HTML SitemapExplore

Sawah sawah — Restaurant in Kabupaten Bekasi

Name
Sawah sawah
Description
Nearby attractions
Nearby restaurants
Nearby local services
Nearby hotels
Related posts
Keywords
Sawah sawah tourism.Sawah sawah hotels.Sawah sawah bed and breakfast. flights to Sawah sawah.Sawah sawah attractions.Sawah sawah restaurants.Sawah sawah local services.Sawah sawah travel.Sawah sawah travel guide.Sawah sawah travel blog.Sawah sawah pictures.Sawah sawah photos.Sawah sawah travel tips.Sawah sawah maps.Sawah sawah things to do.
Sawah sawah things to do, attractions, restaurants, events info and trip planning
Sawah sawah
IndonesiaWest JavaKabupaten BekasiSawah sawah

Basic Info

Sawah sawah

Taman Sari, Setu, Bekasi Regency, West Java, Indonesia
4.1(804)
Closed
Save
spot

Ratings & Description

Info

attractions: , restaurants: , local businesses:
logoLearn more insights from Wanderboat AI.
Open hoursSee all hours
Sat9 AM - 9 PMClosed

Plan your stay

hotel
Pet-friendly Hotels in Kabupaten Bekasi
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Affordable Hotels in Kabupaten Bekasi
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.
hotel
Trending Stays Worth the Hype in Kabupaten Bekasi
Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Reviews

Live events

Jakarta Walking Tour with Mrt
Jakarta Walking Tour with Mrt
Sat, Jan 17 • 2:00 PM
HI Roundabout MRT Station Cilandak, Jakarta, Na, Indonesia
View details
MetaMask Welcoming Night x ETH Jakarta - Indonesia Edition
MetaMask Welcoming Night x ETH Jakarta - Indonesia Edition
Sat, Jan 17 • 12:00 PM
Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta
View details
Python ID #JakartaMeetup 2026
Python ID #JakartaMeetup 2026
Thu, Jan 22 • 10:30 AM
Cozwin coffee & ice cream Jalan Bekasi I no 9, jakarta timur, jatinegara, RT.7/RW.2, Rw. Bunga, Kecamatan Jatinegara, Kota Jakarta Timur, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 13350, Indonesia
View details
Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Wanderboat LogoWanderboat

Your everyday Al companion for getaway ideas

CompanyAbout Us
InformationAI Trip PlannerSitemap
SocialXInstagramTiktokLinkedin
LegalTerms of ServicePrivacy Policy

Get the app

© 2025 Wanderboat. All rights reserved.

Reviews of Sawah sawah

4.1
(804)
avatar
4.0
3y

Kid-friendly, good vibes with rice field view. And if you're lucky you'll have a superb view when it ripe with a beautiful yellow color.

Not impressed with the taste of the food here though, i think this is something that can be improved.

And very unfortunate the road access near this place is not very convenient with a narrow road and only fit 1 car. The motorcycle parking area is quite sufficient but for the car is a bit far from the location (around 30-50 metres). 3 Car parking spots that you can use, the one right in front of the place, while the other two are a bit far from it, but i think it's still OK because you can walk to the place whilst enjoying the rice field scenery along the way.

Seating arrangement is something that can be improved also. Enjoying the food with the seats towards the Rice field would create more satisfying and romantic feels, along with the sunset far on the horizon and not to mentioned that they have a live music too, that adds up to a perfect moment.

For you who loves to take selfie, this place offer few free selfie spots for you to use.

They accept cash, QRIS and Debit/Credit Card as payment method, nice, love it.

The waiters and waitresses are friendly and helpful, good job guys, please keep it up, because this very little and simple thing that can make customers feel comfortable and surely back again.

Overall, recommend this place for a short getaway of your daily hectic activities, or create a beautiful moment with your family of...

