My first experience ordering here wasnβt that pleasant. I waited for 40 minutes to have all my orders be completed (the payment was made at 6.21 p.m; my orders were all completed at 7.10 p.m). My orders were pretty basic actually: 3 basic drinks (black coffee and hot chocolate) and 2 basic snacks (fried tofu and cassava). Before waiting way too long, one of the workers told me that one of my orders was sold out after I made the payment, so he asked me whether I wanted refund of that one sold-out item or changed it to another menu of equivalence. I chose the latter. The drinks and foods which I ordered are okay, but the waiting period wasnβt worth it. When I asked how long I should wait longer, one of the workers responded by saying that βit was unpredictableβ. To be fair, nobody wants to wait for too long, let alone the unpredictability. I was aware that the store was crowded, but for customers who came later than us, they were served sooner than us who came earlier. I donβt understand how they managed the incoming orders (dine-in and take-away), but 40 minutes to wait for the people who were in charge for frying the foods wereβ¦ overkilled. Later in the future, I would think twice to come here again...
Β Β Β Read morePositifnya dulu, Waiters nya bagus ramah dan sabar. Makanannya rasa enak sih tapi yah superior di specialty mereka yaitu pisang lempeng.
Negatifnya, Menu banyak yang kosong kalau bisa di announced di awal pake papan tulis yg clise order/sold out atau di list menu di tutup selotip agar kosumen tidak bolak balik tanya, bahkan Basic ingredients kaya telur (mie jd polos tanpa protein) dan nasi(bahan baku bubur manado kita last order kynya dan dr kitchen atau owner ngomong nasi habis close dulu bubur manadonya) bisa kehabisan padahal belum siang tengah hari kami datang jam 9an. Bahan kaya telur dan pisang baru aja datang setelah kita selesai makan dan gongnya di bagian kita makan malah debat sama suplier/penjual pisang perihal pisang yg di bawa, kenapa gak ke belakang atau agak jauh biar konsumen gak liat yg kaya gini.
Kitchen sangat lambat, saat di tanya masih lama dan mau take away lalu bayar dengan juteknya entah "kepala chef , kepala operasional atau owner ibu-ibu" ngomong sedang kehabisan Gas Elpiji π dan bilang pesan baru aja masuk π padahal kita mau take away dan bayar baru ke resto sebelah biar cepat kasian anak saya kelaparan.
Mau pesan lg take away Pisang lempengnya bagian kasir/waiters sih biasa aja jawab kita (agak lama karena antrian, awalnya mau aja sih) tapi sekali lagi si "kepala chef , kepala operasional atau owner ibu-ibu" dengan wajah jutek ngomong dari area belakang (masih lama kalau mau pesan pisang lempeng) auto gak jadi dan cepat" kita makan dan pulang.
Perbaikin SOP pelayanan entah kamu ownernya sekalipun jgn jutek ke konsumen, basic ingredient kaya telur nasi itu jgn sampe lah kehabisan, kalau pisang oke lah karena specialty kalian dan pasti banyak yg order tp sampe telur , nasi dan Gas Elpiji kehabisan dengan tingkat keramaian gak full table no make sense sih management dapurnya plus ibu" itu.
Gak bakal balik lagi, apalagi cuman untuk pisang lempengnya gak worth untuk 1-1.5jam untuk proses duduk di meja sampai selesai makan padahal gak betah lama" (menu banyak kosong bisa 5-15 menit untuk proses order) di tambah dengan omongan dan muka...
Β Β Β Read moreTanggal 3 reservasi di sini untuk buka bersama temanβ. Pertama yang mau ku highlight itu makanannya. Jujur makanannya ga enak dengan harga segitu. Pesan bakso belly harga 28k, bellynya dapet yg penuh lemak, kuahnya cuma berasa air royco, baksonya tepung banget. Pempeknya kayaknya dapet stock bahari soalnya sampai kecium bau kulkasnya lumayan strong, kalau ga stock lama berarti penyimpanannya kurang. Cuko pempeknya aneh bgt, bahkan cuko yang ada di minimarket dengan harga 20k dapet 400ml lebih enak rasanya dibandingkan ini. Roti bakar mah jangan berharap banyak, cuma roti tawar di bakar terus dikasih meses. Pisang goreng fail banget, masak pisang goreng aja gabisa weh padahal bisa pake tepung instan pisang goreng biar rasanya bisa kebantu hahaha. Dan banyak makanan fail lainnya.
Pelayanannya bagus, makanan diantarkan tepat waktu mungkin karena pada waktu itu cafenya sepi juga sih. Tapi sepi aja rasa makanannya amburadul apalagi kalo rame ya hmm.
Memasuki waktu buka puasa, pelayan sama tukang masaknya pada buka juga di meja ga jauh sama meja reservasi aku. Gongnya mereka ngobrol nyaring banget sampe keluar kataβ kebun binatang dan ketawaβ. Di sini attitude stafnya udah kelihatan yaaa. Walaupun waktu istirahat harusnya tetap jaga sikap dan omongan karena staff itu citranya cafe tsb. Kalau mau keluar kalimatβ kotor mending bukanya di dapur atau minimal jgn deketan sama customer deh.
Overall tempatnya lumayan nyaman kalau buat sekedar nongkrong sama temen. Cuma tolong diperbaiki makanan, minuman, dan kalau bisa pelayan sama tukang masaknya di ajarin basic maners...
Β Β Β Read more