Kafe buku Deqiko merupakan tempat yang tepat untuk kalian yang menyukai aroma buku yang tertata dengan bentuk hexagonal pada bagian rak dan juga langit2nya. Meski ada beberapa buku pula yang tidak ditata dengan baik. Sejujurnya setiap kali saya kemari, hanya ingin membaca beberapa koleksinya tanpa memesan makanan pendamping.
Sebelum kita naik ke lantai atas tempat peminjaman buku, kita wajib mencatat identitas kita dan menitipkan tas pada meja front office. Kemudian kita bisa sebebasnya berada di kafe buku itu. Tapi perlu diingat, ada biaya atau pajak perjam kita disini, yakni Rp 2.500/jamnya. Eeits ... jangan asal nyelong masuk. Karena kita harus melas alas kaki dan menyerahkan di tak yang tersedia, baru deh kita bisa memasuki ruangan Ini. Setelah memilih buku, apabila Anda ingin meminjamnya maka Anda harus memiliki kartu peminjaman. Dan untuk biaya pembuatan kartu, maka biaya Rp 10.000 harus dikeluarkan. Biaya peminjaman yang Anda harus bayar untuk seluruh jenis novel (tidak tergantung pada tebal tipis atau besar kecilnya ukuran) Rp 8.000 harus dikeluarkan. Sedangkan untuk komik adalah Rp 3.000 saja.
Yang saya sayangkan pada perpustakaan atau peminjaman buku ini selama saya berkunjung adalah kesadaran pengunjung yang terkadang berisik. Memang ruangan ini tidak selayaknya disebut perpustakaan, tetapi setidaknya menjaga kenyamanan dan kebersihan.
Selanjutnya adalah pengunjung yang hanya datang untuk berswafoto saja dan meminta pengunjung lain yg sedang membaca buku mengambil gambarnya.
Ketiga adalah DIPERBOLEHKANNYA PENGUNJUNG MEMESAN MAKANAN MINUMAN DAN MENGKONSUMSI DIDALAM RUANGAN. Ini yang saya amat sayangkan. Karena makanan dari kafe di bawah bisa saja meninggalkan noda pada buku. Bagi penggemar dan pembaca buku seperti saya rasanya prihatin ketika melihat orang memakan spaghetti sedangkan tidak jauh dari piring terdapat buku yang juga sedang ia baca. Ingin hati menasehati, apa daya memang tidak ada larangan. Dan pelayan yang mengantarkan makanan pun tidak melepas alas kaki dengan alasan, 'biar cepat antar dan saya perginya, mba'.
Dan yang terakhir adalah berulang kali saya kemari, tidak saya temukan tempat chop listrik atau mungkin keberadaannya saya abaikan. Jadi untuk aman, isi dahulu gadget Anda sebelum mengunjungi kafe.
Saran teruntuk kalian yang merasa terganggu dengan adanya pengunjung yang saya sebutkan diatas dan hanya menginginkan ketenangan (tipikal introvert dan penyendiri), sebaiknya datang pada waktu kafe dibuka. Karena pengalaman saya adalah pada jam makan siang, ruang baca banyak dikunjungi hingga larut malam. Dan bawalah earphones atau headphones, serius ... ini dapat membantu dari disturbed people's hehehe.
Sekian dari saya, semoga bisa membantu Anda untuk mengetahui mengenai Kafe Buku Deqiko. Namun untuk keseluruhan, ini dapat saya rekomendasikan...
Read moreunique hexagonal decoration, the food taste so so, takes 30 minutes to wait the food coming, to expensive for resto near of campus, small parking lot. cool library in 2nd floor but you must paid per hour.. very akward.. you should do some improvement in service to atract more...
Read moreThe cafe serves some basic menu on food, there are some variants of squash as well and also coffee. It's just a little uncommon to not having espresso or americano on the list. The library is pretty clean and the librarian is quite helpful. The parking lot is...
Read more