Good portion and reasonable price. Food taste good. I ordered the ayam kampung bakar for IDR 24.000 and also got rice,trancam, 1 small fried tempeh,1 small fried tofu, and 2 small fried terong(eggplant) included. The Ice Cendol/Dawet taste good too. Oh and I love their terong balado the most. I would give them a 4 stars but they dont have kerupuk in there (big minus for me) and the food serve kinda cold. And the rice looks like its been portioned wayyy earlier that it actually dried a bit. If only they serve everything hot and fresh it would've been an easy 5 stars. Oh and they have a lot of workers!!like seriously. They have more people working here than actually...
Read morevisited this resto to grab dinner for takeout. the staff was really fast in preparing the food, which was great. tapi waktu buka nasinya kok agak berair dan benyek bgt kenapa ya? take a note buat kalian yg terbiasa cashless, there's no QRIS code for payment (bisanya tf manual bca only), which is a bit of a downside since pretty much everywhere uses it now. hopefully, they’ll consider adding QRIS to make things easier for customers. overall, decent place, but some room for...
Read moreRuangan depan yang tidak begitu luas, ditambah penuh dengan kardus-kardus nasi box terkesan sumpek. Penyajiannya super lama, padahal saat itu tidak ada antrian sebelum saya. Menurut saya, yang buat lama karena pesanan saya dibarengkan dengan antrian sesudah saya.
Kebersihan standar dan keramahan dalam pelayanan tidak ada. Pelayanan buruk. Karyawan pada klemar-klemer kelihatan lemas dan nggak gesit. Ditambah yang bikin kecewa, karyawannya yang banyak banget bejubel didepan dapur sampai-sampai saya dan teman barusan datang dan beberapa dari mereka melihat tapi nggak langsung nyamperin bawain buku menu, harus kami yang samperin dulu baru salah satu nyamperin bawain buku menu. Padahal setelah saya ada satu keluarga (3-4 orang) datang, karyawannya gercep nyamperin bawain buku menu.
Satu lagi, bad attitude dari karyawan yang saya alami. Selesai saya dan teman saya makan kami ngobrol dulu. Obrolan kami juga tidak keras sehingga tidak mengganggu pengunjung lain. Selayaknya orang obrol pada umumnya. Tapi ada 1 karyawan laki-laki yang ngeliatin kami terus sambil ngomong-ngomong gitu sama temannya. Ntah apa yang diomongin sama dia, tapi saya dan teman saya sangat tidak nyaman. Bahkan sudah saya liatin balik, mas-mas itu masih tetap ngeliatin saya....
Read more