A legend of Maduranese Soto. They still use a traditional way to cook. Yes, using lumber and fire. Dont know when were they establish this restaurant, my mom told me that this restaurant has been exist since he met my father and marry him it was about 30 years ago.
Not very tender, need young people's teeth and gut to chew the meat. But, dont underestimate the soup. A heaven prototype. Dont worry, maybe the meat not very tender, you can choose innards, brain,...
Read moreTerakhir kesini sekitar tahun 2017, Kenapa sekarang rasanya gak seenak dulu ya? Rasa kuah soto agak hambar gitu. Kalo pesen soto campur, jerohannya lebih banyak daripada dagingnya.jadi bagi yang gak suka jerohan atau lagi diet dan menghindari makan jerohan lebih baik bilang dan pesen soto daging tok aja. Rasa tehnya kurang manis,tapi bagi saya yang memang lagi menghindari gula it's OK Cuma rasa tehnya kurang terasa sih,entah komposisi airnya waktu menyeduh teh yang kebanyakan atau gimana,yang jelas masih lebih enak tehnya warkop. Untuk parkir,lumayan luas baik untuk motor maupun mobil. Juru parkirnya saya nilai bintang 5 atas keramahannya dan ke gercepannya. Kalo yang gak pengen menu soto,disamping rumah makan ini ada...
Read moreWarung makan yg tempatnya sederhana tapi makanannya cukup enak ada soto macem macem sotolah pokoknya ada. Silahkan mampir makan pasti tdk kecewa. Parkir luas depan warung di jaga petugas lokasi pinggir jalan ,strategis sekali lokasinya. Harga makanan wajar saja tidak mahal. Hanya saran saja utk pemilik warung agar kebersihan warung diperhatikan, lantai klu bisa dikeramik, penataan suasana ruangan yg menarik dan cerah agar terkesan luas dan perlu disediakan penyejuk ruangan .serta asbak utk yg merokok klu boleh merokok agar tdk sembarangan membuang puntungnya ke lantai. Semoga ke depan lebih baik dan makin...
Read more