This, so far, is the best chicken noodle in town, in my opinion. After tasting this, other chicken noodle that once we consider delicious, were okay-ish. This noodle is the winner. Seriously.
Just the standard dish, the noodle is already very tasty, savoury and a lot! No need to put any sauce, chilli or else.
At our first visit, I ordered complete noodle (with 2 meatballs and 2 dumplings). I only ate the noodle, took the meatballs and dumpling home, since the portion is huge...
Our friends and families that we introduce to this, also said that this noodle is top notch 👍
On the table, there are sambal, chilli sauce, sweet and sour sauce, soy sauce, pickled cucumber and carrot, pickled small green chilli, sliced green onion and fried dumpling.
Other than regular noodle, they also offer wide noodle, kwetiau, and rice noodle (bihun). As for the portion, all in the photos below are the regular size. They also have the jumbo one.
The only downside of this place is the location. The street where the diner's located are very narrow, but there're a few guy who'll help you find a place to park your car. So, no biggie. We always be able to easily...
Read moreThis chicken noodle stall is located in a housing area and in a small alley where you are better to park your car outside this alley. They open from Tuesday until Sunday from 8 AM. We came here for to go order on a Sunday morning around 8.30 AM and it was so crowded for both of the dining in and to go order.
They provide mie (noodle), kwetiaw (thick flat noodle), and bihun (white rice vermicelli) with a big portion in an affordable price as well.
I tried Mie Komplit (IDR 25,000). Straight noodles that is served with the abundant chicken, mushroom, vegetables, green onions, pangsit rebus (steamed dumplings), bakso (meatballs) along with the clear broth, I also add the crunchy pangsit goreng (fried dumpling without meat) for IDR 2,000 per pcs. A portion of this tasty chicken noodles has already made me this full. Can you imagine how huge the jumbo...
Read moreWarung mie ayam ini heboh banget. Hari minggu pagi datang ke warung ini situasinya ramai banget. Banyak yang harus antri sampai ke jalan depan warung. Warungnya memang tidak besar. Hanya menempati teras rumah yang tidak seberapa luas juga. Hanya ada beberapa meja dan kursi saja. Jadinya gak bisa muat banyak tamu sekaligus. Itu pun harus makan berhimpitan dan cepat-cepat karena banyak yang menunggu gantian pakai mejanya. Karena itu yang beli juga kebanyakan lebih memilih untuk dibungkus dan makan di rumah. Beberapa pembeli yang saya lihat, sampai memesan lebih dari 10 porsi mie ayam dibungkus bawa pulang. Porsi mie ayam di warung ini memang gak kira-kira. Semangkok penuh menggunung sampai tumpah-tumpah toping ayamnya. Begitu banyaknya porsi dalam satu mangkok, sampai saya tidak sanggup menghabiskannya. Padahal satu porsi sudah saya bagi dua. Jadi saya hanya makan separo porsi itu pun tidak habis. Separo sisanya saya minta dibungkus dibawa pulang. Satu porsinya memang bisa untuk konsumsi dua orang. Mungkin ini salah satu daya tarik utama warung ini, sehingga selalu ramai pembelinya dan rela antri sampai ke jalan depan. Kelebihan lain warung ini adalah harganya yang murah. Semangkok mie ayam porsi menggunung tanpa tambahan bakso, dibanderol hanya Rp20k. Kalo pakai tambahan bakso harganya jadi Rp25k. Kalo seporsi mie ayam dengan bakso untuk dimakan berdua, berarti seorangnya hanya perlu bayar Rp12.500,- saja. Meskipun ukuran porsinya brutal dan harganya murah, rasa mie ayamnya tetap bisa diadu. Cita rasa mie ayamnya tidak mengecewakan. Rasanya tipe mie ayam yang asin gurih. Jadi bukan mie ayam yang manis seperti kebanyakan mie ayam lainnya. Kuah mie dan bakso yang disajikan di mangkok terpisah juga sangat kuat aroma dan rasa kaldu ayamnya. Kuahnya bukan cuma berisi air saja, tetapi juga ada balungan dan tetelan daging ayamnya. Pelayanannya juga cukup cepat. Begitu dapat meja, langsung pesan. Tidak lama menunggu, mie ayam pesanan sudah datang siap disantap. Kalau makan mie ayam di warung ini, harus benar-benar siap perut kosong, atau minta tambahan 1 mangkok kosong untuk membagi 2 mienya. Yang satu bagian minta dibungkus saja untuk dimakan dirumah. Selain itu juga perlu lebih sabar saat makan, karena tempat sempit ada resiko tersenggol atau terhimpit badan tamu sebelah. Juga sebaiknya tidak bawa mobil atau naik taksi saja. Karena jalanannya sempit dan tidak ada...
Read more