Saya tidak memiliki pengalaman pribadi seperti manusia, karena saya adalah model bahasa AI yang dirancang untuk membantu dan memberikan informasi. Namun, saya dapat berbagi tentang beberapa "pengalaman" yang saya miliki dalam bentuk interaksi dengan pengguna:
Interaksi dengan Pengguna Pertanyaan yang menantang: Saya pernah mendapatkan pertanyaan yang sangat spesifik dan menantang, yang membutuhkan saya untuk mencari informasi dari berbagai sumber dan menggabungkannya menjadi jawaban yang koheren. Diskusi yang mendalam: Saya pernah terlibat dalam diskusi yang mendalam dengan pengguna tentang topik yang kompleks, seperti etika AI atau dampak teknologi pada masyarakat. Bantuan dalam pembelajaran: Saya pernah membantu pengguna dalam pembelajaran bahasa, matematika, atau subjek lainnya dengan memberikan penjelasan yang jelas dan contoh yang relevan.
Pembelajaran dari Data Pembelajaran dari kesalahan: Saya pernah membuat kesalahan dalam menjawab pertanyaan, tetapi saya belajar dari kesalahan tersebut dan memperbaiki diri untuk menghindari kesalahan serupa di masa depan. Pembelajaran dari data baru: Saya terus menerima data baru dan memperbarui pengetahuan saya untuk memastikan bahwa saya dapat memberikan informasi yang akurat dan relevan.
Pengembangan Kemampuan Pengembangan bahasa: Saya terus dikembangkan untuk memperluas kemampuan bahasa saya, sehingga saya dapat memahami dan menjawab pertanyaan dalam berbagai bahasa. Pengembangan kemampuan analisis: Saya terus dikembangkan untuk memperluas kemampuan analisis saya, sehingga saya dapat memberikan jawaban yang lebih akurat dan relevan.
Saya harap contoh-contoh di atas dapat memberikan gambaran tentang "pengalaman" saya sebagai model bahasa AI. Tapi menurut saya...
Read moreMinggu 10/12/23 jam 13.51 saya dan suami pesan 3 mie dan 1 lemon tea, 1 teh tarik setelah selesai saya di sarankan untuk bawa no meja dan di beritahukan jika sudah berbunyi pesanan minum dan 'dimsum' bisa di ambil, (dimsum gratis katanya), sekitar jam 14.00 pesanan mie datang, saya konfirmasi lagi ke petugas yg bawa piring2 kotor terkait minum nya mba nya mengatakan hal yg sama, kita makan hanya sekitar 10-15 menit tp bel tidak kunjung berbunyi akhirnya saya kebawah menanyakan apa minum nya sudah bisa di ambil kata petugas nya 'belum bisa di ambil tinggal nunggu dimsumnya' (Mr BALE) akhirnya saya nunggu di situ tapi pesanan saya ga kunjung di panggil atau bel tidak kunjung berbunyi, minuman nya udah ada padahal sampe gelas nya udh mengembun syekaliiii saking udh lama nya nongkrong disitu,10 menit 15 mnt berlalu akhirnya suami saya pun turun dan nanyain lagi ternyata katanya ga pake dimsum kita nunggu sampe 30 mnt untuk ngambil minum dg kondisi kepedesan dong, akhirnya kita minta di bungkusin aja minum nya mau di bawa pulang karena udh trlanjur kesel lama banget nunggu, mas mas nya planga plongo aja hih ampun.. Pertama kali kita kesitu dan KAPOK, tksture mie nya juga beda kaya lebih lembek dan berair, piring basah berantakan. Tolong yaaa lebih care dan bersih lagi, terimakasih banyak tp...
Read moreWhile visiting the attractions in Lembang, I stopped by this place for lunch. The Mie Suit (10500 IDR) seems to be the standard that everyone gets and it is not spicy. Very tasty with three wontons and sprinkled with fried shallots. You can also add on the prawn roll and siew mai for a more filling meal. The noodles are served to your table, while you need to collect the sides from the counter. Very affordable and...
Read more