   Read more
avatar
3.0
2y

Dari segi tempat, lumayan masuk ke dalam dari jalan utama ( saat saya dan keluarga ke sana, saya lewat pasar setu).

Dari segi parkiran, untuk parkir mobil dan motor lumayan luas. Sewaktu ke sana, kebetulan saya datang di jam makan siang di hari minggu, jadi parkiran tidak terlalu penuh.

Dari segi view, mungkin recomendasi saya adalah datang disaat sore, karena saat siang, area rumput sintetis terlalu panas untuk dijadikan meja makan. Ditambah sawah yang kebetulan gundul saat kemarin datang membuat tidak seperti namanya tepi sawah.. " di mana sawahnya?" tanya saya dalam hati. Hanya tanah gersang dan rumput2 liar yang ada.

Untuk segi makanan,

menu ikan gindara nya enak +++ ( 90 dari 100). Daging ikannya yang lembut, dengan potongannya yang lumayan besar dan rasanya yang enak, sepadan dengan harga per potongnya yang lumayan murah.

sate lilitnya pun enak (80 dari 100). Rempahnya kerasa dan pas aja rasanya. Bisa sih nambah kalo seenak itu terus

Tapi nasi bunga telangnya benar2 nasi putih yang dimasak dengan bunga telang tok dan terlalu mbenyek alias sepertinya masaknya terlalu banyak air ( mungkin human error ya ) jadi saya kurang recomen.

Untuk NASI CAMPUR BALI nya, lumayan recomended. Lumayan komplit karrna ada urap( entah khas bali bukan gak tau), ada telur balado, ayam suwirnya, sate lilitnya dan sambal matahnya. Oh iya, untuk sambal matah sedikit kecewa sih. Rasanya enak. Masis gurihnya pas. Cuma, dimana sambelnya? Cabe nya gak ada. Saya cuma dapat irisan bawang merah dan sedikit rasa sereh.. porsinya pun sedikit. Jadi next tolong sambel matahnya benar2 matah ya karena sayang banget udah enak tapi gak komplit yang disajikannya.

Teh manis nya B aja.. gak ada yang istimewa dari teh2 pada umumnya.

Es Kopi susunya dikemasan botol dalam penyajian. Mungkin supaya simple, gak tumpah, cepat penyajiannya karena sudah di stock, gak tumpah dll lah ya.. cuma, saran saja kalo untuk yang makan di tempat alias dine in, boleh dong disajikan digelas saja.. supaya terkesan fresh atau baru dibuat.

Eskrim.. ini nih yang agak gmn gtu.. beneran dari segi tempat saji eskrim nya mungkin bisa dibuat lebih estetik sih. Bukan seperti tempat plastik gitu kalo lebih bagusnya. Rasanya ya rasa eskrim merk megapotit atau apa itu sih... tok itu tanpa ada toping apapun.. jadi mungkin bisa dibuat lebih estetik meski eskrimnya gak diapa2in sekalipun.

Gorengan di sana ambil sendiri dengan harga per potongnya Rp.4.000.. lumayan enak unyuk tempe mendoan dan tahunya. Kenyang cuma harganya agak di ekonomis in aja sarannya kalo Rp.4.000 tuh masih lumayan orang mikir2 nya meski agak besar ( mending makan nasi gak sih)

Untuk bangku dll, lumayan view nya. Ada pendoponya, ada pintu hiasan seolah ke area sawah ada pintunya. Ada rumput sintetis, variasi bangunan berkonsep bambu, kolam ikan, dll. Ada musik yang seolah kayak lagi di tepi sawah di bali. Ala2 bali tapi ala2 angkringan juga dari view dan...

   Read more
avatar
4.0
1y

Pertama yg mau saya review adalah ternyata sawahnya sedang dibajak yaaaa jadi gaa ada sawah view 😅 Parkir kecil bgt ya, gatau deh seharusnya ada tempat parkir khusus atau enggak, yg jelas didepan pintu ada parkir untuk 2 mobil aja.

