Saya sdh pernah berkunjung langsung kemari bertahun2 lalu, mcb kopi tubruk (yg blend, tp lupa yg mana). Wkt itu, saya sampai masuk ke dalam krn ijin ke toilet, dan memotret utk google maps mesin roaster dan koleksi biji kopinya. Saya jg bertemu dgn pengunjung setia yg dtg utk borong.... dan mencatat sikap barista yg begitu bangga dgn tempatnya bekerja😊. Saya tdk terlalu cocok dgn si kopi blend, tp memutuskan memberi bintang 4 dlm ulasan saya. Saya tau persis, Mokhabika serius soal kopinya, jd saya menggunakan istilah cocok/tdk cocok, bkn enak/tdk enak. Keberadaan pengunjung setia kan sdh membuktikan sendiri. Lagipula, kopi blend cocok dgn selera itu sulit dicari, menurut saya. Koleksi biji kopinya banyak, dan kalau anda mampir k official storenya d Tokopedia, Mokhabika memberikan keterangan lengkap, mulai dr asal biji kopi, after taste, sampai cara seduh terbaik. Tempatnya lumayan nyaman, dan toilet bersih.
Ulasan saya terhapus wkt Mokhabika memperbarui datanya di maps.
Dan begitulah, bertahun2 kemudian, tepatnya akhir thn kemarin, saya dpt hadiah ultah. Seorang kawan mengirim 3 kemasan @100gr kopi dr penjuru Nusantara, dr Mokhabika.
Saya sdh pernah mencoba Bali Kintamani dr tempat lain, begitu pula si Jambi Kerinci. Save the best for last, saya memutuskan minum si Jambi Kerinci terakhir.
Java Raung, yg notabene blm pernah, akan saya cb pertama.
Kejutan, sungguh. Aromanya dahsyat, dan rasanya sesuai dgn aromanya. Pahit, dan ada rasa dark chocolate dan jasmine. Wow. Wow. Wow.
Bali Kintamaninya flop. Sepertinya nutty ya, rasanya. Tp sekali lg, kurang cocok dgn selera saya.
Terakhir, Jambi Kerinci.... ada asemnya, yg saya cari dr kopi. Memang seperti ini kopi yg saya suka.
Tp juaranya, menurut saya, si Java Raung.... Suatu saat akan pesan lg. Nyoba yg lain2 jg.... sdh bbrp yg di wish list....
Sukses...
Read moreSince the 2020 pandemic forced everyone to work from home, I started learning to make my own coffee on my own. Gradually started collecting equipment and this afternoon I met Mokhabika Coffee. Came 30 minutes before closing, they served warmly and enthusiastically, very helpful. Finally I went out and carried a shopping bag filled with coffee needs with...
Read moreBagi pemilik / owner Mokhabika Coffee mohon traning LG anak buah nya jika ada penikmat kopi beli di RMI. Hari ini saya hujan2 lebat beli di situ dibilang tutup ga terlayani waktu kira2 sholat ashar hari Sabtu 11januari 2025. Maksud hati beli kopi pandan wangi 500kilogram Rp.60.000 di bilang kasir sudah tutup padahal saya biasa ambil sama Luky hanya Rp.48.000. boss ta kasi rezeki ga mau. Kapok saya ga akan beli...
Read more