyala, harus sesuatu yang dipraktekkan baru dia memberi manfaatm Disamping Vihara dibangun juga Pagoda Ekayana yang menjulang tinggi. Pagoda sembilan tingkat ini dilengkapi dengan kolam dan patung naga. Pagoda ini berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan benda-benda yang disucikan. Di lantai satunya terdapat arca Kwan Kong, sementara lantai lainnya masih kosong. Di depan Vihara Ekayana terdapat roda dharma dengan patung rusa di samping kiri dan kanannya. Roda dharma yang terdiri dari delapan jeruji itu melambangkan ajaran Buddha tentang delapan langkah untuk bisa mencapai kebahagiaan sejati. Dan rusa mengartikan bahwa dharma yang pertama kali diajarkan Buddha di taman rusa Masuk lebih ke dalam kompleks vihara Buddhayana, ada Balai Maco, Istana Kwan Im, dan bangunan penyu berukuran besar yang di depannya terdapat kolam yang di tengahnya terdapat koin berukuran besar yang berputar yang diyakini bisa mendatangkan rezeki. Pengunjung bisa melempar koin ke dalam kolam sambil memanjatkan doa agar keinginannya terkabulkan. Di sekeliling pinggiran kolam terdapat beberapa aksara Cina yang dilengkapi dengan penjelasan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Aksara-aksara Cina itu menjelaskan tentang umur, keberuntungan, harta, kebahagian dan kedudukan. Seiring perkembangan, vihara Buddhayana yang awalnya sebagai tempat peribadatan umat Buddha mulai tercampur dengan pengaruh tradisi Cina. Umat Buddha di Sulawesi Utara sendiri masih kental dengan tradisi Cina. Agama Buddha sendiri sudah lama berbaur dengan tradisi Cina. Untuk itu, Vihara Buddhayana juga menyediakan tempat ibadah untuk para penganut Konghucu. Di kompleks vihara Buddhayana akhirnya dibuatkan juga tempat ibadah untuk para penganut Konghucu Taoisme yang ada di dalam bangunan berbentuk penyu besar yang di dalamnya terdapat patung Dewi Niang Niang yang diyakini sebagai Dewi kelahiran. Untuk masuk ke Vihara Buddhayana, terlebih dahulu mengisi buku tamu dan memberikan uang pemeliharaan sebesar Rp 10.000.
Kathi HKathi H
Entrance to this place is very reasonable and if you've done all the usual things that there are to do in Tomohon and the surrounding area and you still have some time left over then this will an OK place to spend it in (it wont kill a lot of time though). When we went we were the only visitors there and it felt like a mix of temple complex and abandoned theme park and we didn't really know what to make of it. it started to rain very heavily and we took shelter in the pagoda. The view from the top is actually pretty good and we could watch the rain clouds rolling through the valley which looked rather dramatic.
BLESSING INDONESIABLESSING INDONESIA
Soooo beautiful place to be. Amazingly well. Maintained Buddhist Temple n Pagoda. So pretty. So good for meditation. So peaceful. Very highly recommended to visit n stay as well Thank you May all living beings are blessed andd harmoniously
See more posts
See more posts
hotel
Find your stay

