Their sambal is great, their dishes is more on the salty side than a sweet dish. The dish portion is enough for me but i don’t think it’s enough for male customer. Food served took a bit too long. Regular drink size is enough considering their sambal isn’t that spicy, unless if you think you can’t withstand the hotness, order the jumbo sized.
The price could be justified a bit for a chain restaurant class as i’ve known other similar restaurant that has the same quality of taste with lower price than bu kris.
The place has 22 tables, full air conditioning with cable tv, but i found some insects (ant, mosquitos) inside that’s a bit annoying. Debit payment is...
Read moreVisited Warung Bu Kris, a well-known chain restaurant specializing in Penyetan. It’s quite popular across Indonesia, but especially in Surabaya, so we stopped by on our way to Juanda Airport.
The place itself is just okayish — not particularly great, but good enough as a stop to grab a meal. We tried Iga Penyet, Tempe Penyet, and Ayam Penyet. All of them were great, with the sambal being the highlight — really spot on, though very, very spicy.
To balance out the heat, we ordered Es Teh Manis and Es Jeruk, which were perfect to neutralize the spiciness. I think, the price-to-value was just great. Overall, a good option if you’re into Penyetan or simply...
Read moreApa yang saya inginkan tidak terpenuhi, selain sambalnya yang enak. Alasannya : Pertama, lokasinya tersembunyi. Kedua, pelayanannya kurang bagus (bukan pada pemilik tempat atau owner). Ketiga, manajemennya kurang baik. Saya memesan dan membeli makanan untuk pertama kali, dan mungkin terakhir kalinya, pada tanggal 2 Mei 2017 jam 13.30-an, dengan kekecewaan. Untuk alasan kedua dan ketiga, saya menambahkan, bahwa pelayanan dan manajemen yang buruk bukan sekadar omongan. Pertama, pramusaji salah memberikan struk, saya kira itu hal biasa karena cukup ramai tempatnya di siang hari (jam makan siang). Kedua, saya menerima barang, tanpa saya cek terlebih dahulu, yang isinya tidak lengkap (tidak memenuhi pesanan) padahal sudah terbayar. Berarti memang tidak terdapat SOP yang jelas dipahami oleh karyawan toko, buat apa saya mengisi kertas pesanan jika masih salah memenuhi permintaan saya? Ketiga, saya kembali ke lokasi Bu Kris (saya dari Tropodo, jaraknya cukup jauh, sekitar 3 km) tanpa menerima perlakuan sopan saat saya bilang "kok bisa kurang se mbak?", kasirnya bilang "iya, ini mas". Setelah saya menerima barang dengan muka ketus, tidak ada satu karyawan pun yang bilang "mohon maaf" jadi saya pergi tanpa terima kasih dan kata-kata lainnya. Mohon maaf atas komentar saya yang keras tapi memang sudah pada tempatnya saya kecewa dan meminta agar manajemennya dinilai kembali, khususnya kinerja...
Read more