Pas masuk pertama wuih bagus bgt, bener2 kaya di Bali loh, lalu masuk ke dalem nyari2 view sawah ternyata kayanya abis panen deh. Makin ke belakang saya punya kesan kurang terawat ya.. Bagian belakang adem sih, dan kayu2 ada ornamen2 Bali dan instrumen Bali.

Makanannya saya pesen pecel, menurut saya bumbunya kurang banyak apalg dbawahnya pake nasi, wadahnya kan pake pincuk bambu, itu biasanya digunakan saat org beli pecel dan langsung diambil sama pembeli, nah sedangkan di sini kan harus ditaro diatas meja, jadi takut tumpah saran saya mungkin bisa diganti wadah.

Tumis kangkung enak bgt, tapii kenapa wadahnya pake piring plastik ikea? Jadi kurang cocok sama keseluruhan tema 😁 Sop Iga enaaak bgt kuahnya segerrrrr, tapii maaf ya dagingnya alot mungkin harus dimasak lebih lama. Ayam bakar Jimbaran? Wahh jgn ditanya, ini enaaaakkkk bangettt.. apalg dihidangkan pake sambel matah yg enak bgt, mungkin besok2 dijual terpisah ya sambelnya, enakk bgt.

Usus goreng, mungkin niatnya mau digoreng krispi yaa tapii jujur ini alott to the max, jadi garing enggak, lembut enggak, alott aja udh gitu

Makanan juga cepet datengnya. Kmren kan pas lg mau bayar pesanan dikasir, anak saya ambil makanan ikan. Nah mbak kasir lagi masuk2in pesanan saya disistemnya kan, yaaudah donk saya ga mau bikin dia ribet, jdi saya tunggu dia selesai masukin pesanan saya disistem baru nanti saya bilang tambahan pelet ikan 1.. waiter yang duduk disitu pegang HT dengan tegas dan seperti buru2 “Pelet itu itu masukin, masukin, pelet ikan 1!” Daaaan itu dia bilang berkali2 loh 2-3x lah 😅😅😅 Mksudnya gimana sih mbak takut saya pikir itu gratis dan ga bayar? Kan ada tulisanya 5rb. Akhirnya bener kan, kasirnya ga fokus pesanan saya ada kelewat di input, untuk saya koreksi. Besok2 jgn gitu ya mbak.. sabar dan manner nya lebih baik lagi.

Untuk interior Balinya dapet bgt, tapi ada kesan kurang rapi dan ga terawat, terlihat dari jembatannya, rumput2 dan pohon2 yg ga rapi ga di trimming.

So fa keren bgt, bisa bikin orang2 traveling 1 jam untuk ke daerah setu yg ga ada apa2 hanya untuk...

