Konsep ruang terbuka hijau atau hutan tropis di tengah kota. Memiliki luas ± 3,48 Hektar, terdapat lebih dari 1.000 jenis / spesies tanaman, puluhan jenis mamalia, burung dan serangga serta reptile bisa ditemukan di kawasan ini. Keberadaan hutan di Areal Arboretum Sylva Untan menjadi penghasil oksigen sekaligus menyerap karbondioksida (CO2) menjadi udara bersih yang bermanfaat untuk masyarakat sekitar. Tempat ini dimanfaatkan sebagai sarana Ruang Terbuka Hijau(RTH) Publik, wisata ekologi, laboratorium alam, pendidikan dan pelatihan.
Mengutip beberapa tulisan mengenai sejarah Arboretum Sylva Untan Pontianak : Bermula di tahun 1988, usai Konferensi Nasional Sylva Indonesia (KNSI) di Yogyakarta. Muncullah ide dari anggota Sylva Indonesia Pengurus Cabang Untan. Mereka membidik sebuah kawasan yang hanya ditumbuhi rumput dan alang-alang untuk dijadikan kawasan arboretum. Dulunya kawasan ini merupakan areal percontohan yang dikelola Departemen Perindustrian dan Pertanian untuk budidaya ubi dan jagung. Tahun 1989 pengurus Sylva Indonesia PC Untan saat itu membuat pengajuan dana untuk pekan penghijauan dan pembuatan arboretum. Secara fisik pembangunan Arboretum Sylva Untan baru dimulai pada awal Oktober 1989. Pembersihan alang-alang dan semak belukar dilakukan oleh pengurus dan anggota Sylva Indonesia PC Untan angkatan 1984-1988. Jadi Arboretum merupakan tempat menanam pohon. Arboretum yang dibuat ditujukan sebagai sarana penelitian serta pendidikan, baik untuk tempat belajar, laboratorium dan praktik lapangan. Tanaman yang ada di arboretum merupakan pohon ataupun tanaman terpilih yang tumbuh dan berkembang sengaja untuk ditangkarkan. Ringkasnya, arboretum itu tempat koleksi flora atau Taman Botani, termasuk pepohonan dengan luasan tertentu yang ditanam dengan seoptimal mungkin mengikuti tempat tumbuh habitat aslinya.
Intinya adalah kita bersama-sama menjaga Kelestarian Alam, demi masa depan generasi...
Read moreTaman Arboretum Silva Untan diresmikan oleh walikota Pontianak pada malam pergantian malam tahun baru 2018, sebagai ruang terbuka hijau representatif letaknya di sisi kiri pintu masuk Universitas Tanjungpura Pontianak, dengan fasilitas Taman Roof Top Garden, relief pahlawan digulis, plaza dan bangku taman. Bentuknya tidak terlalu besar, ini adalah taman bunga, warna-warni bunganya langsung mengingatkan pengunjung pada warna kain corak insang, tepian taman juga dihiasi layaknya warna-warni di corak insang, khas Pontianak. Taman ini berbentuk setengah jembatan.Namun taman ini bukan sekadar taman bunga, karena pada dinding bangunan terdapat relief yang berisi kepingan sejarah mengenai pergerakan politik di kota ini. "Di taman Arboretum Sylva Untan ini ada diorama kehidupan masyarakat di zaman Belanda. Ada juga tentang sebelas pahlawan yang diasingkan ke Boven Digoel, inilah yang menjadi sebab mengapa tugu bambu runcing itu disebut tugu Digulis.Taman ini akan semakin ramai ketika sore menjelang, terdapat beberapa buah kursi yang bisa dijadikan tempat bersantai menikmati keriuhan jalanan Pontianak, ketika sore, terutama menjelang malam, kursi-kursi...
Read moreA forest in the center of pontianak city, something that you won't find in other city, this area are preserved as a green symbol of nature's balance. You can walk across this small forest, and finally find the community cottage to see whats new. Overall.. very...
Read more