I knew this place from Instagram, and they have a lot of menus here. Seafood satay is the most interesting menu, so i tried it. I ordered crab, squid satay, crispy squid, crispy egg with rice, kue cubit with ovomaltine and mozarella cheese, mie bakso goreng level 5, and mango addict. So here's my review, Food : I dont think the taste as interesting as the menu. The seafood satay is undercooked, too much seasoninf for the crispy squid (salty) and the crab stick is not fresh at all. Crispy egg with rice? Totally different from the menu's photo. Its just like a rice, with an ordinary omellete, and sambal with some garnish. Though the crispy egg is good, but the presentation is awfull. Mie bakso goreng, just like an ordinary mie instan, indomie with fried meatballs. Kue cubit is moist inside, good taste. But the toppings? Mozarella, i really didnt recommend it. Ovomaltine is better. And the last one, mango addict. The mango is fresh, sweet. But the combination between the mango juice and the cream ( idk what is it ) i dont like it. Place : They decorate this restaurant so creative, but the place is too small, and not clean. Rubbish everywhere, the ceiling is dirty, and smell so bad. Maybe they can read my review and start to clean. Toilet? Its so dirty, they even dont have a hand soap at the wastafel. Price : reasonable. They have a lot of payment...
Read moresecara konsep dan ide sangat baik, secara marketing penjualan sangat baik dan meyakinkan, sehingga dapat membuat orang orang tertarik untuk datang makan di sini, namun sepengalaman saya barusan SANGAT-SANGAT MENGECEWAKAN!!!, semua diluar expetasi saya, saya merasa telah di Bohongi, kesan buruk pertama saya ketika pelayan yg kerjaan nya main hp doang, (yang dilantai2) saat di tanya isian dari makanan yang ingin kami pesan (burger cheese) gak tau apa apa apa itu isian nya, malah mau langsung pergi, tanpa menjawab, saat saya tanya di tanya sekali lagi dia tanya koko nya, isinya apa? baru di jawab , sepertinya karyawan nya harus di kasih edukasi, soal apa yang akan kalian jual ketimbang main hp terus , harus bisa hafal menu, kesan buruk ke2 saya saat memesan mangga cantik dengan ice cream , harus nya pelayan nya lebih peka dong, lihat pelanggan memesan makanan dengan banyak menu harus nya untuk mangga cantik itu dikasih wadah biar bisa ditaro mungkin, memang standar kalian sudah seperti itu, tapi tak etis untuk yang makan di tempat dengan banyak menu yang di pesan , harus nya ada standar berbeda untuk mangga nya, masa harus makan nasi goreng sambil megang mangga itu, kan gak lucu, tolong di perbaikin kualitas nya, kesan buruk ke3 , saat menu nasigoreng gila, itu bener bener GILA PARAH!!!! NASI BENYEK, RASA BUMBU CUMAN YG KERASA, NASI BENYEK +SAOS SAMBAL+ISIAN+RASA GOSONG SEDIKIT = NASI GORENG GILA, dan yang paling parah "KERUPUKNYA MASIH MENTAH", entah itukah standarnya? entah lah ya 4 ciken katsu, rasa ayam gag ada, rasa kulit katsu, gag ada, cheese ny apalagi, tambah gag ada, haduh , not recommended, kalo gini trerus mungkin gag bertahan lama, sya jauh jauh dari rumah menyebrang untuk ke tempat ini bersama keluarga, untuk makan malam, untuk merayakan ultah ayah saya, hemss, mengecewakan, tolong di benahi , untung gag ada service charge , (untuk pelayanan buruk), kalo ada,...
Read moreHouse of Merich Pastry, surga buat pecinta dessert dan jajanan kekinian yang lagi hits di Kota Palembang ini terletak di Jalan Mayor Santoso No. 3247 - 3248, Palembang. Dari arah Jl. Jenderal Sudirman, House of Merich menempati dua ruko berwarna merah muda di sebelah kanan jalan yang terletak sekitar 100 meter simpang ke arah Kamboja. Dari luar terlihat Kue Cubit Gerobak di depan ruko yang cukup sederhana, namun saat pertama kali masuk ke dalam House of Merich; terlihat interior yang meriah seperti candy store ala Charlie & Chocolate Factory dengan bola-bola warna warni di langit-langit cafe ini. Merayakan suasana Natal; terdapat beberapa pohon natal berbagai berukuran lengkap dengan pramusaji yang berpakaian ala Santa Clause yang langsung menawarkan menu makanan dan minuman di House of Merich. Salah satu quote paling menarik di dinding cafe House of Merich adalah “Let the food be thy medicine & the medicine let be thy food”.. House of Merich ini baru dibuka sekitar 3 bulan; Caroline sang pemilik memulai usaha Kue Cubit Gerobak di depan rukonya, karena mendapat respon masyarakat yag positif akhirnya jebolan jurusan perhotelan Universitas Trisakti ini membuka dessert cafe di ruko miliknya. Caroline atau meme menuturkan bahwa House of Merich adalah tempat nongkrong asik buat kawula muda di palembang; untuk itu harga makanan yang disediakan di House of Merich cukup terjangkau; berkisar Rp. 15rb sd 38rb. Sebagian besar menu makanan di House of Merich adalah makanan ringan atau cemilan, akan tetapi makanan berat seperti nasi ayam kalasan; penyetan lele, kwetiau serta chicken chow mein...
Read more