Local mafia obliges you a few km after the entrance to park your car and to use their car and driver for 250k, without any consideration of corona safety and social distancing (you and your family members will need to sit in one of their jeeps with their driver), if you refuse you can't see anything because this is basically the only road. How funy for a park that pretends to care about Covid spread, in one of the countries most hit regions... Totally unacceptable.. also i have been asked to pay high foreigner premium while i am an indonesian tax payer, of course not a word from the entrance guards about the mafia waiting for us a few km away... you can really see that the only purpose is quick cash.. no long term planning to develop the tourism in this region... and again government workers happily let this happen without any taking action.. its sad because this region seems to have huge potential and is very beautiful, but no political willingness to make this area tourism friendly.....
Read moreRasa penasaran dan keingin tahuan saya tentang alas Purwo sedikiiiit terobati. Dikarenakan sampai alas Purwo sore hari dan ternyataaa untuk ke pantai Plengkung contohnya itu masih jauh banget sekitar 15 km dari loket masuknya. Diantara rasa menyesal dan gembira bercampur aduk jadi satu, karena ternyata di dalam alas Purwo banyak sekali obyek wisata terutama pantai dan taman nasional serta twmpat peribadatan. Menuju ke alas Purwo juga suda bagus jalannya, tidak naik turun hanya belak belok dan melewati desa dan perkampungan serta perkebunan. Taman nasional yang ada di Banyuwangi selain Alas Purwo ada satu lagi yaitu Taman Nasional Meru Betiri. Diyakini alas Purwo adalah tempat atau hutan paling angker di pulau Jawa. Akan tetapi alas Purwo merupakan obyek wisaya yang bagus dan sangat mempunyai potensi wisata untuk domestik dan internasional. Kalau dari Jember menuju alas Purwo akan melewati alas Gumitir jalannya kelak kelok turun naik dan tajam. Jadi berhati-hatilah ketika melewati alas Gumitir karena banyak juga truk yang lewat sini. Dikarenakan kemalaman berkunjung ke alas Purwo akhirnya kami hanya bisa datang ke 1 pantai yang berjarak sekitar 2-5 km dari loket masuk yaitu pantai Trianggulasi. Sebenernya ada padang savana juga di alas Purwo tetapi kita memilih untuk menghabiskan waktu di pantai Trianggulasi🤔 ada tempat penginapan disini, toilet cukup bersih dan ada penjual minuman. Parkir cukup luas. Dekat pantai. Tiket masuk harganya terjangkau. Dan petugas yang ramah dan tidak pelit dimintai info dan bersedia menjawab semua pertanyaan kami dengan sabar dan memberi saran serta info yang bagus tentang alas Purwo dan sekitarnya. Next time kalau explore alas Purwo harus pagi-pagi banget sampai disini agar bisa berkunjung ke beberapa obyek wisata di alas Purwo. Sepanjang perjanan kami harap-harap cemas karena katanya angker tapi alhamdulillah meskipun kita menuju keluar hutan alas Purwo malam tapi sangat aman dan selamat. Dikarenakan banyak hewan-hewan liar berkeliaran di hutan alas Purwo berhati-hatilah jika malam hari sedang melakukan perjalanan di alas Purwo. Happy...
Read moreSaya sampai gerbang Taman Nasional Alas Purwo (TNAP) pada pukul 07.00 WIB setelah melakukan perjalanan dari Surabaya jam 22.00 WIB.
Didepan gerbang yang tertutup terpasang spanduk bertuliskan pelayanan tiket jam 09.00 - 15.00 WIB, jadi saya bersama Istri bisa beristirahat sambil menunggu jam pelayanan tiket dibuka.
Setelah bisa masuk dan membayar tiket yang seingat saya senilai Rp.40rb untuk 2 orang dan 1 mobil, saya bersama Istri diarahkan petugas untuk mengikuti aja jalan beraspal nanti akan ada papan petunjuk ke tujuan yang ingin dituju.
Benar memang, setelah mengikuti jalan beraspal yang mulus dan mengarah sesuai petunjuk saya sampai ke Padang Savana Sadengan, perlu diketahui dari jalan utama ke Sadengan sekitar 2-3 km dengan akses jalan berbatu.
Info terkait Sadengan ini sudah banyak di informasikan di internet jadi saya skip ulasannya.
Selanjutnya saya menuju pantai Pancur setelah keluar dari Savana Sadengan mengikuti jalan utama tadi dan setelah perjalanan sekitar 10 menit saya sampai pada area parkir terakhir kendaraan pengunjung.
Dari parkiran sini, kita bisa menuju beberapa lokasi antara lain ke spot atas pantai pancur, pantai pancur, goa istana dan juga ke G-Land. Khusus untuk ke G-Land harus ditempuh dengan kendaraan khusus offroad yang ditawarkan dengan harga 250rb untuk PP.
Tentang lokasi2 di TNAP juga sudah banyak di share jadi infonya mudah didapatkan, disini yang perlu saya share antara lain akses ke lokasinya yang mudah dijangkau dan ditemukan dengan google maps.
Disamping itu, untuk area kuliner di TNAP juga ada beberapa titik pusat kuliner yang bisa dituju jika butuh, area musholah dan toilet juga sangat terawat disini jadi tidak ada yang perlu di kuatirkan.
Yang terakhir, keindahan alam di TNAP ini benar2 membuat kagum dan bisa membuat kita refresh, area ini juga sangat cocok dikunjungi oleh anak2 hingga orang tua.
Saya sangat rekomendasikan TNAP sebagai distinasi healing ataupun refreshing bagi Anda, dan yang pasti jika berkunjung kesini wajib jaga kebersihan dan kelestarian alam sekitar TNAP ya, nah...
Read more