Shen temples are distinct from Taoist temples in that they are established and administered by local managers, village communities, lineage congregations and worship associations, and don't have professional priests, although Taoist priests, fashi,Confucian lisheng, and also wu and tongji shamans, may perform services within these temples. Shenist temples are usually small and decorated with traditional figures on their roofs (dragons and deities), although some evolve into significant structures.
Chinese temples can be found throughout Mainland China, Taiwanand also where Chinese expatriate communities settled over centuries. An old name in English for Chinese traditional temples is "joss house". "Joss" is an alternate version of the Portuguese word for "god", deus. "Joss house" was in common use in English in western North America during frontier times, when joss houses were a common feature of Chinatowns. The name "joss house" describes the environment of worship. Joss sticks, a kind ofincense, are burned inside and outside of...
   Read moreKlenteng Hok Sian Kiong, juga dikenal sebagai Tempat Ibadah Tri Dharma Hok Sian Kiong, terletak di Jalan PB. Sudirman No.1, Mergelo, Sentanan, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Jawa Timur 61312, Indonesia. Klenteng ini merupakan salah satu klenteng tertua di Mojokerto dan menjadi bukti keragaman budaya bangsa di kota tersebut.
Klenteng Hok Sian Kiong memiliki arsitektur Tionghoa yang khas dengan warna merah dan emas yang mendominasi. Klenteng ini terdiri dari beberapa bangunan utama, yaitu:
Aula Utama: Tempat ibadah utama yang digunakan untuk sembahyang dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya. Altar: Tempat pemujaan para dewa dan dewi. Ruang Kongco: Tempat pemujaan leluhur. Taman: Taman yang indah dengan berbagai tanaman dan air mancur.
Klenteng Hok Sian Kiong buka setiap hari dari jam 7 pagi hingga 5 sore. Pengunjung dapat masuk ke klenteng secara gratis, namun diharapkan untuk berpakaian sopan dan menjaga ketenangan.
Berikut beberapa daya tarik Klenteng Hok Sian Kiong:
Arsitektur: Arsitektur Tionghoa yang khas dengan warna merah dan emas yang mendominasi. Patung Dewa dan Dewi: Patung dewa dan dewi yang indah dan bersejarah. Taman: Taman yang indah dengan berbagai tanaman dan air mancur. Festival: Klenteng Hok Sian Kiong sering mengadakan berbagai festival keagamaan, seperti Imlek...
   Read moreMade in 1823, Hok Siang Kiong Temple in Mojokerto is one of historical landmark that has bright and wonderful architecture. The place is not too far from the city center of Mojokerto, and this place become how Mojokerto live peacefully among the difference of religion. The parking lot is...
   Read more