   Read more
Page 1 of 7
Previous
Next

Posts

Astia IrnaAstia Irna
Pertama yg mau saya review adalah ternyata sawahnya sedang dibajak yaaaa jadi gaa ada sawah view 😅 Parkir kecil bgt ya, gatau deh seharusnya ada tempat parkir khusus atau enggak, yg jelas didepan pintu ada parkir untuk 2 mobil aja. Pas masuk pertama wuih bagus bgt, bener2 kaya di Bali loh, lalu masuk ke dalem nyari2 view sawah ternyata kayanya abis panen deh. Makin ke belakang saya punya kesan kurang terawat ya.. Bagian belakang adem sih, dan kayu2 ada ornamen2 Bali dan instrumen Bali. Makanannya saya pesen pecel, menurut saya bumbunya kurang banyak apalg dbawahnya pake nasi, wadahnya kan pake pincuk bambu, itu biasanya digunakan saat org beli pecel dan langsung diambil sama pembeli, nah sedangkan di sini kan harus ditaro diatas meja, jadi takut tumpah saran saya mungkin bisa diganti wadah. Tumis kangkung enak bgt, tapii kenapa wadahnya pake piring plastik ikea? Jadi kurang cocok sama keseluruhan tema 😁 Sop Iga enaaak bgt kuahnya segerrrrr, tapii maaf ya dagingnya alot mungkin harus dimasak lebih lama. Ayam bakar Jimbaran? Wahh jgn ditanya, ini enaaaakkkk bangettt.. apalg dihidangkan pake sambel matah yg enak bgt, mungkin besok2 dijual terpisah ya sambelnya, enakk bgt. Usus goreng, mungkin niatnya mau digoreng krispi yaa tapii jujur ini alott to the max, jadi garing enggak, lembut enggak, alott aja udh gitu Makanan juga cepet datengnya. Kmren kan pas lg mau bayar pesanan dikasir, anak saya ambil makanan ikan. Nah mbak kasir lagi masuk2in pesanan saya disistemnya kan, yaaudah donk saya ga mau bikin dia ribet, jdi saya tunggu dia selesai masukin pesanan saya disistem baru nanti saya bilang tambahan pelet ikan 1.. waiter yang duduk disitu pegang HT dengan tegas dan seperti buru2 “Pelet itu itu masukin, masukin, pelet ikan 1!” Daaaan itu dia bilang berkali2 loh 2-3x lah 😅😅😅 Mksudnya gimana sih mbak takut saya pikir itu gratis dan ga bayar? Kan ada tulisanya 5rb. Akhirnya bener kan, kasirnya ga fokus pesanan saya ada kelewat di input, untuk saya koreksi. Besok2 jgn gitu ya mbak.. sabar dan manner nya lebih baik lagi. Untuk interior Balinya dapet bgt, tapi ada kesan kurang rapi dan ga terawat, terlihat dari jembatannya, rumput2 dan pohon2 yg ga rapi ga di trimming. So fa keren bgt, bisa bikin orang2 traveling 1 jam untuk ke daerah setu yg ga ada apa2 hanya untuk makan di sini.
ali nurdinali nurdin
Jujurly mewakili penduduk asli setempat, sya menyambut baik adanya tempat ini selain memperkenalkan kampung kami yang dulu mungkin tidak banyak yang tau sekarang mulai di kenal orang banyak, selain itu dengan adanya tempat ini sedikit banyak membantu perekonomian warga sekitar…walaupun agak lucu ya da pedagang makanan di tempat penjual makanan tapi ya itulah perkampungan selalu memanfaatkan peluang yg penting cuan. Tapi beberapa hal yg harus di perhatikan: 1. CALON PENGUNJUNG jalananan d tempat kami sempit cuma cukup 1 mobil kiri kanan kalau gak kebon ya sawah atau rumah, jujur mobilitas kami terganggu ketika ramai pengunjung karena akses jalan yang cuma satu2 nya jadi macet gak jelas. 