Stayed here for three weeks while working on a research project in Bandung. The staff is very friendly and helpful (bringing us coffee to-go cups at breakfast, booking taxis, sending silverware up to my room when i needed some) but just know that the accommodations are very basic. Make sure you run over to Borma next door to buy some hand soap for the bathroom. You do get a pair of slippers, toothbrush, two bottles of water (replaced each day) and a couple of mugs/cups in the room. Which is maybe all you need for a short stay, rather than making the place your home for almost a month. Quiet, powerful AC unit and a shower with good water pressure, both of which were a blessing.The rooms are short on storage space- mine had a small clothing rack in the corner with 4 hangers and no other space to store clothes or luggage. So my things ended up on the floor, stacked on my suitcase, and stacked on the nightstand. My biggest qualm was the musty, cigarette butt smell that crept into the room whenever I didn't have the bathroom fan running or window open. The hotel gets pretty busy on the weekends, and also pretty noisy. The breakfast has good options (fried rice, bubur, fresh fruit, soto, endless coffee and various other local dishes) and the location is very convenient. Great for an overnight or weekend trip to Bandung- but missing some things that would make it comfortable for...
   Read moreSaya menginap 3 hari 3 malam di Ammaris ini , tgl 16-19 Nov (+) Point Plusnya , Kamarnya yg saya dapat bersih ,pelayanannya ramah,lobby nya harum, ada air minum di setiap koridor Kamar ,Aminities nya lumayan lengkap , Ada Teko Listrik , Sikat gigi Odol , sabun batang , sabun cair , shampoo , sandal hotel , 2 Air mineral , dan 2 handuk , dan saya dapat harga 300 rb/ malam utk 2 org sudah include sarapan , rasa masakan juga ada yg enak ada yg standar , tapi menunya setiap hari hampir sama
Housekeeper membersihkan kamar disetiap jam 12 an (bisa meminta utk dibersihkan ,atau meminta tdk usah dibersihkan juga bisa) , kalo saat housekeeper membersihkan kamar , segala aminities juga diberi baru ,dan diberikan bersih seperti awal masuk pertama kali di hotel .
(-) Point Minusnya di hari terakhir di tgl 19 Nov 2023 saya menginap , saat melangsungkan sarapan , suami saya mengambil 1 sendok sambal hijau, suami saya memang kurang mengerti soal masakan , tapi karena suami saya mempertanyakan kpd saya 'apakah sambal hijau memang seperti ini rasanya?'.
spontan saya lgsg mencoba mencicipi sambal yg suami saya ambil ,nah suami saya mengatakan bahwa sudah 2 hari ini dari tgl 18-19 sambalnya memang rasanya aneh seperti ini .. makanya di tgl 19 dia mencoba mempertanyakan kepada saya karena suami saya merasa bahwa saya lebih tau tentang rasa masakan.
Disitu terasa jelas bahwa sambalnya berlendir , tdk fresh , rasanya asam kecut, seperti sudah basi , saya masih berpositif thingking bahwa itu asam yg dihasilkan dari tomat , tapi apakah karena warna sambalnya hijau, benar sambal hijau pake tomat hijau ??? sepertinya jarang yg buat , apalagi disitu jelas sudah berlendir , bukan seperti sambal fresh yg ada minyak , lendir sama minyak beda ya , tlg bedakan
Langsung saya tanyakan kepada salah satu staff cowok , saya lupa tdk melihat namanya , (Mas apakah sambal hijau ini rasanya memang seperti ini ? Atau memang sudah basi ya ?)
masnya menjawab ,(baik ibu coba saya periksa dahulu) saya lihat si staff ini membawa ke belakang mangkok display sambalnya mungkin akan di bawa ke dapur hotelnya ..
Nah beberapa menit saya mengamati, mangkok sambal hijau itu sudah tdk terdisplay kembali di meja display , malah staffnya menganti mangkok sambal hijau dg sambal yg baru , yg berwarna merah dan masih fressh
tapi staff mendatangi saya dan bersikeras mengatakan kepada saya , (Maaf ibu , sudah saya konfirmasi ke bagian dapur Bahwa sambal itu rasanya memang seperti itu , itu asam dari tomat)
Oke baik disitu saya masih bisa terima , tapi yg saya fikirkan apakah itu sambal di cicip dg benar atau tdk karena sambalnya memang berlendir ..
Lendir dari sambal dihasilkan karena proses masak yg kurang matang , jadi sambal cepat basi ..
kalo sambal dimasak dg baik sambal lama basinya .. karena saya liat itu sambal matang bukan sambal mentah
Nah , Kenapa kalo yakin sambalnya rasanya memang seperti itu , kenapa harus diganti dg sambal yg baru ??? menandakan memang ada masalah di sambalnya ..
Kenapa harus berbohong ????
Itu suatu hal yg sangat diluar nalar dan tdk masuk logika , apa karena ada yg komplain trs gak didisplay lagi takut dikomplain lagi atau takut seperti apa sebenarnya??? đ
Kalo memang salah harusnya , meminta maaf dan mengakui bahwa keliru bahwa pihak hotel memang tdk melakukan Quality Kontrol masakannya dg baik , tdk perlu mengelak yg membuat seakan akan tdk mau salah..
Menandakan bahwa , hal sekecil sambal pun tdk di Quality Kontrol dg baik Sekilas sambal bisa berbahaya kalo orgnya sensitif bisa diare ,masuk rumah sakit??? Karena konsumsi makanan basi
Tlg lah , kalo memang niat free breekfast ya berikan yg terbaik ..
Quality Kontrol dan Handling Komplain lebih ditingkatkan lagi .. Terutama kepada Staff nya minta tlg...
   Read moreStayed here for sudden trip to Bandung.||The hotel is in very strategic location at Setiabudi, Bandung and right next to Borma supermarket and alot of food stall / street foods.||Every staffs are very warm, helpfull and attentive. Especially Nadea at Frontdesk and the guy at nightshift who sent our medicine to restaurant during sahur time.||And another thing we didnât expect was our room was included with Sahur and also takjil (for me it wasnât only takjil because thereâs main course as well).||So this hotel is not only âexpress hotelâ because they did more than what âbudget hotelsâ give.||Definitely will come back to this hotel when visit...
   Read more