Tempatnya memang oke karena konsepnya adalah restoran rooftop. Tapi pelayanannya bener-bener buruk đđđ Saya ga pernah kasih penilaian buruk sebelumnya ke tempat apapun, tapi yang ini bener-bener worst of the worst.
Saya datang dengan teman saya sekitar jam 5 kurang dan langsung pesan makanan, teman saya beli ifthar package dan saya beli ala carte zuppa soup, chicken grill baked, seafood platter dan minuman mangga. Pelayan sama sekali TIDAK MENGINFORMASIKAN apapun sebelumnya dan menerima pesanan kami seperti biasa lalu pergi. Makanan disajikan pukul 5.35 wib, salah satunya menu ifthar teman saya dan minuman mangga yang saya pesan.
Sebelumnya, saya kesana membawa dessert BBN dan dilarang untuk dimakan, jadi saya ikuti karena itu peraturan. Masuk waktu berbuka, saat makanan berat mulai disajikan, satu persatu pesanan orang-orang mulai diantar, termasuk nasi goreng teman saya, dan makanan lainnya tidak ada yang datang. Kemudian pelayan menanyakan apakah sudah semua, dan saya infokan kalau pesanan kami lainnya belum ada yang datang. Pelayan pamit ke belakang untuk konfirmasi dulu.
Tiba-tiba dia datang lagi dan menginfokan kalau paket yang bisa dihidangkan hanya ifthar package sementara pesanan saya baru bisa dihidangkan jam 7. Saya cek jam saat itu jam 17.55 WIB. Saya jelas kesal karena baru diinfokan saat sudah jam berbuka dan sudah menunggu 1 jam. Kemudian pelayan menawarkan untuk ganti ke ifthar package, PADAHAL JAM BERBUKA SUDAH LEWAT. Lalu dia menawarkan saya untuk menunggu. Ya mana mungkin saya mau 1 JAM MENUNGGU padahal hari itu saya puasa dan mengharapkan buka dengan makanan yang proper. Saya minta kebijakan dari cafe karena ini jelas bukan kesalahan saya, pelayan mereka jelas-jelas tidak menginfokan apapun saat saya memesan di awal.
Kemudian pelayan tersebut pergi dan bilang bahwa dia akan tanyakan dulu ke bagian kitchen. Gak lama kemudian sekitar jam 18.08 WIB, datang pelayan lain dan mengkonfirmasi pesanan yang ingin saya cancel dengan nada bicara intimidasi dan seperti tidak ingin kompromi sedikitpun. Allahu, sejak awal ini bukan kesalahan saya dan cafe tidak ingin tanggung jawab sedikit pun untuk waktu yang sudah saya pakai untuk menunggu?. Mereka menolak untuk memberikan pesanan saya walaupun itu ada di menu ifthar mereka dengan alasan itu sudah paket. APA SALAHNYA MEMBERIKAN 1 MENU, APA BIKIN RESTO BANGKRUT?. Saya bener-bener KECEWA dan KESAL!!. Cukup tau betapa buruknya pelayanan disini. Bahkan rumah makan pinggir jalan lebih menghargai customer daripada resto 'sok' fancy ini. Rasa makanannya juga tidak enak-enak amat.
SHAME ON YOU TAMELO...
   Read moreLast March before PSBB i was there. Maybe itâs my first and the last visited. Ambience was good, you can see clearly from the top Depok especially Open Gate Universitas Indonesia station and railway. The services, pricey food and thatâs so-so. Need more improvement and give manner to every visitor same! Me and my friends was the 1st visitor in the non-smoking area, when people more came in, Staff talked to us to out because thatâs table was reserved but didnât any conversations before. Itâs really disappointed so we go outside but that was raining. So i decided to go out restaurant and itâs my first and last...
   Read moreKesan pertama saya adalah berasa gedung lama dan kurang terawat waktu menunggu lift yang cukup lama, setelah masuk lift ternyata bersamaan dengan tim dapur cafe yang bawa belanjaan banyak, lift tidak ada pengharum ruangan jadi bisa terbayang kalau 6 orang saja disana saat siang hari panas terik. Dari Ground Floor menuju ke lantai 25 ditempu mungkin ada 2 menit (langsung tanpa berhenti) dan lift terasa goyang goyang menuju ke angka lantai belasan.
Setelah sampai atas benar ekspetasi saya memang seperti sudah sangat lama baik dari cat tembok dan furnitur outdoor banyak yang patah dan tak terawat (khususnya bagian barat) serba kayu dan layak diganti mungkin karena sudah setahun katanya di luar kena terik kena badai hehe.
Kalau indoor nya masih cukup baik, memang nuansanya asik menghadap ke utara melihat langit Ibukota dan semua bayangan gedung tingginya, yang paling mencolok adalah pemandangan hutan Universitas Indonesia.
Makanan dan minuman, sekaliber 30k-50k (makanan) dan 10k-30k (minuman) itu sangat menjebak ekspetasi, buah Lychee di âLychee Squashâ milik saya terasa hampir busuk dan mempengaruhi rasanya nasi goreng hijau @32k nampak biasa saja tak ada yang special.
Fasilitas jelas karena rooftop susah sinyal cuy, waktu mau pakai wifi dong pas di ruang indoor atau dekat kasir cukup baik koneksi tapi begitu ke outdoor apalagi bagian barat yang angin kenceng dan dekat mesin pipa wuiiiiih tak bisa connect apapun.
Jadi, menurut saya hanya cukup sebagai syarat Kota Depok punya rooftop saja. Tapi salut untuk pelayanan setiap petugasnya kaum muda yang semangat melayani. Maju terus alangkah baik di renovasi furnitur dan akses ke...
   Read more