Pet-friendly Hotels in Tomohon

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Untuk berkunjung ke Pagoda, anda tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di Indonesia juga ada, selain di Semarang, Pagoda juga ada di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Namanya Pagoda Ekayana yang berada di lingkungan Vihara Buddhayana. Vihara Buddhayana terletak di Kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon yang merupakan tempat ibadah umat Buddha. Lokasinya yang asri dengan pemandangan Gunung Lokon, membuat Vihara ini menjadi satu destinasi wisata di Kota Tomohon. Sebenarnya tempat ini tidak dijadikan sebagai objek wisata, cuma lambat laun semua pada tahu, dan dari dinas pariwisata sudah menyebutnya sebagai objek wisata di Tomohon. Pembangunan Vihara Budhayana sendiri sudah dimulai sejak tahun 1982, hanya saja proses pembangunannya berjalan lambat dan dibangun satu-satu, tidak sekaligus. Bangunan yang pertama kali berdiri adalah Buddha Hall, bangunan utama dari Vihara Buddhayana, yang merupakan tempat peribadatan setiap minggu. Di dalamnya berisi Arca Buddha Gautama. Begitu memasuki kompleks vihara dengan luas hampir 2 hektar itu, dari pintu gerbang kita disambut dengan jejeran 18 patung Arahat atau Se Pa Lo Han. Mereka adalah para murid sang Buddha yang telah mencapai tingkat kesucian tertinggi. 18 Arahat ini adalah para bhikkhu yang semuanya berasal dari India. Mereka dianggap sudah mencapai tingkat kesucian yang tertinggi. Masing-masing para Bhikkhu ini punya keistimewaan, kebijaksanaan dan kesaktiannya masing-masing. Ke 18 patung arahat itu adalah Pindola, Nantimitolo, Pantha the Elder, Angida, Asita, Rahula, Nagasena, Gobaka, Pantha the Younger, Fajraputra, Nakula, Bodhidarma, Vanavasa, Kanaka The Bharadavaja, Katika, The Vatsa, Nandimitra, dan Pindola the Bharadvaja. Selain itu juga didekat ke 18 patung itu, ada Ruang bakti pada leluhur, Stupa model lumbung padi dan tugu lilin. Stupa sebagai simbol pikiran tertinggi dari pencapaian seorang Buddha, simbol kekosongan, sudah mencapai kepada ketiadaan. Lilin itu simbol penerangan, Dharma itu seperti lilin yang sedang menyala, harus sesuatu yang dipraktekkan baru dia memberi manfaatm Disamping Vihara dibangun juga Pagoda Ekayana yang menjulang tinggi. Pagoda sembilan tingkat ini dilengkapi dengan kolam dan patung naga. Pagoda ini berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan benda-benda yang disucikan. Di lantai satunya terdapat arca Kwan Kong, sementara lantai lainnya masih kosong. Di depan Vihara Ekayana terdapat roda dharma dengan patung rusa di samping kiri dan kanannya. Roda dharma yang terdiri dari delapan jeruji itu melambangkan ajaran Buddha tentang delapan langkah untuk bisa mencapai kebahagiaan sejati. Dan rusa mengartikan bahwa dharma yang pertama kali diajarkan Buddha di taman rusa Masuk lebih ke dalam kompleks vihara Buddhayana, ada Balai Maco, Istana Kwan Im, dan bangunan penyu berukuran besar yang di depannya terdapat kolam yang di tengahnya terdapat koin berukuran besar yang berputar yang diyakini bisa mendatangkan rezeki. Pengunjung bisa melempar koin ke dalam kolam sambil memanjatkan doa agar keinginannya terkabulkan. Di sekeliling pinggiran kolam terdapat beberapa aksara Cina yang dilengkapi dengan penjelasan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Aksara-aksara Cina itu menjelaskan tentang umur, keberuntungan, harta, kebahagian dan kedudukan. Seiring perkembangan, vihara Buddhayana yang awalnya sebagai tempat peribadatan umat Buddha mulai tercampur dengan pengaruh tradisi Cina. Umat Buddha di Sulawesi Utara sendiri masih kental dengan tradisi Cina. Agama Buddha sendiri sudah lama berbaur dengan tradisi Cina. Untuk itu, Vihara Buddhayana juga menyediakan tempat ibadah untuk para penganut Konghucu. Di kompleks vihara Buddhayana akhirnya dibuatkan juga tempat ibadah untuk para penganut Konghucu Taoisme yang ada di dalam bangunan berbentuk penyu besar yang di dalamnya terdapat patung Dewi Niang Niang yang diyakini sebagai Dewi kelahiran. Untuk masuk ke Vihara Buddhayana, terlebih dahulu mengisi buku tamu dan memberikan uang pemeliharaan sebesar Rp 10.000.
subhan sabu

subhan sabu

hotel
Find your stay

Affordable Hotels in Tomohon

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Entrance to this place is very reasonable and if you've done all the usual things that there are to do in Tomohon and the surrounding area and you still have some time left over then this will an OK place to spend it in (it wont kill a lot of time though). When we went we were the only visitors there and it felt like a mix of temple complex and abandoned theme park and we didn't really know what to make of it. it started to rain very heavily and we took shelter in the pagoda. The view from the top is actually pretty good and we could watch the rain clouds rolling through the valley which looked rather dramatic.
Kathi H

