First of all it's not about the products sold here it's more about the service and clarity in the store. I am the type who prefers to shop and look by myself. Just yesterday I went there and got quite a haul of around 15 items. The problems are listed below: The staff suddenly came to me and gave me a shopping basket since me and my partner were holding it all in our hands. Which was great! But. They suddenly reached in the basket and put their name label on all the items, which they didn't help us pick at all. That made me furious. So I refused further help from them. This was not just one or two employees there who did this. The item pricing labels were all wrong. And most pricey items weren't labeled at all, it was removed as we saw traces of duct tape ripped off below the items. Considering me wanting to budget my purchase that was a bad move for me. The cashier seemed inexperienced since they took so long to finish one customer's purchase which took around 15 minutes.
All in all, good place to find skincare & makeup, but...
Read moreSudah lama belanja di Sociolla tapi merasa semakin kesini berbelanja melalui aplikasi tidak seindah dulu 🙂 sementara di offline store belum tentu semua produk tersedia. Pernah juga mau beli body scrub dan lip tint Imeme di Sociolla's brick and mortar store karena ada displaynya, tapi barangnya harus dipesan online, sementara saya berusaha mengurangi belanja online agar tidak banyak sampah kardus, bubble dan paper wrap.
Btw, sebelumnya punya pengalaman kalau status order masih di Payment Accepted setelah lewat sehari biasanya ada barang yang kosong dan tidak difollow up sampai CSnya diemail. Sudah email CS untuk konfirmasi apakah ada item yang tidak tersedia jadi saya bisa order dulu di web lain, tapi tidak ada konfirmasi, dan sampai saat ini di app dan web Sociolla belum ada alert pembatalan otomatis setelah berapa jam, jadi kalau status order tidak berubah agak bikin saya was-was 🙂
Akhirnya mengontak melalui WA dan jawabannya karena ada pemindahan warehouse maka proses pengemasan menjadi lambat dan status order masih antri untuk dikemas dan diarahkan untuk kontak CS melalui email jika sampai besok masih belum ada perubahan status order. Akhirnya issue resolved setelah komen di IG Sociolla. Sebenarnya ini opsi yang saya ga suka, karena namanya keluhan kalau bisa kan ditangani melalui email atau chat personal.
Sekedar saran saja, sepertinya ini bukan pemindahan warehouse yang permata kali dan kedepan mungkin akan ada pemindahan warehouse saat skala Sociolla semakin besar dan semakin banyak order, apakah tidak ada langkah-langkah yang bisa dilakukan agar tidak terjadi keterlambatan pemrosesan order?
Kedua, jika ada issue seperti pemindahan warehouse, mungkin baiknya diinfokan di halaman checkout sehingga customers juga tahu kalau Sociolla sedang overload order atau ada pemindahan warehouse yang mengakibatkan pemrosesan order lebih lama dari biasa tanpa perlu mengontak cs.
Ketiga, untuk tetap menjaga performa cs. Dulu CS Sociolla sangat tanggap dan membantu, namun kali ini kontak via email tidak dibalas (dan tidak ada balasan juga di folder spam) sehingga saya harus kontak melalui WA dan jawaban yang diberikan kurang membantu & menyakinkan.
Kalau yang keempat sih ga krusial menurut saya, cuma berasa loh keselnya udah antusias ke store ketemu produk, tapi ternyata hanya ada display dan harus dibeli online, rasanya kayak diphp. Alhasil pulang dari store sociolla tidak beli apa-apa dan menunda beli dari online store karena ada...
Read moreCustomer service terburuk sumpah demi apapun. Saya sebagai customer otomatis akan mencoba produk2nya. Salah satunya yg saya coba itu terbuka dan terletak di depan dan di tengah. Sebagai customer saya ya akan kira itu tester dikarenakan produk itu tidak di segel dan terletak di depan. Saat saya mencoba, security datangkan saya dan bilang itu bukan tester. Ia bilang produk harus ada sticker "try me" baru bisa di coba. Ya saya tidak tau kalo ada stickernya atau enga karena produk itu seperti produk tester dan juga tidak di segel seperti produk2 yang lain. Security itu tetap ngotot untuk saya bertanggung jawab dan untuk saya bayar itu produk yang saya coba. Securitynya memanggil manager dan managernya pun nylot balik terhadap saya dan teman2 saya yg berbelanja bersamaku. Ia bilang barang ini baru di keluarkan dan karena itu belom di segel sama pegawai nya pake salotip dan di kasi sensor/barcodenya. Tetapi cuman satu yg belom di segel ya itu tidak make sense dong. Kenapa keluarin satu barang baru kalau ada 20 barang yg disegel dan standby yg tidak membuat produknya terlihat kosong. Ini bukan pertama kali saya belanja. Ya kalau saya liat barang kebuka dan keliatan sudah di pake ya saya akan kira itu tester. Cuman karena saya berumur 15 taun saya di bisa di manfaatkan dan di jebak seperti ini. Kita menanya kepada mereka mengapa yg produk ini belom di segel kalo produknya baru. Managernya menjawab bahwa pegawai lebih mementingkan pelayanan customer terlebih dahulu. PELAYANAN CUSTOMER?!?! Saya di sociolla kurang lebih setengah jam dan tidak satu pegawai pun melayani saya. Jangan coba2 manfaatkan abg2 untuk mendapat keuntungan dengan cara seperti ini. Saya sampai di kejar security di paksa membayar produk yg tidak di segel dan di display seperti barang tester. Terus juga pegawai tidak ada sopan santun ngomongin kita dan jelek2in kita. Ingat kita 15 TAUN. Kecewa sama customer servicenya. Dari pertama mengapa barang itu di display seperti barang tester? Siapa tau ada org yg pake sebelom kita. Barang itu TIDAK DI SEGEL, DIDEPAN DAN TENGAH. Dipaksa bayar lagi. Sayapun di tuduh buka barang tersebut. BARANGNYA UDH KEBUKA!!! Mana bukti kalau saya buka produk baru? Kalo ga di segel...
Read more