Still in my search for best soto around GS/BSD/Alsut, and found this place from food reviewer in IG.
Parking is spacious with very friendly security guard.
Restaurant is also quite spacious with 11 table for 4, and 1 long table for 8. 5 AC with plenty of fan and high ceiling very helpful in giving cool air.
The (my guess) owner very friendly and straight to the point in collecting our order. All 3 stars for service is only for this kind lady, while for the rest of the staff don't get any star. They need more training in hygine and hospitability.
I seriously felt uncomfortable seeing one of the staff clean his nose and mouth after sneezing, and continue with service without washing his hand. When I asked him to wash his hand, instead of apologizing he said he only use 1 hand for the sneezing. In the end he did went to the back (i hope) to wash his hand.
Fried chicken is soft and not too salty, with great sambal. Soto is also great and refreshing, a great candidate for comfort food.
I understand every single F&B business owners always try their best and put Hygine as number 1 priority, and I believe the owner of this place is...
Read moreOne of the best place to eat Swike, which is essentially a frog legs soup.
Either you love it or you don't. Besides their signature Swike they also have other menus all inspired by Central Javanese cuisine, especially from Semarang.
They do have pepes udang, nasi goreng babat, lumpia Semarang, and other unique Semarang food like tahu gimbal.
Price is fair and their swike both the soup version and the fried version is actually very tasty, especially the broth of the Swike soup. It is so unique and if you like Garlic, your craving will be satisfied! It is coming not from this world!
The nasi goreng babat is very Semarang inspired and very good albeit a bit too spicy. However again I can't give 5 stars for the restaurant as their fried Lumpia Semarang (also their signature dish) is... Well let's just say I have had better from a restaurant not too far from here.
The rest? It is tasty and if you haven't tried frog legs before, this is the perfect restaurant to try it. Remember drink the broth from the Swike soup. It...
Read moreSwike Asli Purwodadi Bu Tatik
Pertama saya ke restoran ini diajak makan siang oleh Direktur di perusahaan saya bekerja karena kebetulan saya sedang ber dinas luar dengan tujuan Jakarta.
Lokasi dan suasana restoran Lokasi ruah makan ini strategis dengan lahan parkir yang ada di dalam lingkungan restoran jadi tidak dipinggir jalan dan mengganggu pengguna jalan lainnya (ini salah satu faktor juga untuk menambah kenyaman pelanggan dan penting sekali) begitu masuk pintu gerbang langsung diarahkan parkir oleh petugas keamanan yang ada di restoran. Pertama kali melihat bangunan luarnya sudah bisa dipastikan bahwa retoran ini dalamnya akan mengusung dengan tema rumah tempo dulu. Begitu saya masuk ke dalam ttttaaaarrraaaaa benar tebakan saya tema nya rumah tempo dulu. Desain interrior nya sangat nyaman dengan ala ala rumah tempo dulu kemudian ada juga tempat kita bisa makan di outdoor di area belakang main restoran
Palayanan Team pramusaji sangat tanggap jika ada pelanggan yang memasuki ruangan dalam lalu mengarahkan tempat duduk dilanjutkan dengan memberikan buku menu. Pada saat ditanyakan tentang beberapa menu rekomendasi lalu penjelasan tentang menu yang bikin saya kagum mereka sudah sangat hafal dengan menu yang ada (sudah bisa dipastikan berarti mereka sudah lama berkerja di restoran ini) jarak menunggu antara menu yg sudah fix kita pesan dengan sampai datangnya menu ke meja makan kami tidak lama dan menurut saya ini cepat, sedangkan tau sendiri kondisi restoran pada saat lunch time pasti ramai.
Menu menu yang kami pesan saat itu adalah sebangsa gongso gitu (saya lupa) swieke kuah (bukan untuk saya yaaaa) tahu telur itu semacam tahu atasnya diberi kol lalu dibungkus telur dadar dan diberi sambel kacang (nek aku nyebute pecel endok) lalu lunpia goreng. Nah lunpia ini saya rasa yang paling enak diantara menu yang kami pesan. Biasanya kalau lunpia semarangan ini kulitnya kerasa pada saat digigit jarang sekali saya yang menemukan seperti yang ada di restoran ini.kulitnya renyah sekali pada saat gigitan pertama dan isi bong (saya nyebutnya kek gitu yaitu semacam buah dari pohon bambu) itu serasa lembut (biasanya keras dan kasar tektursya) kalau lunpia ini lembut sekali. Rekomendasi saya memang lunpia nya perlu dicoba.
Harga
Berhubung saya ditraktir jadi saya gak perlu pusing mikirin harga ..... hahahahahahahaha Tetapi sepintas saya lihat di buku menu. Kalau untuk ukuran saya masih wajar sekali dengan harga berkisar Rp. 40K per menu....ini restoran Jakarta Gaessss dengan menu Njawani harga segitu mungkin dinilai wajar
Overall, saya tidak terlalu tertarik dengan restoran ini karena menu utamanya Swieke ( karena saya gak makan swieke ) berbeda hal nya pendapat saya jika mereka pecinta swieke itu sendiri. Tetapi secara lokasi,suasana restorannya, menu yang saya makan terutama lunpia nya saya bisa menilai ini restoran memang bener - bener menjaga kwalitas rasa masakannya...
Untuk nilah 1 - 10 Saya berikan...
Read more