An Indonesian food owned by Korean, chef is also Korean. Interior wise, very good. They put real effort in making it feels like Bali. However thr downside is on the taste. I am not sure if the chef adjusted the taste to suit the Korean taste. However for people who have been to Indonesia, the taste is way off. I'm not trying to discredit this restaurant by any mean. It's an honest opinion by me. There are other Indonesian restaurant in the city, owned and cooked by Indonesian which is more delicious. Yet again the interior is just not good. But, since it's a restaurant i guess taste is more...
ย ย ย Read moreFood wasn't bad nor delicious. The bakso noodle was too bland including the meatballs. Personally my least favorite. The fried rice and corn pancake were okay but I don't think I'll be "craving" the food here again.
They could've at least given out the drinks first but only gave it when asked right before the food came out.
Only bring dogs that are small and that are able to be perched on a chair. The place is too small and too crowded with people walking in and out all the time. Medium to big dogs will be uncomfortable. My dog got her tail stepped on.. Not a...
ย ย ย Read moreSalah satu resto berkonsep Bali di Seoul. Menyajikan hidangan yang umumnya dikenal orang Korea. Suasananya cozy. Saya suka proyektor yang menyuguhkan pemandangan pantai dan ombak di Bali, yang membuat suasana seperti sedang di Bali. Kapasitas ruangan berkisar 20-24 orang.
Pilihan menu beragam mulai dari nasi goreng ayam, mi goreng udang, bakwan, tumis kangkung, udang pedas,dll. Untuk minuman juga ada beragam jus. Saya memesan mi goreng dan teman saya memesan nasi udang (pedas) beserta jus alpokat.
Beberapa kali berkunjung ke resto berkonsep Indonesia di Seoul, saya mendapati pola bahwa jika chef-nya orang Korea, taste-nya akan cenderung menyesuaikan lidah Korea. Jadi jangan heran jika merasakan nasi goreng dan mi goreng misal yang lebih kuat bumbu ladanya dibanding beragam campuran kecap atau pun sambal khas abang-abang nasgor dan migor di Indonesian. Tetap, masih nikmat untuk disantap kok. Untuk jus juga begitu. Jangan heran jika memesan jus, rasanya tidak semanis dengan di Indonesia. Tapi mungkin untuk beberapa orang sudah pas.
Tempatnya mudah diakses meskipun tidak terletak di lingkungan jalan besar/utama. Ada rute bis terdekat yang bisa menjangkau resto ini. Tinggal ketik nama resto ini di google map atau Naver.
Ini salah satu referensi untuk wisatawan muslim yang ingin mencari menu Indonesia. Info tambahan, saya tidak tahu apakah ayam yang digunakan dimenu halal atau tidak, karena belum sempat bertanya ke staf. Dan biasanya jika seperti itu, saya akan memilih menu dengan lauk seafood. Mungkin ini bisa jadi pertimbangan. Preferensi dikembalikan ke masing-masing individu.
Pembayaran bisa dilakukan dengan kartu debit/kredit, apps, dan...
ย ย ย Read more