Kathi H

hotel
Find your stay

The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

hotel
Find your stay

Trending Stays Worth the Hype in Tomohon

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Soooo beautiful place to be. Amazingly well. Maintained Buddhist Temple n Pagoda. So pretty. So good for meditation. So peaceful. Very highly recommended to visit n stay as well Thank you May all living beings are blessed andd harmoniously
BLESSING INDONESIA

BLESSING INDONESIA

See more posts
See more posts

Reviews of Pagoda Ekayana

4.6
(95)
avatar
5.0
6y

Untuk berkunjung ke Pagoda, anda tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri, di Indonesia juga ada, selain di Semarang, Pagoda juga ada di Kota Tomohon, Sulawesi Utara. Namanya Pagoda Ekayana yang berada di lingkungan Vihara Buddhayana.

Vihara Buddhayana terletak di Kelurahan Kakaskasen III, Kecamatan Tomohon Utara, Kota Tomohon yang merupakan tempat ibadah umat Buddha. Lokasinya yang asri dengan pemandangan Gunung Lokon, membuat Vihara ini menjadi satu destinasi wisata di Kota Tomohon.

Sebenarnya tempat ini tidak dijadikan sebagai objek wisata, cuma lambat laun semua pada tahu, dan dari dinas pariwisata sudah menyebutnya sebagai objek wisata di Tomohon. Pembangunan Vihara Budhayana sendiri sudah dimulai sejak tahun 1982, hanya saja proses pembangunannya berjalan lambat dan dibangun satu-satu, tidak sekaligus. Bangunan yang pertama kali berdiri adalah Buddha Hall, bangunan utama dari Vihara Buddhayana, yang merupakan tempat peribadatan setiap minggu. Di dalamnya berisi Arca Buddha Gautama.

Begitu memasuki kompleks vihara dengan luas hampir 2 hektar itu, dari pintu gerbang kita disambut dengan jejeran 18 patung Arahat atau Se Pa Lo Han. Mereka adalah para murid sang Buddha yang telah mencapai tingkat kesucian tertinggi.

18 Arahat ini adalah para bhikkhu yang semuanya berasal dari India. Mereka dianggap sudah mencapai tingkat kesucian yang tertinggi. Masing-masing para Bhikkhu ini punya keistimewaan, kebijaksanaan dan kesaktiannya masing-masing.

Ke 18 patung arahat itu adalah Pindola, Nantimitolo, Pantha the Elder, Angida, Asita, Rahula, Nagasena, Gobaka, Pantha the Younger, Fajraputra, Nakula, Bodhidarma, Vanavasa, Kanaka The Bharadavaja, Katika, The Vatsa, Nandimitra, dan Pindola the Bharadvaja.

Selain itu juga didekat ke 18 patung itu, ada Ruang bakti pada leluhur, Stupa model lumbung padi dan tugu lilin. Stupa sebagai simbol pikiran tertinggi dari pencapaian seorang Buddha, simbol kekosongan, sudah mencapai kepada ketiadaan. Lilin itu simbol penerangan, Dharma itu seperti lilin yang sedang menyala, harus sesuatu yang dipraktekkan baru dia memberi manfaatm

Disamping Vihara dibangun juga Pagoda Ekayana yang menjulang tinggi. Pagoda sembilan tingkat ini dilengkapi dengan kolam dan patung naga. Pagoda ini berfungsi sebagai tempat untuk menyimpan benda-benda yang disucikan. Di lantai satunya terdapat arca Kwan Kong, sementara lantai lainnya masih kosong.

