Datang ke tempat ini karena memang mencari kuliner legend di kota yogyakarta dan di rekomendasikan salah satu ayam ini oleh media sosial. Dari kota memang agak jauh, pantas saja sore hari sudah tutup. Jadi kalau makan di tempat ini tidak bisa malam hari. Tempat nya luas, tidak ada kendala perihal parkir untuk kendaraan roda dua ataupun roda empat. Tempat nya biasa namun luas. Untuk staff memang biasa saja, tidak mencerminkan keramahtamahan kota yogyakarta. Flat banget ketika menghadapi customer yang banyak pertanyaan. Karena harga ayam sendiri tidak fix jadi tergantung besarnya ayam yang sedang di sajikan kisaran 120-160 per ekor nya dan untuk potongan nya 30-50 per potong. Harga ayam belum termasuk nasi baik yang per ekor ataupun potongan. Pembayaran saya menggunakan cash, tidak tahu sudah bisa cashless atau tidak. Tersedia wastafel untuk cuci tangan, tersedia juga toilet. Untuk rasa menurut lidah saya standart ya, layak nya ayam goreng kampung pada umum nya. Bukan yang enak banget. Terasa gurih nya tapi bukan yang merasuk banget bumbu nya sampai ke dalam. Sambal nya enak, seperti sambal korek. Untuk tambahan saya memesan tempe dan Pete, untuk tempe dan Pete nya relatif murah. 1 porsi tempe di banderol 8K namun isi nya 5-6 potong saya lupa. Harga makanan dan minuman di sini nanti nya akan di...
Read moreWell cooked. Spacious place. They even have a dedicated locker to you charge your phone! The chicken piece is so big, unless you are a big eater, I suggest you order one piece for 2 people. A bit pricey, and they don't write the price on menu. If you don't bring much cash, ask the price first at order, because their EDC machine sometimes not working, prevent you...
Read moreSalah satu kuliner ayam goreng terlezat yang pernah saya coba. Potongan ayam gorengnya sangat besar, pesan dada yang datang dada yang masih tersambung dengan kepala bahkan sayap. Ayamnya sendiri berjenis ayam kampung yang berukuran sangat besar. Harga per potong mungkin terasa agak mahal, tetapi menurut saya sesuai dengan ukuran, porsi, dan kelezatan yang diberikan. Parkir dan ruang makan sangat luas, bisa untuk belasan mobil. Tekstur ayamnya lembut, digoreng tidak sampai garing/crispy, namun kulitnya tetap bisa tetap kenyal dan bumbunya meresap. Sambal bawangnya juara, nampol pedasnya. Oseng daun pepayanya juga enak, namun rasanya cenderung manis.
Akses menuju resto berupa jalan kampung yang sempit dan kurang halus serta dari jalan raya kurang begitu terlihat. Untungnya hanya berjarak 50m saja dari jalan raya.
Notes: Bagi saya, satu potong ayamnya bisa dimakan untuk lauk 2-3 orang. Agar terasa hemat bisa pesan 1 potong ayam dengan 2-3 porsi nasi putih...
Read more