2. Angkringan ini dulunya adalah lahan sawah kiri kanan sawah dan hasil di urug jadilah seperti sekarang, karena keterbatasan ini otomatis parkiran tidak memadai d tempat ini ditambah animo pengunjung yang begitu tinggi karena “the power of sosmed” jadi semua d butakan demi eksistensi sosmed Dikrenakan parkir yg tidak dapat tertampung, jadilah parkir di rumah2 warga yg jaraknya agak lumayan sehingga mengharuskan berjalan kaki menuju tempat angkringan, 3. Akibat animo terlalu tinggi terutama d weekend protokol kesehatan pun sulit d kontrol alhasil ya seperti yang ada d gambar. 4.untuk harga makanan jujur sya hanya pernah melihat di tabel menu yang di upload group2 WA antar penduduk, menurut saya harga es teh manis 15rb agak mahal ya dan teh tawar 5 ribu, dan makanan lainnya 35an agak kurang masuk jika pasarnya orang2 kampung tapi jika niat sepaket dengan menjual view mungkin bisa masuk kalkulasi. Catatan : BAGI CALON PENGUNJUNG YANG MASIH PENASARAN MAU BERKUNJUNG SEBAIKNYA PILIH WAKTU YANG TEPAT,JANGAN WEEKEND KALO BISA dan PASTIKAN JANGAN PAS HUJAN atau PANAS. dan INGAT SELALU JAGA SOPAN SANTUN dan JANGAN MENGELUH KALAU KEADAAN TIDAK SESUAI HARAPAN. Selalu mencari referensi terlebih dahulu ya seblum memaksakan untuk terjun langsung. Semoga sukses semuanya. Terimaksih
Trista PrasidyaTrista Prasidya
Saya datang hari Minggu kemarin sekitar jam 11 siang sangat ramai pengunjungnya. Dipintu masuk hanya ada himbauan tentang protokol kesehatan tapi tidak ada petugas untuk tes suhu atau mengontrol pengunjung yang masuk. Makanyadi dalam jadi ada dua kategori pengunjung, baik yang mau foto-foto saja atau yang mau makan dine in. Pengunjung yang datang harus memastikan dapat tempat duduk dahulu baru bisa pesan menu di kasir. Untuk menu akngkringan hanya bisa pesan di dekat pintu masuk dan cash only (Menu angkringan available di jam 06.00-12.00. Tapi kalau habis akan direstock jam 14.00). Menu restoran bisa pesan di kasir dan bisa bayar via debit. Range harga makanan utama start from IDR 35K. Untuk harga segitu memang cukup pricey untuk daerah Setu dan ternyata rasanya juga so-so. Yang paling mengecewakan untuk parkiran mobil. Pihak pengelola belum menyediakan tempat parkiran mobil yang layak. Jadinya saat weekend dan banyak pengunjung, mobil diparkir di pinggir jalan atau di depan rumah warga. Ada warga setempat yang bantu mengatur parkiran. Biaya parkir IDR 10K. Tapi saat saya mau pulang, ada mobil di belakang saya dan hampir 1 jam saya menunggu pemiliknya datang, baru saya bisa keluar (pihak resto tidak menyiapkan toa atau pengeras suara). Mohon perhatiannya untuk parkiran agar hal ini tidak terjadi lagi karrna kami parkir juga membayar. Akses jalan ke sana agak sempit. Jadi kalau papasan mobil agak susah dan jadi bikin macet. Review makanan: 1. Nasi Jeruk Ayam Geprek (IDR 35K) - Terlalu pedas - Agak berminyak - Nasinya seperti nasi putih yang hanya dikasi daun jeruk sedikit dan ada teri medan sedikit (ga berasa gurih) - Overpriced untuk harga segitu dan rasanya seperti itu 2. Nasi Sei Sapi Sambal Matah (IDR 40K) - Sei sapi lumayan tapi agak oily - Sambal matah kurang rempahnya - Lumayan ketimbang Nasi Jeruk Ayam Gepreknya 3. Es Teh Manis (lupa harganya) - Kemanisan, jadi ga berasa tehnya. Literally kaya air gula dikasi es - Gelasnya ga ditutup
See more posts
See more posts
hotel
Find your stay