Di depan Vihara Ekayana terdapat roda dharma dengan patung rusa di samping kiri dan kanannya. Roda dharma yang terdiri dari delapan jeruji itu melambangkan ajaran Buddha tentang delapan langkah untuk bisa mencapai kebahagiaan sejati. Dan rusa mengartikan bahwa dharma yang pertama kali diajarkan Buddha di taman rusa

Masuk lebih ke dalam kompleks vihara Buddhayana, ada Balai Maco, Istana Kwan Im, dan bangunan penyu berukuran besar yang di depannya terdapat kolam yang di tengahnya terdapat koin berukuran besar yang berputar yang diyakini bisa mendatangkan rezeki. Pengunjung bisa melempar koin ke dalam kolam sambil memanjatkan doa agar keinginannya terkabulkan.

Di sekeliling pinggiran kolam terdapat beberapa aksara Cina yang dilengkapi dengan penjelasan dalam Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris. Aksara-aksara Cina itu menjelaskan tentang umur, keberuntungan, harta, kebahagian dan kedudukan.

Seiring perkembangan, vihara Buddhayana yang awalnya sebagai tempat peribadatan umat Buddha mulai tercampur dengan pengaruh tradisi Cina. Umat Buddha di Sulawesi Utara sendiri masih kental dengan tradisi Cina. Agama Buddha sendiri sudah lama berbaur dengan tradisi Cina. Untuk itu, Vihara Buddhayana juga menyediakan tempat ibadah untuk para penganut Konghucu.

Di kompleks vihara Buddhayana akhirnya dibuatkan juga tempat ibadah untuk para penganut Konghucu Taoisme yang ada di dalam bangunan berbentuk penyu besar yang di dalamnya terdapat patung Dewi Niang Niang yang diyakini sebagai Dewi kelahiran.

Untuk masuk ke Vihara Buddhayana, terlebih dahulu mengisi buku tamu dan memberikan uang pemeliharaan...

   Read more
avatar
3.0
46w

Entrance to this place is very reasonable and if you've done all the usual things that there are to do in Tomohon and the surrounding area and you still have some time left over then this will an OK place to spend it in (it wont kill a lot of time though). When we went we were the only visitors there and it felt like a mix of temple complex and abandoned theme park and we didn't really know what to make of it. it started to rain very heavily and we took shelter in the pagoda. The view from the top is actually pretty good and we could watch the rain clouds rolling through the valley which looked...

   Read more
avatar
5.0
7y

Di kejauhan, bangunan menjulang dengan arsitektur khas China bagai menyihir mata. Pagoda setinggi 9 lantai membawa imajinasi ke film-film Sun Go Kong, kisah legenda kera sakti dari China.

Vihara Ekayana yang terletak di Tomohon, Sulawesi Utara, tersebut memang mudah ditemukan. Cukup ikuti saja pagoda yang menjulang tersebut. Masuk ke dalam vihara, patung-patung Budha tampak berderet menyambut Anda. Setiap patung memiliki makna dan filosofi tertentu.

Uniknya, Anda dapat menemukan patung Budha yang India. Patung Bodhidharma tersebut mengambarkan Buddha dengan jenggot yang sebenarnya khas India, bukan China. Setelah bertemu dengan deretan patung Budha, Anda akan menemukan Pagoda Ekayana yang dipakai untuk tempat bersembahyang.

Beranjak dari pagoda, Anda bisa masuk ke dalam Istana Kwam Im. Jangan lupa untuk melepaskan sepatu Anda. Kidung-kidung pujian melantun dari dalam tempat ibadah tersebut. Anda boleh saja masuk, namun ingatlah untuk tetap menjaga sopan santun.

Di sini, Anda bisa melakukan ramalan kuno Ciam Si. Ciam Si merupakan ramalan yang berdasarkan syair-syair kuno China. Beberapa batang bambu seperti sumpit lebar diletakkan dalam wadah bambu bulat. Masing-masing batang bambu berisikan nomor.

Wadah bambu kemudian dikocok hingga mengeluarkan satu batang bambu. Dari nomor yang tertera di batang bambu, tinggal mencocokannya dengan kotak yang berada di sisi kiri dinding. Nah, di kotak tersebut kertas berisikan ramalan. Ramalan tertera dalam kanji-kanji khas tulisan China. Tetapi tenang saja, ada terjemahan dalam...

   Read more
Page 1 of 7
Previous
Next