Setelah 2 tahun, baru balik lg. Dulu jaman sma dan kuliah sering makan disini. Dan sekarang makanan masih ok, cuma pelayanan sudah ga nyaman. Cara mesan disini, tulis di kertas lalu kasih ke penyaji makanannya, namun sudah lebih dr 30mnt masih belum dapat akhir nya mau tanya pesanan. Sudah nanya dengan nada ramah dan muka senyum, malah dibalas dengan cetus dan bentak "ditunggu saja ya bang" sama pelayan yang bertato, tinggi, dan kerja make earbud di telinganya. Saya balik dan nunggu. Eh, disebelah saya yang baru datang malah dapat duluan. Akhirnya nanya lagi, dijawab dengan kalimat dan nada sama, akhirnya kami jawab, "yg baru datang sudah dapat dluan bang, coba ada ga kertas pesanan kami?" akhirnya mereka cari, dan akhirnya ga nemu,,, see? Memang kelalaian, akhir ny baru disajikan, dan hanya baksonya saja, kami tulis lg kertas pesanan utk minum dan pesanan ringan lain, ga dianter lagi. Akhirnya kami hanya makan bakso itu saja, bayar, lalu pulang. Kecewa, sudah langganan karna rasa, tp jatuh karna pelayan ga jelas. Lihat review terbaru lain ternyata memang pelayanan...
Read moreBakso ini menjadi favorite kami sekeluarga sejak dulu. Sejak saya masih kecil malah, sejak dulu saat warung baksonya masih lantai tanah dan hanya ada beberapa meja kayu saja. Sampai beberapa tahun lalu rasa bakso dan kualitasnya masih enak, suami saya yang WNA saja suka banget. Tahun ini kita pulang ke Bkl dan suami saya pengen bgt bisa makan bakso Arema ini. Tp sayang, rasanya udah beda jauh. Kami sekeluarga sepakat bahwa bakso Arema sudah berubah. Kuahnya terlalu encer, seperti soup biasa, tidak ada rasa kaldunya sama sekali. Baksonya hanya dpt 2 butir, 1 telur, 1 kerupuk bakso dan 1 bakso goreng. Yg bikin enak hanya di bakso gorengnya, selebihnya rasanya sudah berubah semua.
Tempatnya sudah diperluas juga, jd banyak meja kosong tersedia tidak seperti dulu yg harus nunggu dan dempetan duduk dengan orang lain.
Untuk pelayangnya yg laki2 itu agak kurang ramah.
Semoga cita rasa dan kualitas bakso Arema bisa dipertahankan seperti dulu. Mungkin sudah beda orang yg mengelolah ya sehingga rasanya...
Read moreMenurut saya bakso arema ini sudah terlalu banyak kritik dari pelanggan, tapi tidak dibenahi juga. Padahal kritik yang diberikan sesuai dengan fakta. Seharusnya kritik yang diberikan dijadikan acuan untuk memperbaiki.
Terakhir beli, saya beli untuk dibungkus. Sistem pesanannya kurang bagus, karena kita disuruh nulis di kertas sendiri, tanpa nomor antrian dan pegawainya tidak tahu itu pesanan siapa. Isi baksonya sudah jauh berkurang dengan harga Rp 20.000.
Malasnya makan di tempat karena pelayanan yang sangat kurang, kurang ramah, kurang koordinasi, kurang gercep, dan kurang diperhatikan kebersihan tempatnya. Tempatnya juga kecil dan sumpek. Selain itu, seringkali ada pengamen yang diperbolehkan masuk, agak terganggu.
Seharusnya dengan banyaknya peminat bakso arema, diperbaikilah tempatnya jadi lebih luas dan rapi. Diupgrade, agar pelanggan tidak lari. Dan perlu adanya perbaikan attitude dari pegawai. Karena, kalopun makanannya enak, tapi pelayanannya buruk, orang juga tidak mau...
Read more