Gn. Karang, terletak di Saninten, Kaduhejo, Kabupaten Pandeglang, Banten. Akses jalan cukup baik, hanya saja harus diimbangi dengan. Kondisi kendaraan yang prima. Masyarakat lokal juga ramah terhadap para pendaki gunung. Saya sangat merekomendasikan buat para pecinta alam untuk mendaki Gunung Karang karena view yang spektakuler dan tanjakan trek pendakian juga wooow Banget puncak tertinggi di banten,susana asri,nyaman,cocok buat refreshing,mantap pokonya. Pemandangan bagus, udara sejuk dan pepohonannya masih asri sebagai wilayah tertinggi di tanah Banten. Indahnya alam indonesia......klo pulang kampung kebanten...selalu ditemani dgn pemandangan gunung karang yg indah...puncak gunung nya diselimbuti dgn kabut yg indah. Lumayan jauh kebnyakn orng naik kesini untuk melihat 7 sumur, sama puncak nggk bisa buat camp.. Konon katanya gunung ini adalah gunung mistis jadi sedikit orang yg berani naik kesini. Memiliki puncak setinggi 1.778m dpl, lebih dikenal sebagai gunung wisata ziarah. Padabulan-bulan tertentu, biasanya bulan Maulid (Rabiul Awal), jumlah pengunjungnya melonjak tajam. Mereka kebanyakan peziarah yang ingin menziarahi petilasan TbJaya Raksa, sesepuh KerajaanBantenyang terletak di Desa Kaduengang.Melihat Gunung Karang yang terbaring diamdi Pandeglang, tak berlebihan jika kita menjulukinya sebagairaksasayang tengah tertidur tenang, dengan berbagai potensi yang terpendam dalam. Bukan saja karena potensi letusan sebagai gunung berapi aktif,namun juga potensi wisata yang masih belum tergali secara maksimal.Potensi WisataSejak terbentuknya Provinsi Banten, pemerintah setempat menggalakkan promosi wisata. Dan, Gunung Karang menjadi salah satuobjek wisatayang diharapkan mampu menarik wisatawan dengan potensi wisata spiritual yang dimilikinya... Udaranya sejuk,berasa banget.jadi pengen punya rumah di gunung....biar adem otak.hehehe...Sudah lama ingin ke sini tapi belum kesampaian juga. Di pucuk gunung ini ada cerita legenda adanya sumur tujuh, yang mana tampak airnya mencerminkan hati seseorangvyg melihatnya, jika hati seseorang sedang galau bermasalah maka keruh lah tampak air itu, dan sebaliknya jika seseorang hatinya tenang bersih suci maka air akan tampak beniiiiing banget, jernih. Ada cerita juga kalau gunung ini tempat orang orang sekitar yg membuang senjata keramat yg masih ada...
Read moreGunung Karang saat ini telah dilirik oleh banyak orang untuk melakukan kegiatan pendakian, walau gunung ini terbilang tidak terlalu tinggi namun tantangan dalam menyusuri jalan menuju puncak menjadi tantangan tersendiri. Pada umumnya jalur pendakian Gunung Karang yang diketahui ada 2 jalur, yang pertama melewati Desa Kaduengang, yang kedua Jalur Pagerwatu/Ciekek. Namun apabila melihat pendakian dalam rangka wisata ziarah, ada jalur lain yaitu Jalur Curug Nangka/Ciomas.
Kaduengang, Jalur Barat Jalur Kaduengang merupakan jalur pendakian paling digemari oleh para pendaki karena trek menuju puncak lebih pendek namun memiliki trek begitu menantang. Di dusun ini juga para pendaki dapat melihat indahnya gemerlap kota Serang dan Pelabuhan Merak. Waktu tempuh dari Kaduengang biasanya akan mengahabiskan 4 - 6 jam untuk mencapai Puncak Sumur Tujuh tergantung kondisi cuacanya. Setelah anda datang ke Dusun Kaduengang, pendakian dimulai dengan jalan desa yang menanjak, pos 1 ditandai dengan adanya menara tower dekat rumah salah satu sesepuh yang dapat pendaki minta untuk memimpin berziarah, karena sebelum melanjutkan pendakian disarankan agar berziarah terlebih dahulu ke makam Pangeran TB. Jaya Raksa, makam tersebut berada tepat di sebelah kanan jalur pendakian.
Pos 1 (Cengkeh) Pos 2 (Tanah Petir) Pos 3 (Anggrek) Pagerwatu/Ciekek, Jalur Selatan Jalur Pagerwatu/Ciekek tidak terlalu menjadi favorit bagi para pendaki, walaupun kondisi trek dari jalur ini cukup lebih landai daripada via Kaduengang namun membutuhkan waktu yang lebih lama sekitar 7 - 8 jam untuk menuju puncak.
Curug Nangka/Ciomas Jalur ini sangat tidak populer bagi para pendaki, karena jalur ini merupakan jalur para peziarah yang akan menuju Puncak Gunung Karang. jalur ini cukup jauh karena dimulai dari bawah lereng dan memerlukan waktu sekitar 20 jam - 1 hari perjalanan untuk...
Read moreUntuk sekarang masih tersedia 4 pos warung kalo kita berangkat dari paku haji & pasir angin. Beda ketika kita jalan dari salam cuma ada 2 pos saja yang bisa ditemui sampe puncak. Detailnya, pos 1&2 warung menjual makanan dan minuman. Untuk pos3/ pos1 kalo dari arah salam, warung tapi terdapat musolah untuk beribadah. Di pos4/ pos2 track dari salam itu puncaknya, terdapat pula musola untuh beribadah. Detail warung dari 1-4 yang buka 24 cuma dipos4 terkadang tutup pula kalo hari besar misal hari raya, dll. Berbeda dari pos1-3 itu pemilik warungnya tutup ya.. Sekitaran jam 5 sore menjelang magrib, dan terkadang tukang di pos sering tutup jika hari jum'at kecuali pos4 pengalaman saya sih dia tetep buka, jadi bijaklah saat membawa bekal makanan👌. Gunung karang ialah tempat religius ya bukan tempat wisata, jadi berhati2 saat hendak pergi, jaga diri, jaga keselamatan karena jalan yang dilewati cukum curam apalagi saat...
Read more