The best tea house in town, sih, ini.
Beberapa waktu lalu sempat ngeliat postingan Surakartea di Instagram dan penasaran karena kayanya suasananya nyaman dan tenang.
Kepikiran buat nyobain kalau ke Solo. Tapi, ya, rencana cuma jadi wacana. Setiap ke Solo nggak jadi ke sini karena bener-bener selalu lupa.
Akhirnya semalem saat clueless mau nongkrong di mana, tiba-tiba ada temen yang ngasih rekomendasi ke tempat ini dan baru inget kalo Surakartea masuk dalam salah satu tempat yang pengin saya datengin.
Ya, udah langsung aja melipir ke Surakartea. Awalnya ngira tempatnya di tengah kota, ternyata berada di kawasan daerah Keraton Kasunanan. Definisi hidden gems sesungguhnya, sih, ini. π
Belum sampai masuk parkiran, saya udah yakin kalo ini tea house bakalan nyaman banget suasananya. Keliatan dari tempatnya yang sunyi, bangunannya yang artistik, dan penataan meja outdoor yang bagus.
Saran aja kalau ke sini mendingan pakai motor karena tempatnya di dalam gang kampung, jadi lahan parkir buat mobil sangat terbatas.
Dari suasananya udah oke banget, nih. Terus gimana pelayanan dan makanan minumannya?
Menurutku, soal pelayanannya oke banget. Dari tukang parkir, kasir, sampai waitress semuanya ramah dan ngasih pelayanan maksimal.
Lanjut soal makanan dan minuman, ya. Semalem saya pesan nasi kari Jepang, jamur goreng, sama refreshing purple teapot.
Menurutku nasi kari Jepangnya enak banget. Perpaduan antara nasi putih, katsu, terus dicampur ke karinya itu enam banget ketika dikunyah di mulut. Porsinya sendiri mungkin itu emang porsi normal, ya. Tapi buat saya yang makannya banyak, kayanya harus nambah lagi. Mungkin bisa ditambah opsi porsi jumbo biar orang kaya saya gak perlu nambah. π
Oke, lanjut ke jamur goreng. Gak tau kenapa tampilan jamur goreng agak sedikit coklat gelap. Mungkin emang tampilannya begitu atau kelamaan gorengnya? Tapi masih oke sih rasanya, enak di lidah. Cuma menurut saya, mungkin bumbunya bisa dibikin lebih kuat lagi. Jadi untuk menikmati jamur gorengnya gak harus dicocol ke mayonaise dan saus karena rasanya udah strong.
Yang ketiga ini paling unik. Sebagai orang yang seneng jajan, namun belum paham soal dunia teh, Surakartea sudah cukup baik membantu konsumennya yang gak paham teh dengan ngasih keterangan di menu.
Semalem saya pesan refreshing purple teapot. Saya sendiri sebenarnya gak tau dan gak berekspektasi apa-apa soal menu satu ini. Saya pesan menu tersebut karena pada saat memilih minuman, saya baca kalau si refreshing purple teapot bisa menyembuhkan batuk, pilek, dan sebagainya.
Ya, udah karena lagi batuk dan penasaran juga sama khasiatnya, akhirnya pesanlah menu tersebut. Saya sendiri milih minumannya langsung dikasih gula karena memang gak doyan minuman tanpa gula kecuali air putih.
Dannnnn, rasanya enak banget. Ada rasa sepet-sepetnya, asem, dan manis semuanya tercampur jadi satu.
Oh, iya kalau kalian mampir ke sini dan berniatan untuk nongkrong sebaiknya pesan teh yang satu teko sekalian. Biar puas dan sekalian nikmati suasanya.
Kesimpulannya setelah mampir ke Surakartea, mungkin ini bakalan jadi tempat nongkrong favorit sama pacar kalau saya nyamperin ke Solo.
Suasananya yang tenang dan teduh berpadu interior cafe yang kental nuansa Jawa dengan alunan musik yang gak terlalu keras (alias rengeng-rengeng) sangat nyaman banget buat saya. Buat saya pribadi, udah cukup oke deh ini tea house.
Inframe: Nasi kari Jepang 22k Mushroom fried 8k Refreshing...
Β Β Β Read moretempat nyaman dan suasananya "Solo banget", furnitur dan dekorasi yang dipakai erat dengan budaya Jawa-- harmoni dengan lokasinya yang berada di dalam kampung di sekitaran kraton Solo. Interiornya antik, di satu sisi masih kelihatan kalau bangunan lama, tapi di sisi lain karena perawatan jadi juga kelihatan kaya rumah "warga" pada umumnya. Musala dan kamar mandi bersih, walaupun kalau malam sedikit creepy karena letaknya yang di dalam ruang terpisah dekat gamelan dan panggung teater hehe.
Oiya, karena di dalam kampung, suasananya yang dihadirkan damai dan hening, jauh dari suara bising kendaraan lalu-lalang. cuman ya untuk akses dan parkir mobil memang terbatas.
Pelayanan ramah dan talkative, bisa (dan mau) njelasin secara rinci masing-masing menu yang ada di chart. Kita sebagai pelanggan kabangan jadi bisa ngebayangin dulu kalau beli ini rasanya gimana, dan kalau beli itu rasanya gimana.
Untuk menunya sendiri cukup variatif, mulai dari comfort-menunya yaitu teh "reguler" sampai teh aromatik ada di sini dan harganya pun menurut saya lumayan terjangkau. Rasanya enak khas teh solo yang kental dan sepet, terus yang aromatik rasanya unik (cenderung pahit) tapi bisa ngasih efek relaksasi di otak dan badan. Selain itu, untuk air panas seduhannya juga boleh refill.
Poci yang dipakai dari kaca, bukan yang tradisional tanah liat. Kurang tau apakah memengaruhi rasa atau tidak, tapi dengan pocinya yang sedikit "modern" agak mereduksi otentisitas vibes tradisional yang diusung teahouse-nya si.
untuk side dish atau cemilan kemarin cuma beli french fries, ya sebagaimana french fries pada umumnya. Overall cukup nyaman buat kumpul dan nostalgia bareng temen2 kalau pas...
Β Β Β Read moreGreat place to have cup of tea. Building design is good. Clean area. Offer variety of tea and food. Indoor and outdoor area available. Indoor cant for smoking. Outdoor for smoking. It is in small alley. They have tea leaf sample that we can smell before choosing the tea that we want. Outside area will be hot in sunny days. Suitable for quick drink,...
Β Β Β Read more