Selasa 21-5-2019 Hai Brooo... Hr ini sy n wife jalan2 ke PAGODA SHWEDAGON di Taman Alam LUMBINI Di tanah KARO. Kami brangkat naik Bas Sinabung. Dr stasiun Sinabung Gerak jam 11:30 AM, Dan sampai di Tugu Jeruk jam 12:35 AM. Dgn ongkos Bas / kepala RP10,000; lalu Dr tugu JERUK ke simpang Taman Lumbini di Lanjutkan Dgn naik angkot warna Kuning(maaf sy lupa Nama angkotnya😀 )/ kepala RP2000. Kemudian kami Lanjutkan Dgn berjalan kaki menuju kesana, sb angkot mengantar smp di simpang Taman saja. Dr simpang Taman ke dalam +_ 400M, jln menuju kedalam Tidak beraspal melainkan jln berbatu2, Akan tetapiiiiiii Selama perjalannan menuju kedlm kita Akan Di sugukan pemandangan yg sngt2 indah sekali, di Kiri kanan jln trsbt kita Akan melihat Kebun setroberi🍓 bunga🌻🌹& sayur🌳🍅. Sy & wife merasah senang sekali melihat keindahan taman Maupun Pagodannya, Baik di dlm & luar Pagoda SHWEDAGON yg sy dengar mirip seperti yg di Miyanmar. Cuma yg membuat kami sedikit kecewa, kami tak Bisa melihat keindahan taman yg Ada Di sekitar Pagoda di karenakan hujan turun🌧🌧😔😔. Di area parkir kenderaan ada kedai2 makanan & Toilet Umum, begitu jg di dalam halaman pagoda ada juga kedai2 makanan ( tp mesti ingat yaaaa Di dlm Hanya di sediakan menu makanan VEGETARIAN sajakan, klw yg non Vegetarian Ada Di kedai yg dekat parkir kenderaan.)Kedai2 menjual barang2 cindra Mata jg Ada,Soooo ada juga loooo penyewaan Baju tradisional Dr negara KOREA & JEPANG, Dgn harga pinjam 1 stel pakayan paling murah RP25,000. lihat bentuk pakayannya. Masuk kedalam area PAGODA kita mesti mengisi daftar Tamu yg Ada Di meja Security, so stlh itu pihak security Akan member Tahu si pengunjung u memberikan uang seiklas hati kita ( ingat yaaaa seiklas hatiiiii) & uang trsbt di masukan ke dlm Kotak yg Ada Di dekat security trsbt. Masuk ke dlm PAGODA (Bukan Di halaman ya) Dilarang menggunakan Rok/celana pendek di Atas dengkul,( pihak Pagoda Akan memberi pinjam kain penutup dengan percuma/tanpa bayaran.) Kami kembali Dr Taman Lumbini naik Bas Sutra Dgn ongkos RP10,000/kepala. NB : Teranport Bas Sutra / Sinabung Dr setasiun bas masing2 ke tugu Jeruk RP10,000 / kepala. Naik angkot Dr tugu Jeruk ke simpang Taman Lumbini RP2000 / kepala. Jalan Dr simpang taman ke dlm taman sepanjang +_ 400M dngn kondisi Jalan berbatu2.
Info yg sy bagikan ini di peruntukan kusus untuk pengunjung yg ingin menggunakan...
Read morePagoda Taman Lumbini bernuansa Tiongko merupakan tempat ibadah umat Budha, sekaligus dibuka untuk umum sebagai salah satu ikon wisata yang berada di Desa Tongkoh, Kecamatan Dolat Rakyat, Sumatera Utara.

Bangunan Pagoda Taman Lumbini ini berdiri kokoh cantik, indah, dan megah dengan warna cat yang menyerupai warna emas. Di lokasi wisata ini kita dapat menemukan beragam keindahan arsitektur khas Myanmar.
Bangunan pagoda Taman Lumbini Berastasi menjadi tertinggi ke-3 yang ada di dunia diantara bangunan pagoda sejenis yang berada di luar Myanmar. Hal ini terlihat dari desain bangunan arsitekturnya yang mengadopsi gaya etnik pagoda Shwedagon di Myanmar.

Terlihat di halaman depan pagoda sebuah holy drum yang merupakan salah satu alat kebaktian umat Budha. Konon, holy drum tersebut tidak boleh sembarangan dibunyikan. Karena mereka meyakini pada saat alat tersebut dibunyikan, maka arwah jahat dan arwah baik akan datang. Maka daripada itu holy drum hanya boleh dibunyikan pada saat kebaktian berlangsung.

Beralih ke lokasi lain yang masih terdapat di halaman depan pagoda, kita akan menemukan sebuah patung gajah putih dan tempat gulungan kitab suci yang berjajar rapih dengan warna emas.
Konon, menurut informasi yang diterima Direktori Wisata Indonesia, gulungan tersebut yang diyakini oleh umat Budha bila diputar searah dengan jarum jam, maka ia akan menebarkan kebajikan.

Memasuki kawasan dalam Pagoda Taman Lumbini, di depan pintu utama kita akan disambut dengan pintu desain nan etnik hasil pahatan seniman dari Myanmar.
Hasil desain yang unk dan bernilai seni tinggi ini akan menyambut kehadiran kita di depan pintu utama pada saat kita akan masuk di dalam ruang pagoda ini.

Melangkah di dalam pagoda, kita akan menemukan empat buah rupang Budha yang mulia. Patung Budha ini terbuat dari giok yang langsung dibawa dari Myanmar, yang di depannya terdapat deretan lilin-lilin kecil yang berada di atas meja untuk memanjatkan doa...
Read moreSlightly difficult to get to and fro from the main town area (we ended up taking the mini yellow bus taxis both ways) but was a nice attraction which is well maintained! It is only 10% the size of the real Shwedagon temple in Yangon so you’ll finish touring it in a jiffy.
It is a functioning temple, and there is no entrance fee. You can just donate any amount you wish at the entrance before entering.
Recommend wearing a non-low cut top that covers your shoulders and bottoms that are past your knees as a form of respect for a...
Read more