Pet-friendly Hotels in Kabupaten Bekasi

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Pertama yg mau saya review adalah ternyata sawahnya sedang dibajak yaaaa jadi gaa ada sawah view 😅 Parkir kecil bgt ya, gatau deh seharusnya ada tempat parkir khusus atau enggak, yg jelas didepan pintu ada parkir untuk 2 mobil aja. Pas masuk pertama wuih bagus bgt, bener2 kaya di Bali loh, lalu masuk ke dalem nyari2 view sawah ternyata kayanya abis panen deh. Makin ke belakang saya punya kesan kurang terawat ya.. Bagian belakang adem sih, dan kayu2 ada ornamen2 Bali dan instrumen Bali. Makanannya saya pesen pecel, menurut saya bumbunya kurang banyak apalg dbawahnya pake nasi, wadahnya kan pake pincuk bambu, itu biasanya digunakan saat org beli pecel dan langsung diambil sama pembeli, nah sedangkan di sini kan harus ditaro diatas meja, jadi takut tumpah saran saya mungkin bisa diganti wadah. Tumis kangkung enak bgt, tapii kenapa wadahnya pake piring plastik ikea? Jadi kurang cocok sama keseluruhan tema 😁 Sop Iga enaaak bgt kuahnya segerrrrr, tapii maaf ya dagingnya alot mungkin harus dimasak lebih lama. Ayam bakar Jimbaran? Wahh jgn ditanya, ini enaaaakkkk bangettt.. apalg dihidangkan pake sambel matah yg enak bgt, mungkin besok2 dijual terpisah ya sambelnya, enakk bgt. Usus goreng, mungkin niatnya mau digoreng krispi yaa tapii jujur ini alott to the max, jadi garing enggak, lembut enggak, alott aja udh gitu Makanan juga cepet datengnya. Kmren kan pas lg mau bayar pesanan dikasir, anak saya ambil makanan ikan. Nah mbak kasir lagi masuk2in pesanan saya disistemnya kan, yaaudah donk saya ga mau bikin dia ribet, jdi saya tunggu dia selesai masukin pesanan saya disistem baru nanti saya bilang tambahan pelet ikan 1.. waiter yang duduk disitu pegang HT dengan tegas dan seperti buru2 “Pelet itu itu masukin, masukin, pelet ikan 1!” Daaaan itu dia bilang berkali2 loh 2-3x lah 😅😅😅 Mksudnya gimana sih mbak takut saya pikir itu gratis dan ga bayar? Kan ada tulisanya 5rb. Akhirnya bener kan, kasirnya ga fokus pesanan saya ada kelewat di input, untuk saya koreksi. Besok2 jgn gitu ya mbak.. sabar dan manner nya lebih baik lagi. Untuk interior Balinya dapet bgt, tapi ada kesan kurang rapi dan ga terawat, terlihat dari jembatannya, rumput2 dan pohon2 yg ga rapi ga di trimming. So fa keren bgt, bisa bikin orang2 traveling 1 jam untuk ke daerah setu yg ga ada apa2 hanya untuk makan di sini.
Astia Irna

Astia Irna

hotel
Find your stay

Affordable Hotels in Kabupaten Bekasi

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Get the Appoverlay
Get the AppOne tap to find yournext favorite spots!
Jujurly mewakili penduduk asli setempat, sya menyambut baik adanya tempat ini selain memperkenalkan kampung kami yang dulu mungkin tidak banyak yang tau sekarang mulai di kenal orang banyak, selain itu dengan adanya tempat ini sedikit banyak membantu perekonomian warga sekitar…walaupun agak lucu ya da pedagang makanan di tempat penjual makanan tapi ya itulah perkampungan selalu memanfaatkan peluang yg penting cuan. Tapi beberapa hal yg harus di perhatikan: 1. CALON PENGUNJUNG jalananan d tempat kami sempit cuma cukup 1 mobil kiri kanan kalau gak kebon ya sawah atau rumah, jujur mobilitas kami terganggu ketika ramai pengunjung karena akses jalan yang cuma satu2 nya jadi macet gak jelas. 2. Angkringan ini dulunya adalah lahan sawah kiri kanan sawah dan hasil di urug jadilah seperti sekarang, karena keterbatasan ini otomatis parkiran tidak memadai d tempat ini ditambah animo pengunjung yang begitu tinggi karena “the power of sosmed” jadi semua d butakan demi eksistensi sosmed Dikrenakan parkir yg tidak dapat tertampung, jadilah parkir di rumah2 warga yg jaraknya agak lumayan sehingga mengharuskan berjalan kaki menuju tempat angkringan, 3. Akibat animo terlalu tinggi terutama d weekend protokol kesehatan pun sulit d kontrol alhasil ya seperti yang ada d gambar. 4.untuk harga makanan jujur sya hanya pernah melihat di tabel menu yang di upload group2 WA antar penduduk, menurut saya harga es teh manis 15rb agak mahal ya dan teh tawar 5 ribu, dan makanan lainnya 35an agak kurang masuk jika pasarnya orang2 kampung tapi jika niat sepaket dengan menjual view mungkin bisa masuk kalkulasi. Catatan : BAGI CALON PENGUNJUNG YANG MASIH PENASARAN MAU BERKUNJUNG SEBAIKNYA PILIH WAKTU YANG TEPAT,JANGAN WEEKEND KALO BISA dan PASTIKAN JANGAN PAS HUJAN atau PANAS. dan INGAT SELALU JAGA SOPAN SANTUN dan JANGAN MENGELUH KALAU KEADAAN TIDAK SESUAI HARAPAN. Selalu mencari referensi terlebih dahulu ya seblum memaksakan untuk terjun langsung. Semoga sukses semuanya. Terimaksih
ali nurdin

