Sebuah tempat pemandian air panas yang bersejarah. Cocok jika mandi disini setelah "kekeceh" di pantai Parangtritis atau Depok. Tempatnya nyaman dan luas untuk kamar mandinya,.. Air tidak terlalu panas sehingga membuat nyaman dan betah ketika mandi. Disini tidak diperkenankan untuk menggunakan sabun, shampo dan sejenisnya karena bisa mencemari air.
Perjalanan kesini berkisar 30 menit sampai 1 jam dari Kota Yogyakarta perjalanan juga sangat mudah dan lancar untuk kendaraan kecil sampai bus besar sekalipun karena akses jalan sudah full beraspal, ditambah juga dengan adanya Jalan Baru Pantai Selatan yang membentang di selatan Yogyakarta, bisa juga lewat jalan parangtritis dari utara langsung gaspol ke selatan ikuti jalan saja...., Disarankan kesini pagi karena semakin siang semakin banyak yang mandi sehingga harus antre. Disini juga dekat dengan wisata bukit paralayang yang menyuguhkan pemandangan yang sangat elok dari atas pegunungan.
Tempatnya juga nyaman, ada menjual makanan ringan dan wedang-wedangan di lokasi. Tersedia juga banyak warung makan dan oleh-oleh khas pantai Parangtritis disekitar lokasi. Signal handphone untuk internet juga lumayan bagus dan stabil, sudah menjangkau area ini (Provider 3 tri).
Tiket masuk dari TPR Parangtritis sebesar Rp. 9.750 atau dibulatkan menjadi Rp. 10.000 perorang, tetapi sudah sekaligus bisa masuk ke Pantai Depok dan Parangtritis. Untuk masuk ke pemandiannya sendiri cukup merogoh kocek sebesar Rp. 5000 dan sudah bisa menikmati hangatnya air di parang wedang.
Menurut beberapa sumber, air panas didapatkan secara alami dari bekas Gunung Api Purba Parangtritis dan jaga air hangat sedikit berbau sulfur dan belerang. Gunung tersebut masih nampak jelas di belakang parang wedang yang kalau dilihat dari citra satelit gunung tersebut seolah telah menyatu dengan pegunungan seribu disisi utara...
Read moreLokasi pemandian di depan pantai baru parangtritis. Biaya masuk 5.000 rupiah per orang. Pemandian di dalam bilik kamar mandi. Jangan membayangkan seperti kolam renang karena sangatlah beda. Satu bilik biasanya langsung diisi dua orang. Kalau pasangan ya sama pasangannya. Kalau adik kakak ya disuruh langsung masuk bareng. Mandi nya di bathup ala ala gitu deh. Airnya panas banget, kayaknya ada belerangnya. Rasa air nya asin asin pahit gitu.. Kalau habis main dipantai dan baju kotor, biasanya disuruh bersihin pakai air sumur dulu didepan situ. Disuruh nimba......walhasil aku pakai air keran, dilihatin orang pulak.....🤔🤔
Kalau lagi sepi bisa lama lama didalam, kalau pas rame ya pakai perasaan aja sama yg ngantri, jangan lama lama. Katanya, dulu pemandian ini buat mandi raja raja jogja. Kata orang juga bisa mengobati sakit kulit, gatal gatal, dsb. Untuk kebersihan dan keindahan kurang banget sih, mungkin karena yang ngurusin pribadi, bukan pemerintah. Dengan harga per orang 5.000 itu woth it banget, tapi untuk kenyamanan mandi atau istirahat di lokasi nya kurang banget. Harus...
Read moreA traditional hot water bathing place comprise of several room. Still managed by locals with food stall providing snack around. The nuance is vintage and relaxing. The health protocol seems quite loose, however depends on the situation. Ticket fare are somehow flexible especially if coming with...
Read more