Tempat yang cukup bagus dan cocok untuk keluarga, setelah sekian lama mencoba berbagai playground di Malang, disini menurutku paling worthit.
Sayangnya kami mengalami situasi cukup kacau dimenit-menit terakhir.
Begini kisahnya :
Posisi saya hanya berdua dengan anak, sedangkan kondisi saya mendadak kurang baik, jadi saya biarkan anak bermain sambil nunggu makanan dan jemputan datang. Karna ini area slide, ayunan, dan rumah kayu, menurut saya sudah cukup kondusif dan wajar saja membiarkan anak 2½th yang sudah bisa bermain sendiri, tentunya ya sambil dipantau.
Kemudian datanglah sekeluarga besar, beserta anak kecil yang keliatannya masih dibawah 2tahun, dan masih didampingi terus dengan orangtuanya. Karna anak kami memang sangat suka interaksi, jadinya dia ikut-ikutan mulu bermain sama anak tersebut, anak kami "say hai" terus menerus, dan hanya seorang bapak-bapak muda yang mau respon. Saya sambil berusaha menjaga agar anak kami tidak menganggu aktifitas mereka, meskipun dia terlihat cukup senang karna tiba-tiba ada banyak orang.
Selanjutnya, anak kecil tersebut bermain didalam bis-bis'an ditemani mamanya, saya pun perhatikan dari jauh saja, jujur saya cukup loyoh karna nyeri haid yang mendadak, saya lihat mama anak tersebut sangat terganggu ketika anak kami mau ikut-ikutan naik bis, ntah apa yang diperbuat anak kami sehingga mama anak tersebut langsung melihat ke arah saya, jadi saya bergegas menuju ke arah mereka.. Saya liat-liat anaknya tidak apa-apa, juga diem-diem bae, saya bergegas mau ajak anak kami pergi supaya gak makin mengganggu, sayangnya anak kami gamau pergi alias mau main bis juga :') pusing ga tuh..
Karna anak kami menolak pergi, dia narik-nutup pintu bis tersebut dengan cepat sambil kesel, sedangkan posisi tangan anak mereka ada di-pintu tersebut, saya tau banget kok, mamanya pasti khawatir, saya pun juga udah mikir dan berusaha menghentikan apa yang dilakukan anak kami supaya tidak melukai anak lain, tapi telat sepersekian detik, mama anak tersebut sudah duluan bentak anak kami, seingat saya dia bilang "gak boleh gitu!!!".
Anak dibentak ya pasti shock, justru makin emosional, apalagi tingkah lakunya murni karna masih 2½th. Dibilang rebutan mainan juga sebetulnya enggak, posisi anak mereka-pun ga begitu banyak respon karna memang lebih kecil.
Ok, berusaha tenang dan membawanya pergi, karna saya juga SADAR anak kami pada usia yang suka ber-inisiatif, dan berkeinginan kuat.
Tidak banyak pikir, saya bawa anak kami pergi meski teriak, jerit-jerit sambil menangis, setelah keluar untuk mengambil barang, anak kami lari lagi ke arah bis tadi, dan berusaha main disitu, sedangkan mama dan anak yang tadi belum selesai mainan bis. Saya bergegas gendong paksa anak kami lagi, dan disitu juga ada Ibu-ibu yang sepertinya kenal (atau mungkin nenek dari anak tersebut), dia bilang "gpp, gpp, gantian gantian...." Yaa maksudnya, Ibu tersebut berkenan biar gantian aja, karna chaos juga anak kami lagi jerit-jerit nangis, tapi disisi lain, mama anak tersebut tatap gak beranjak dari situ. Yasudah, saya pikir mungkin dia sedang menerapkan ilmu parenting yang "jangan biarkan anak lain merebut mainan anakmu".
Selama beberapa kali anak kami berusaha nyamperin mainan ith terus, disitu pula mama anak tersebut tetap bertahan dan belum pergi. Awalnya masih saya anggap wajar, tapi apakah anak 2½th sudah melakukan tindak kejahatan? sehingga orang tersebut tetap tidak berkenan gantian.
Terakhir anak kami rebahan nangis diteras luar, saya pun udah lemes dan capek juga. Sampai akhirnya anak kami bisa tenang dan mau pergi dari situ Tiba-tiba, seorang Ibu atau nenek anak kecil yang tadi, masih berusaha nengok dan bilang ke saya dengan sangat baik kalau "sudah mbak, itu sudah bisa main". Saya cuma bisa bilang, gpp ,kami udah mau pulang kok Bu...
Buat Ibu, terimaksih banyak, maaf saya tidak pamit dengan baik. Dari sebegitu banyaknya orang, hanya njenengan yang mau peduli kacaunya situasi saya dengan anak kami yang masih 2½th dan...
Read moreFor me, this is a playground rather than a restaurant. I randomly searched for something to eat for dinner, and so glad I found this one.
Wuffy Space is located inside a residence area, so the road can be tricky. We got lost, and we went through a tinyyy "gang" but fortunately the people there are nice. They showed us the way to Wuffy.
We went around 8 PM, but the place was still pretty lively. The kids can play while eating in their "outdoor" playground, you can't eat on the indoor playground which is fine. The playground itself are good, it was sufficient and plenty of things to try for the kids. Some of the toys are quite old and need to be replaced, but the kids won't care. They will have a good time.
Overall, we enjoyed this playground. And we really can't wait to try other Wuffy Space in...
Read moreI found this place through a recommendation on Instagram. I went there yesterday at 12.15 p.m. I thought the site was "Ruko". After I finally looked at it, I realized it was a house. The place was crowded. It was hard to breath. Wuffyspace provides some facilities. You could find outdoor activities like slides and a mini tree house and many indoor activities such as mandi bola, cooking set, Lego, Magnatiles, and so many more. However, the best one is Wuffy Library. You can find some quality foreign books from DK, Usborne, and Islamic books from Indonesia's publishers. I hope I can rent the book in...
Read more