ali nurdin

hotel
Find your stay

The Coolest Hotels You Haven't Heard Of (Yet)

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

hotel
Find your stay

Trending Stays Worth the Hype in Kabupaten Bekasi

Find a cozy hotel nearby and make it a full experience.

Saya datang hari Minggu kemarin sekitar jam 11 siang sangat ramai pengunjungnya. Dipintu masuk hanya ada himbauan tentang protokol kesehatan tapi tidak ada petugas untuk tes suhu atau mengontrol pengunjung yang masuk. Makanyadi dalam jadi ada dua kategori pengunjung, baik yang mau foto-foto saja atau yang mau makan dine in. Pengunjung yang datang harus memastikan dapat tempat duduk dahulu baru bisa pesan menu di kasir. Untuk menu akngkringan hanya bisa pesan di dekat pintu masuk dan cash only (Menu angkringan available di jam 06.00-12.00. Tapi kalau habis akan direstock jam 14.00). Menu restoran bisa pesan di kasir dan bisa bayar via debit. Range harga makanan utama start from IDR 35K. Untuk harga segitu memang cukup pricey untuk daerah Setu dan ternyata rasanya juga so-so. Yang paling mengecewakan untuk parkiran mobil. Pihak pengelola belum menyediakan tempat parkiran mobil yang layak. Jadinya saat weekend dan banyak pengunjung, mobil diparkir di pinggir jalan atau di depan rumah warga. Ada warga setempat yang bantu mengatur parkiran. Biaya parkir IDR 10K. Tapi saat saya mau pulang, ada mobil di belakang saya dan hampir 1 jam saya menunggu pemiliknya datang, baru saya bisa keluar (pihak resto tidak menyiapkan toa atau pengeras suara). Mohon perhatiannya untuk parkiran agar hal ini tidak terjadi lagi karrna kami parkir juga membayar. Akses jalan ke sana agak sempit. Jadi kalau papasan mobil agak susah dan jadi bikin macet. Review makanan: 1. Nasi Jeruk Ayam Geprek (IDR 35K) - Terlalu pedas - Agak berminyak - Nasinya seperti nasi putih yang hanya dikasi daun jeruk sedikit dan ada teri medan sedikit (ga berasa gurih) - Overpriced untuk harga segitu dan rasanya seperti itu 2. Nasi Sei Sapi Sambal Matah (IDR 40K) - Sei sapi lumayan tapi agak oily - Sambal matah kurang rempahnya - Lumayan ketimbang Nasi Jeruk Ayam Gepreknya 3. Es Teh Manis (lupa harganya) - Kemanisan, jadi ga berasa tehnya. Literally kaya air gula dikasi es - Gelasnya ga ditutup
Trista Prasidya

Trista Prasidya

See more posts
See more posts