Beberapa Ulasan setelah kemah kesekian kali nya di Buper Wonosoco.
tempatnya asri sekali banyak tempat untuk spot berfoto. Sangat cocok untuk Bumi perkemahan, karna fasilitasnya cukup banyak.. salah 1 yang terpenting adalah Air yang tercukupi, kamar mandi dan toilet banyak tinggal pilih baik di Pendopo, TIC, Belakang Dapur Umum, di tempat wisatanya pun ada banyak. Hanya saja gelap jadi perlu ekstra lampu sorot maupun lampu LED sendiri lengkap dengan kabel dan stopcontactnya.
HTM terjangkau dan dekat dengan rumah2 warga, ada beberapa toko atau warung yang buka dekat dengan Bumi perkemahan.
Pendopo yang cukup besar untuk menampung anak2 kemah, banyak kegiatan yang dapat dilakukan di pendopo seperi materi, Ishoma, dan terutama ketika acara malam seperti pensi ataupun kondisi darurat ketika hujan atau mendung. *Tapi kapasitas kurang lebih sekitar 100- 150orang untuk ukuran remaja terutama. Mungkin bisa ditambah untuk area parkir khusus Buper, dikasih atap seng atau apa..karna biasanya kemah itu jadwalnya selalu saat musim penghujan kendaraan pasti kehujanan karna tidak ada tempat bernaung kendaraan. Jadi sedikit was2 saja kalo hujan.
Warganya pun ramah2, jadi ketika Outbound maupun jelajah sering sekali menjumpai para warga sekitar. dan jalan2 pun seru karena desanya estetik untuk jalan2, bersih juga. dll Mungkin Wisatanya bisa kembali diramaikan lagi, karna jujur miris melihat banyak toko yang tutup terutama di wisatanya dan banyak lumut2 mungkin krna saking rimbunnya. Tp pagi2 pasti sering menjumpai bapak/ ibu sekitar yang sedang nyapu sampah2 daun di sekitar tempat wisata ..
Ada ruang TIC yang biasanya digunakan untuk ruang panitia, transit, dan ruang pmr. Hanya saja tempatnya termasuk tidak terlalu besar, hanya muat beberapa orang saja..jadi kalo malam bebrapa ada yang tidur di Pendopo.
Jangan lupa berangkat bersih, pulang pun bersih... Ketika kegiatan sudah selesai, Buper pun harus dibersihkan disterilkan kembali. Jaga etika dan adab.
Tapi untuk kemah usahakan persiapan yang sangat matang dan terstruktur terutama ketika musim penghujan, harus paham manajemen bencananya seperti apa dan hafal dengan tempatnya dan bisa berkoordinasi dengan pengurus setempat. Kalo untuk sekedar wisata juga sama, alangkah baiknya tetap menjaga kebersihan sekitar.
Saya rasa itu saja yang dapat saya ulaskan, kurang lebihnya tolong dimaafkan...Semoga ulasan ini dapat...
Ā Ā Ā Read moreKalau bicara tentang pengalaman wisata yang lengkap, Desa Wisata Wonosoco di Kudus rasanya sulit untuk dilewatkan. Begitu masuk kawasan desa ini, suasananya langsung menyapa dengan udara segar, hamparan hijau, dan keramahan penduduk yang bikin betah. Tradisi yang masih terjaga menambah kesan autentik, seolah kita kembali pada kehidupan Jawa yang tenang dan bersahaja.
Bagi pecinta kuliner tradisional, jangan sampai melewatkan Pasar Sarwono yang digelar setiap Ahad Legi. Di pasar ini, aneka makanan tradisional tersaji lengkapāmulai dari jajanan pasar, wedang hangat, hingga hidangan khas desa. Menyantapnya di bawah rindangnya hutan jati memberi sensasi berbeda, seperti piknik sambil nostalgia.
Untuk yang suka petualangan, Wonosoco punya segudang pilihan. Bisa ikut walking tour atau trekking melintasi hutan jati, savana, hingga menyusuri goa-goa alami. Ada juga spot favorit seperti Tebing Lebon dan Bukit Sendoyo yang menyajikan panorama desa dari ketinggian. Kalau ingin keliling lebih santai, tinggal sewa ATV dan jelajah desa sesuka hati.
Dan kalau ingin bermalam, tersedia camping ground dengan fasilitas memadai. Bahkan ada paket Sarwono Cultural Camp yang setiap pasar Sarwono digelarāperpaduan antara wisata kuliner, budaya, dan camping yang seru.
Singkatnya, Wonosoco menawarkan pengalaman lengkap: kuliner, budaya, alam, dan petualangan. Datang sekali, pasti pengin balik...
Ā Ā Ā Read moreBanyak pengalaman menarik di sini. Suasana desa yang asri, penduduk yang ramah, tradisi yang terjaga dan spot-spot bagus untuk dikunjungi... Bagi pecinta kuliner tradisional, setiap ahad legi ada event Sarwono. pasar yang menjual aneka makanan tradisional, dan bisa dinikmati on the spot, di bawah rindangnya hutan jati. Pecinta petualangan bisa booking walking tour, trekking melintasi hutan jati, padang savana, dan mengunjungi goa. Atau bisa pula menikmati pemandangan dari atas tebing lebon dan bukit senjoyo. Atau mau keliling desa, bisa sewa ATV. Kalau ingin berkemah, tersedia camping ground dengan fasilitas memadai. Gak bakal rugi berkunjung...
Ā Ā Ā Read more