Banyak alasan saya untuk memberi rating jelek.
TLDR; makanan lama datengnya, porsinya sedikit, rasa biasa saja, harga bintang lima. Fasilitas kotor dan lapuk, ke toilet aja bayar.
Komentar panjang untuk yang punya waktu untuk membaca:
Dari awal datang kami diberitahu mba pelayan apakah mau menunggu 30 Menit karena nasi putihnya habis, dan sedang dimasak dahulu, kami mengiyakan.
Hampir 1 jam berlalu, semua makanan belum ada yg datang, hanya minuman saja. Saya komplain ke mba pelayan tadi, dan mba pelayan melanjutkan komplain ke pekerja dapur. Pekerja dapur malah meneriaki mba pelayan “Tadi katanya mau nunggu, yaudah tunggu aja!!”.
Iya kami mau menuggu 30 menit, bukan sampai 1 jam? Seharusnya pekerja dapur bisa lebih transparan memberi estimasi waktu, jangan asal bunyi saja dan ketika ditagih malah marah-marah. Benar-benar tidak profesional. Lagipula masa rumah makan sunda tapi kehabisan nasi yang mana adalah menu penting? Yang benar saja 😭🤣😂
Hal lainnya adalah, kami begitu kaget melihat besar porsi makanan yang sangat kecil ini untuk cumi seharga 65rb dan gurame goreng seharga 130rb 😂 (belum dengan ppn dan service charge). Benar-benar tidak worth it ditambah dengan waktu menunggu lebih dari 1 jam.
Untuk fasilitas, kondisi saung juga sudah lapuk dan lumayan kotor, seperti tidak pernah dibersihkan. Bau busuk menyeruak dari kolam dibelakang saung yang berwarna hijau kental 🤮.
Hanya satu hal yang membuat salut, karena mba pelayan dengan sigapnya memberi es campur gratis untuk kami dan beberapa meja lain dikarenakan makanan yang lama sekali datangnya.
Namun sepertinya kami tidak akan berkunjung lagi melihat dari pelayanan secara umum, harga dan porsi makanan, dan kebersihan fasilitas yang kurang.
Banyak dari komentar rating jelek di bawah juga mengeluhkan hal yang sama, walaupun manajemen sudah membalas komentarnya dengan menyatakan akan mendengarkan feedback, tapi berbulan-bulan kemudian, keadaan tetap...
Read moreHATI-HATI TERKECOH DENGAN PENAMPILAN DAN NAMA DOANG... (Reviu dan rating rendah di google itu benar adanya)
Datang pada Senin 23 Juni 2025 +/- jam 19;00, bawa Tamu Kami dari salah satu Badan Pemerintah untuk Kami jamu direstoran Ah Poong ini maksudnya agar terkesan bagus dan mewah.
Namun pas baca menu Saya udah curiga.. Resto ukuran sebesar ini dan dengan penampilan tempatnya yang bagus tapi kok Menunya sedikit banget.. Price Settingnya juga kok rada aneh ya.. antar harga menu yg satu dengan yg lain sepertinya jomplang, dan terkesan mengarahkan pembeli agar order menu yg mahal² aja.. Kami datang jam saat normalnya jam makan malam dan belum terlalu malam, tapi menunya sudah banyak kosong, ini sangat lucu dan konyol untuk sekelas Resto yg menyandang nama Lembur Kuring..
Alhasil niat mau menjamu dan membikin Tamu Kami happy, malah berujung kecewa dan dapat sindiran/guyonan dari Tamu Kami.. Katanya "kalo cuma ada menu Timbel²an Ikan doang, kenapa Kita gak ke Resto Sunda yg murah meriah aja ya.."
Menurut Saya kalo gak siap untuk jadi Resto Besar, mending evaluasi lagi deh.. Yaa.. minimal beri tulisan bahwa hanya hari² tertentu saja siap...
Read moreCita rasa lumayan enak. Pelayanannya cepat dan ramah. Ada fasilitas Wi-Fi., kita bisa minta password ke pelayannya. Banyak pilihan tempat duduk yang relatif nyaman. Makan menu Indonesia dengan dekorasi nuansa Indonesia dengan semilir angin sejuk. Tapi ada satu hal yang membuat kecewa, yaitu ada rambut di menu Tumis Kacang Panjang Tempe. Saya langsung minta menu itu diganti dengan yang baru dimasak, bukan menu itu juga cuma ganti piringnya. Pelayan melakukan apa yang saya minta itu, dan membawakan menu Tumis Kacang Panjang Tempe yang baru dimasak. Yang paling MENGECEWAKAN adalah tidak jujur soal uang kembalian : Total makan saya Rp 166.320,- sudah termasuk PPN (Rp 15.220,-) & Service Charge (Rp 7.200,-). Saya bayar Rp 200.000,- Saya dapat kembalian Rp 33.000,- Kembalian Rp 680,- tidak dikembalikan. BUKAN SOAL uang 680 perak itu,,ini soal KEJUJURAN! Bayangkan kalau setiap pengunjung setiap hari yang makan di sini uang kembaliannya DIKORUPSI begini, sungguh "hebat" mental / attitudenya!
Kasihan cita rasa yang sebenarnya enak,,dirusak dengan oknum-oknum tidak jujur...
Read more