I recently tried Ayam Goreng Kurnia and was blown away by how tender and juicy the fried chicken was. The seasoning was delicious and had permeated into the meat perfectly, resulting in a savory and satisfying flavor. In addition to the chicken, we also enjoyed the tasty and enjoyable chicken feet. It was also a pleasant surprise that they provided complimentary iced tea and salad to complete the meal. The service was excellent and the staff were very welcoming and friendly. Overall, Ayam Goreng Kurnia is a must-visit for anyone looking for a delicious and satisfying...
Read moreBikin Nagih
(Beli pada 14 Desember 2023)
Beberapa waktu yang lalu sempat viral Goreng Ayam Kurnia di media sosial. Gara-gara dipromosikan oleh food blogger, Goreng Ayam Kurnia yang tadinya biasa-biasa saja popularitasnya mendadak jadi terangkat. Banyak orang berbondong-bondong membeli ayam goreng dari Goreng Ayam Kurnia. Sebelum restoran buka, sudah tampak kerumunan orang yang sedang menunggu demi ayam goreng.
Tempatnya berlokasi di daerah yang tidak strategis dan agak tersembunyi. Kalo lewat jalan Moh Toha suka tidak ngeh ada Goreng Ayam Kurnia. Jangan khawatir, di depan restoran ada tulisan nama restoran kok.
Beli bungkus, karena mau mencoba di rumah. Jadi review fokus ke menunya saja.
Ayam Goreng (8.5/10) Goreng Ayam Kurnia memiliki 'amunisi' yang berguna sebagai pembeda dengan ayam goreng lainnya, yaitu bawang putih goreng. Rahasia kelezatan ada di bawang putih goreng. Gurih dan bikin nagih. Goreng Ayam Kurnia memberikan bawang putih goreng dalam jumlah yang banyak. Secara tidak langsung, keberadaan bawang putih goreng dapat menutupi kekurangan menu ayam goreng. Ayamnya sendiri juga enak bumbunya, tanpa terlalu mengandalkan garam. Hanya saja, bumbunya perlu diperbanyak lagi. Pada bagian dalam ayam goreng, bumbunya terasa terlalu minim. Sebaliknya bagian luar rasa bumbunya cukup kuat. Jika bumbu lebih banyak, akan menjadi jauh lebih baik lagi.
Usus Goreng (9/10) Usus goreng versi Goreng Ayam Kurnia renyah dan kering. Meski renyah, tapi gorengan sama sekali tidak keras. Tak perlu susah payah menggigit usus. Tingkat kerenyahannya tipikal layaknya keripik usus. Bumbu yang digunakan sama seperti bumbu untuk bawang putih goreng. Maka rasanya cenderung mirip.
Parkir di pinggir jalan karena restoran tidak memiliki...
Read moreSalah satu ayam goreng yang sedep dan seru karena dapet serundeng yg rasanya gurih. Makannya diawur2 sama nasi, jadi seruu.
Ayamnya juga lembut dan ga keras. Ususnya buatku lumayan, ada bagian yang keras instead of garing, tapi termaafkan.
Nasi ambil sendiri bebas. Tapi, seporsi rada mahal menurutku buat nasi putih, 9k.
Kurangnya buatku sambelnya kurang pedes dan tipe sambel yang manis. Sebenernya bs balancing rasa ayamnya yang gurih sih, cuma aku lbh suka tipe sambel yg sambel dadak kaya di bu imas. Kalo kolaborasi, cakep dah.
Tahunya lembut bangettt enakkk. Lalapan sama sambel ud free, jd ga usah pesen yaa.
Terus sayangnya lagi, tempat makannya kurang nyaman karena kecil. Hanya tersedia beberapa meja aja. Kalo pas jam makan, oramg cm bs antre dr luar, karena di dalemnya nggak muat orang masuk.
Jadi, kalo ada yg nungguin kita makan, ya engap lumayan. Semoga tempatnya bs jadi lebih besar.
Btw, pelayanan ibu bapaknya baik, ramah.
Harga ayamnya per potong 25k, tahu/tempe per potong 3k apa ya kalo ga salah. Pembayarannya...
Read more